MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Januari 2017 22:15
Lagi...Tiga Nelayan Indonesia Diduga Diculik Kelompok Abu Sayyaf
FOTO: ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN –Tiga nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di salah satu kapal milik Warga Negara Malaysia diduga diculik kelompok Abu Sayyaf.

Kapal yang digunakan ditemukan aparat keamanan Filipina di Perairan Sulu, Filipina Selatan tak jauh dari Pulau Langawan dengan kondisi mesin kapal masih hidup.

Berdasarakan postingan Asosiasi Nelayan Sebatik di Media Sosial (Medsos), identitas ketiga nelayan diketahui masing-masing bernama; Hamdan bin Salim, asal Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, dengan nomor paspor AR413790. Lalu Subandi bin Sattu, asal Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, nomor paspor AS515571 dan Sudarling Samansung, Pulo Bembe, Provinsi Sulawesi Barat, A4034382.  

Informasi ini dibenarkan Kepala Konsulat RI Tawau, Malaysia, Krisnha Jeilani yang dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. 

Namun, peristiwa itu ditangani pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah. 

Sebab lokasi kejadian yang berada di Sandakan merupakan wilayah kerja KJRI Kota Kinabalu. 

"Yang tangani kasus tersebut Konsulat Jenderal RI di Kota Kinabalu mas," ujarnya saat dihubungi media via ponselnya, Jumat (20/1).

Ia menyarankan agar media ini untuk menghubungi pihak KJRI Kota Kinabalu jika ingin mengetahui perkembangan lebih jelas.

 "Saya juga baru tahunya pas baca berita. Ini saya masih mencari informasi juga. Kami juga menunggu kabar dari Keke (sebutan Kota Kinabalu, Red). Jika diperlukan koordinasi kami siap membantu," ungkapnya mengakhiri. 

Hinga berita itu dibuat, pihak KJRI Kota Kinabalu belum dapat dimintai keterangan. Nomor ponsel yang dihubungi media ini belum dapat tersambung. (oya)


BACA JUGA

Kamis, 02 April 2020 14:08

20 Koli Kepiting Bakau Nyaris Lolos ke Malaysia

NUNUKAN – Di tengah polemik Covid-19 di perbatasan dengan masih…

Selasa, 31 Maret 2020 11:44

Nunukan Kaji Rencana Isolasi

NUNUKAN- Melalui surat edaran (SE) Kemendagri, kepala daerah akhirnya bisa…

Selasa, 31 Maret 2020 11:39

TKI dari Malaysia Dikarantina di Nunukan, Ini Kata Laura

NUNUKAN- Bupati Nunukan Asmin Laura menyebutkan, seusai arahan Gubernur Kaltara…

Minggu, 22 Maret 2020 15:22

Lockdown Dibuka Dua Hari, Malaysia Terus Pulangkan WNI

Sebanyak 297 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia…

Jumat, 20 Maret 2020 14:51

30 Calon PMI Batal ke Malaysia

NUNUKAN – Setidaknya ada 30 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

Kamis, 19 Maret 2020 15:21

8 WNI Positif Corona di Sabah, Penyeberangan Internasional Lumpuh

TAWAU- Kepala Konsulat RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, di…

Kamis, 19 Maret 2020 10:24

Keluarga PDP Covid-19 Dipantau

NUNUKAN- Sejumlah keluarga PDP yang tengah dirawat di RSUD Tarakan…

Selasa, 17 Maret 2020 13:35

Gubernur Usulkan RS Rujukan Covid-19 di Nunukan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, dalam…

Selasa, 17 Maret 2020 13:30

Sudah 8 Orang Positif Covid-19 di Tawau

SETELAH dirawat selama 4 hari sejak Kamis (12/3) lalu, deportan…

Sabtu, 14 Maret 2020 11:19

Kandidat Senyawa Antivirus Corona

  JAMBU BIJI       - Tim Peneliti Kedokteran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers