MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Januari 2017 22:15
Lagi...Tiga Nelayan Indonesia Diduga Diculik Kelompok Abu Sayyaf
FOTO: ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN –Tiga nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di salah satu kapal milik Warga Negara Malaysia diduga diculik kelompok Abu Sayyaf.

Kapal yang digunakan ditemukan aparat keamanan Filipina di Perairan Sulu, Filipina Selatan tak jauh dari Pulau Langawan dengan kondisi mesin kapal masih hidup.

Berdasarakan postingan Asosiasi Nelayan Sebatik di Media Sosial (Medsos), identitas ketiga nelayan diketahui masing-masing bernama; Hamdan bin Salim, asal Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, dengan nomor paspor AR413790. Lalu Subandi bin Sattu, asal Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, nomor paspor AS515571 dan Sudarling Samansung, Pulo Bembe, Provinsi Sulawesi Barat, A4034382.  

Informasi ini dibenarkan Kepala Konsulat RI Tawau, Malaysia, Krisnha Jeilani yang dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. 

Namun, peristiwa itu ditangani pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah. 

Sebab lokasi kejadian yang berada di Sandakan merupakan wilayah kerja KJRI Kota Kinabalu. 

"Yang tangani kasus tersebut Konsulat Jenderal RI di Kota Kinabalu mas," ujarnya saat dihubungi media via ponselnya, Jumat (20/1).

Ia menyarankan agar media ini untuk menghubungi pihak KJRI Kota Kinabalu jika ingin mengetahui perkembangan lebih jelas.

 "Saya juga baru tahunya pas baca berita. Ini saya masih mencari informasi juga. Kami juga menunggu kabar dari Keke (sebutan Kota Kinabalu, Red). Jika diperlukan koordinasi kami siap membantu," ungkapnya mengakhiri. 

Hinga berita itu dibuat, pihak KJRI Kota Kinabalu belum dapat dimintai keterangan. Nomor ponsel yang dihubungi media ini belum dapat tersambung. (oya)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:12

Ciptakan Keamanan, Ketertiban dan Pikirkan Nasib Rakyat

Masing-masing dari 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan…

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*