MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Januari 2017 22:15
Lagi...Tiga Nelayan Indonesia Diduga Diculik Kelompok Abu Sayyaf
FOTO: ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, NUNUKAN –Tiga nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di salah satu kapal milik Warga Negara Malaysia diduga diculik kelompok Abu Sayyaf.

Kapal yang digunakan ditemukan aparat keamanan Filipina di Perairan Sulu, Filipina Selatan tak jauh dari Pulau Langawan dengan kondisi mesin kapal masih hidup.

Berdasarakan postingan Asosiasi Nelayan Sebatik di Media Sosial (Medsos), identitas ketiga nelayan diketahui masing-masing bernama; Hamdan bin Salim, asal Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, dengan nomor paspor AR413790. Lalu Subandi bin Sattu, asal Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, nomor paspor AS515571 dan Sudarling Samansung, Pulo Bembe, Provinsi Sulawesi Barat, A4034382.  

Informasi ini dibenarkan Kepala Konsulat RI Tawau, Malaysia, Krisnha Jeilani yang dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. 

Namun, peristiwa itu ditangani pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah. 

Sebab lokasi kejadian yang berada di Sandakan merupakan wilayah kerja KJRI Kota Kinabalu. 

"Yang tangani kasus tersebut Konsulat Jenderal RI di Kota Kinabalu mas," ujarnya saat dihubungi media via ponselnya, Jumat (20/1).

Ia menyarankan agar media ini untuk menghubungi pihak KJRI Kota Kinabalu jika ingin mengetahui perkembangan lebih jelas.

 "Saya juga baru tahunya pas baca berita. Ini saya masih mencari informasi juga. Kami juga menunggu kabar dari Keke (sebutan Kota Kinabalu, Red). Jika diperlukan koordinasi kami siap membantu," ungkapnya mengakhiri. 

Hinga berita itu dibuat, pihak KJRI Kota Kinabalu belum dapat dimintai keterangan. Nomor ponsel yang dihubungi media ini belum dapat tersambung. (oya)


BACA JUGA

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…

Rabu, 29 Januari 2020 12:56

Kebakaran Lahan Beruntun Terjadi Lagi

NUNUKAN – Peristiwa kebakaran lahan beruntun terjadi di Nunukan dan…

Selasa, 28 Januari 2020 15:13

Puskesmas Nunukan Sudah Antisipasi

NUNUKAN – Pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan menegaskan sudah…

Senin, 27 Januari 2020 14:38

Lagi, Buaya Masuk Pemukiman Warga

NUNUKAN – Warga Jalan Mansapa, Nunukan Selatan dikagetkan dengan kedatangan…

Kamis, 23 Januari 2020 14:05
Diberhentikan, Dosen Tagih Kontrak Kerja

Direktur Poltek Tegaskan Tidak Ada Pemberhentian

NUNUKAN - Pendidikan Diluar Domisili (PDD) Politeknik (Poltek) Negeri Nunukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers