MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 28 November 2016 09:42
2017 Siswa Baru SMAN 1 Sesayap Hilir Wajib K-13
PAPARKAN: Salah seorang narasumber saat menjadi pembicara dalam kegiatan pelatihan K-13 memeringati Hari Guru Nasional (HGN) yang mengangkat tema “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”, serta hari ulang tahun (HUT) PGRI ke-71, SMAN 1 Sesayap Hilir. (25/11). KURNIAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN) yang mengangkat tema “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”, serta hari ulang tahun (HUT) PGRI ke-71, SMAN 1 Sesayap Hilir melaksanakan workshop atau pelatihan K-13, musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), dan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dikhususkan bagi 24 guru SMAN 1 Sesayap Hilir, Kamis (24/11) hingga Minggu (27/11), di Hotel Harmonis dan Hotel Grand Citra Kota Tarakan.

Kepala SMAN 1 Sesayap Hilir, Samsul Bahri mengungkapkan meskipun kegiatan tersebut bertepatan dengan HGN dan HUT PGRI, namun merupakan kegiatan yang secara internal dikhususkan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di lingkungan SMAN 1 Sesayap Hilir. Dalam pendampingan pelatihan tersebut SMAN 1 Sesayap Hilir bekerjasama dengan FKIP Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dan Dinas Pendidikan KTT.

Salah seorang narasumber, Alim Salamah,M.Pd membawakan materi terkait kompetensi, materi pembelajaran dan penilaian, analisis kompetensi, serta pembelajaran dan penilaian. Hadir pula, Dr Jamil M.Pd yang membawakan materi mengenai perancangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Keduanya dari dosen FKIP Unmul Samarinda.

“ Sementara itu, materi pengembangan berkeprofesian berkelanjutan atau penelitian tindakan kelas (PTK) disampaikan oleh Sekretaris Disdik, Drs Mas Apriyan Noor M.Pd,” ungkap Samsul Bahri.

Lebih lanjut dijelaskannya, atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung yang telah memberikan dukungan dana melalui bantuan operasional sekolah (BOP), Samsul memberikan apresiasi terdalam untuk Bupati KTT, Dr H Undunsyah yang telah mendukung kemajuan dunia pendidikan di KTT. “Terima kasih pada bapak bupati yang telah mendukungpendidikan di KTT,” jelasnya.

Karena bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bagi guru-guru di SMAN 1 Sesayap Hilir, maka  dengan dilaksanakannya kegiatan ini pada tahun ajaran baru 2016/2017 mendatang, untuk siswa-siswi kelas X yang merupakan siswa baru dapat siap menerima pelajaran berdasarkan metode yang direkomendasikan oleh K-13, karena guru-gurunya telah mendapat ilmu dari workshop tersebut.

 “Maka SMAN 1 Sesayap Hilir telah siap melaksanakan K-13. Karena pelatihan ini untuk membekali guru-guru dalam melaksanakan K-13,” jelasnya lagi.

Dosen FKIP Unmul Samarinda yang juga merupakan pemerhati pendidikan dan politik, Alim Salamah S.Pd, M.Pd menjelaskan bahwa untuk analisis K-13 menjadi model utama bagi guru untuk memahami dan melaksanakan pembelajaran kepada para siswanya. Meskipun 3 aspek, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotor sudah tertuang dalam KTSP 2006, namun lebih dipertajam lagi dalam K-13 ini, yang menitik beratkan pada praktek dan keaktifan siswa-siswi yang mengikuti kegiatan belajar dan mengajar (KBM).

“Untuk analisis kompetensi, yaitu melakukan pemetaan kompetensi inti dan kompetensi dasar (KIKD) guru sebelum mengajar,” jelas Alim Salamah.

---------- SPLIT TEXT ----------

Menurutnya, hal-hal yang harus dilakukan oleh guru berdasarkan K-13 ini yaitu dengan menyiapkan perangkat pembelajaran, menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), memahamkan guru untuk menganalisa KIKD, dan peer teaching atau praktek mengajar. Kompetensi inti sendiri meliputi spiritual, sikap, keterampilan, dan pengetahuan. “Sementara kompetensi dasar, yaitu sesuai basic atau keterampilan dasar yang dimiliki guru tersebut (mata pelajaran yang diajarkan),” ulas Alim Salamah.

Dikatakannya, berbicara tentang penilaian, selama ini pada umumnya guru-guru merasa cukup kesulitan dalam menerapkan penilaian kompetensi inti, yang di dalamnya terdapat aspek kognitif atau proses berpikir, afektif yaitu nilai atau sikap, serta psikomotorik atau kejiwaan atau keterampilan.

Guru-guru dituntut untuk merealisasikan karya ilmiah penelitian tindakan kelas yang berupa action atau riset (penelitian). Untuk itu Alim berharap para guru Indonesia, khususnya guru-guru SMAN 1 Sesayap Hilir yang mengikuti pelatihan tersebut agar dapat benar-benar menerapkan penelitian tindakan kelas yang berbasis karya ilmiah, seperti yang ditekankan dan diterapkannya selama ini dalam mengajar mahasiswa-mahasiswi PKN FKIP Unmul yang merupakan calon-calon guru.

“Kalau dalam KTSP 2006, guru-guru kebanyakan berceramah di dalam kelas, maka dalam K-13 diharuskan adanya peran aktif para siswa dalam mengikuti KBM. Antara siswa dan guru ada proses diskusi atau tanya jawab. Siswa diharapkan peran aktifnya, dalam metode pembelajaran berdasarkan K-13 ini,” katanya. (dae/zia)

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 16 Januari 2020 14:36

Undunsyah Istikamah di Jalur Parpol

TARAKAN – Dikait-kaitkan akan berpasangan dengan H. Abdul Hafid Ahmad…

Selasa, 14 Januari 2020 10:21

Dua Bangunan Warga Ludes

TANA TIDUNG – Si jago merah kembali menghanguskan satu rumah…

Rabu, 08 Januari 2020 15:39

Belum Diresmikan, Taman Air Mancur Diserbu

TANA TIDUNG - Masyarakat Kabupaten Tana Tidung, Kecamatan Sesayap, akhirnya…

Sabtu, 04 Januari 2020 12:31

Sesayap Hilir dan Muruk Rian Rawan Money Politic

TANA TIDUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KTT akan melakukan…

Sabtu, 04 Januari 2020 12:28

Pengendara Keluhkan Jalan Tak Berlampu

TANA TIDUNG – Pengguna jalan di seputaran Ibu Kota Kabupaten…

Jumat, 03 Januari 2020 14:09

Penumpang Speedboat Meningkat

TANA TIDUNG -  Jumlah penumpang speedboat di pelabuhan Tunon Taka…

Kamis, 02 Januari 2020 15:34

Bupati Lantik Pejabat Tinggi Pratama

TANA TIDUNG – Di malam pergantian tahun 2019 menuju 2020,…

Kamis, 02 Januari 2020 15:33

Awal Tahun, Banyak Toko Tutup

TANA TIDUNG – Kegiatan jual-beli di pasar Induk Imbayud Taka,…

Selasa, 31 Desember 2019 22:22

Penjual Jagung Dadakan Mulai Menjamur

TANA TIDUNG - Sehari menjelang perayaan pergantian tahun 2019 menuju…

Selasa, 31 Desember 2019 22:21

Keluhkan Harga Ayam Tembus Rp 50 Ribu

TANA TIDUNG - Harga ayam potong di Pasar Imbayud Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers