MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 26 November 2016 09:19
Guru Diminta Bijak saat Mengajar

Peristiwa Nobertus Cukup Sekali Terjadi

UPACARA: Para guru sedang memperingati Hari Guru Nasional di lapangan upacara SMA Negeri 1 Nunukan, Jumat (25/11) pagi. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hari Guru Nasional yang diperingati Jumat (25/11) turut diperingati para Oemar Bakri di Kabupaten Nunukan. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Nunukan memperingatinya dengan melaksanakan upacara di lapangan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Nunukan.

Ada pesan yang cukup dalam bagi guru saat peringatan Hari Guru Nasional kali ini. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan, Jainuddin Palantara, meminta guru bijak dalam mengajar karena akhir-akhir ini banyak terjadi laporan guru memukuk pelajarnya sendiri. Seperti yang terjadi terhadap guru Sekolah Dasar Negeri(SDN) 005 Nunukan, Nobertus Boli.

“Semua guru tetap bijak mengajar dan terus berjuang untuk mendidik anak-anak di perbatasan,” kata Jainuddin Palantara kepada Radar Nunukan usai mengikuti upacara Hari Guru Nasional kemarin.

Guru yang mengajar di daerah perbatasan tetap harus mengajar sesuai dengan disiplin ilmu dan sesuai profesi. Para guru tidak dapat melakukan tindakan kriminal, sehingga yang bisa merusak citra guru atau PGRI Nunukan di daerah perbatasan.

Menurutnya, pelajar akan berhasil tentu dilihat dari potensi guru itu sendiri, karena tanpa kualitas guru tentu akan berdampak pada kualitas siswa juga. Sehingga, ketika guru mengajar wajib mengedepankan etika dan tidak asal mendidik atau mengajar.

Terkait, kejadian pemukulan guru terhadap siswa, lanjut Jainuddin, maka diperlukan  kerjasama antara guru dan orangtua. Namun, perlu dipahami ketika guru mengajar tentu ada rasa kejenuhan, jadi ketika ada tindakan pemukulan hanya gerakan tidak disengaja. “Mungkin pada saat mengajar naik emosinya, jadi langsung memukul, ini yang perlu ditahan oleh guru,” ujar Jainuddin sapaan akrabnya.

Selain itu, peran orangtua sangat berpengaruh terhadap anaknya, ketika ada kejadian seperti yang terjadi terhadap Nobertus Boli harus lebih mengedepankan jalur komunikasi yang baik. Tanpa harus dibawa ke jalur hukum.

Ditambahkannya, kejadian Nobertus Boli hanya tindakan sekilas yang dilakukan tanpa disengaja, karena harus disadari, ketika pelajar yang sering melakukan kesalahan orangtua harus pahami. “Jika bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, maka itu yang harus ditempuh bukan malah saling mempertahankan rasa ego masing-masing,” tuturnya.

Sementara, Ketua PGRI Nunukan, Husin Manu mengatakan, kejadian Nobertus Boli diharap tidak terjadi kembali, cukup hanya sekali ada kasus pelajar dan guru dibawa ke jalur hukum. Ketika ada permasalahan harus dibicarakan dengan baik. “Kejadian Nobertus cukup sekali terjadi di Nunukan, ke depan diharapkan tidak terjadi lagi,” kata Husin Manu.

Ketika ada kejadian antara siswa dan guru harus diselesaikan di internal sekolah tidak perlu dibesarkan lagi. Sebab, guru mengajar demi kebaikan para siswanya. Tiap guru tentu ingin melihat siswanya berhasil, bukan sengaja untuk melakukan tindakan kekerasan. “Para guru tentu ingin melihat siswanya berhasil dan kejadian pak Nobertus tidak terulang lagi,” harapnya. (*/nal/eza)


BACA JUGA

Senin, 09 Desember 2019 13:54

DPRD Setuju APBD 2020 Sebesar Rp 1,414 Triliun

NUNUKAN – Meski sempat tertunda lebih dari satu kali, rapat…

Senin, 09 Desember 2019 13:52

KPU Ajak Media Bersinergi Sosialisasikan Tahapan Pemilu

NUNUKAN – Bangun sinergisitas dengan sejumlah media massa, Komisi Pemilihan…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:34

Penjelajah Borneo Laka di Jalur Ekstrem

NUNUKAN – Diduga terlalu cepat memacu kendaraan mobil di medan…

Jumat, 06 Desember 2019 15:03

Akhir Tahun, WNI di Malaysia Makin Banyak yang Dideportasi

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia terus mendeportasi ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Jumat, 06 Desember 2019 14:53

218 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Cerdas

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memberikan Beasiswa Nunukan Cerdas…

Kamis, 05 Desember 2019 13:07

Kapal Laut Dilarang Angkut Pakaian Bekas

NUNUKAN – Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Rabu, 04 Desember 2019 12:35

Kasus Angkut BBM Ilegal, Bea Cukai Masih Fokus Periksa Saksi

NUNUKAN –Pihak Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Selasa, 03 Desember 2019 13:29

Perkada Bisa Jadi Jalan Terakhir

NUNUKAN - Pembagian anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)…

Selasa, 03 Desember 2019 13:26

Usul Sekolah Filial, Harapkan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Usulan pembangunan gedung sekolah filial di Desa Tanjung…

Senin, 02 Desember 2019 14:59

Kenapa Ini...?? APBD 2020 Batal Disahkan

NUNUKAN – Rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan Dewan Perwakilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.