MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 29 Oktober 2016 11:08
Di Sebatik, 100 Pemuda Berkumpul di Patok 15 RI-Malaysia, Ada Apa..?

Dukung DOB, Peringati Sumpah Pemuda di Daerah Calon DOB

MEMPERINGATI: Pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan melaksanakan secara serentak hari sumpah pemuda di daerah calon DOB. ENAL/RADAR NUNUKAN

Tepat 28 Oktober seluruh pemuda di Indonesia secara bersama-sama memperingati hari Sumpah Pemuda. Di Nunukan, pemudanya melakukan peringatan itu di daerah pelosok hingga ibukota kabupaten. Seperti apa kegiatannya, berikut liputannya.

SABRI

KREATIVITAS pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nunukan turut memperingati hari sumpah pemuda di tiga daerah secara bersamaan, yakni di calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Sebatik, Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya) serta di Nunukan.

Dalam tiga lokasi pelaksanaan hari sumpah pemuda dikonsep dengan kegiatan yang berbeda. Di Sebatik, ada100 pemuda yang dilibatkan untuk memperingati hari kebesaran pemuda di patok perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Patok 15.

Pada kesempatan, para pemuda turut membersihkan area patok perbatasan yang berada di daerah perbukitan. Di patok 15 ini, para pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) daerah pemilihan (dapil) Sebatik turut hadir bersama 100 pemuda perbatasan.

Ketua KNPI Kecamatan Sebatik Barat, Wahyu mengatakan, upacara yang dilakukan di Patok 15 merupakan ide dari seluruh pemuda yang ada di Kecamatan Sebatik Barat. Selama ini, jika berfokus pada kegiatan di lapangan sudah sangat sering dilakukan, sehingga mencari ide baru yakni di atas perbukitan.

---------- SPLIT TEXT ----------

“Selain upacara dilakukan para pemuda, sebelum hari puncak telah dilakukan patroli patok juga untuk di Kecamatan Sebatik Barat,” kata Wahyu kepada Radar Nunukan, Jumat (28/10).

Sedangkan untuk di Kabudaya, acara sumpah pemuda dilaksanakan di Desa Atap, Kecamatan Sembakung. Berbagai organisasi kepemudaan yang turut berperan dalam acara tersebut dengan nama kegiatan deklrasi sumpah pemuda Kabudaya.

Dengan dilaksanakan upacara hari sumpah pemuda di Kabudaya, para pemuda ingin menunjukkan bahwa pemuda yang berada di perbatasan memiliki keseriusan untuk mengawal pembangunan daerah. Khususnya, untuk pemekaran Kabudaya.

Sekretaris KNPI Nunukan, Mustafa mengatakan, pemuda saat ini tak bisa ketinggalan dengan isu strategis yang terjadi di sekitar Nunukan, terutama wacana tiga DOB yang hangat menjadi perbincangan di masyarakat saat ini.

---------- SPLIT TEXT ----------

“Ketika hal itu menjadi kepentingan bersama, maka pemuda harus ikut andil di dalamnya dan siap mengawal hingga terwujudnya DOB Sebatik, Kabudaya serta Krayan,” kata Mustafa.

Selain peringatan sumpah pemuda dilakukan di wilayah perbatasan, turut tak ketinggalan para pelajar ikut melakukan upacara di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Nunukan. Pada kesempatan tersebut  Ketua Bidang Antar Lembaga KNPI Nunukan, Irwan Sabri dipercayakan untuk menjadi inspektur upacara.

Dari tiga lokasi acara sumpah pemuda yang dilakukan secara bersamaan, lokasi upacara utama dilakukan di halaman kantor bupati Nunukan yang langsung menjadi inspektur upacara adalah bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura.

Ketua KNPI Nunukan, Tamara Moriska mengatakan, dari keempat lokasi acara pengurus KNPI Nunukan berbagi peran. Semua acara turut dihadiri mulai dari Sebatik hingga ke wilayah tiga yakni di Kecamatan Sembakung. “Alhamduillah sesuai rencana kegiatan semua berjalan dengan lancar, walaupun sebagian pengurus harus fokus di empat lokasi acara,” kata Tamara Moriska kemarin.

Di momen hari sumpah pemuda ini, Tamara sapaan akrabnya sangat mengingikan semua pemuda yang ada di Nunukan terhindar dari perbedaan, walaupun di Nunukan masyarakat tergolong dari beberapa kalangan, wajib berada dalam satu tujuan untuk pembangunan Nunukan ke depan.

Sebagai induk organisasi kepemudaan sebuah kewajiban untuk merangkul seluruh elemen pemuda. Karena tempat pemuda berkumpul adalah di KNPI. Dengan dilaksanakan upacara di empat lokasi yang digarap langsung pemuda, merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan yang telah ditunjukkan pemuda yang ada di Kabupaten Nunukan. (***/eza)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers