MANAGED BY:
MINGGU
05 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 06 Oktober 2016 09:26
Bupati Lantik Hendris Damus Jadi Sekda

Pelantikan Sesuai Undangundang dan Peraturan Menteri

DILANTIK : Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi saat melantik Drs Hendris Damus MSi menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Rabu (5/10) di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau. Agussalam Sanip / Radar Tarakan

PROKAL.CO, MALINAU – Sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Malinau Nomor 821.2/515-SK/BKD-IV/X/2016 tentang pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat pimpinan tinggi pratama, eselon II.A di lingkungan Pemkab Malinau tahun 2016 dan memperhatikan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor : B-557/KASN/3/2016 tanggal 31 Maret 2016 tentang hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemda Kabupaten Malinau, Bupati Dr Yansen TP MSi mengangkat dan melantik Drs Hendris Damus MSi menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Rabu (5/10) di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau.

Dijelaskan bupati, dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian, dalam rangka mengisi jabatan tinggi pratama pada jabatan lowong, sebagaimana ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2014 dan peraturan Menpan RB Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tersebut, maka Pemkab Malinau melalui panitia seleksi telah melakukan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama yang selama ini kosong dan diisi pelaksana tugas (Plt).

Selanjutnya, kata bupati, hasil seleksi terbuka tersebut dilaporkan kepada Ketua KASN untuk melakukan evaluasi terhadap hasil seleksi terbuka dan tanggapan KASN bahwa laporan tersebut telah lengkap dan menggambarkan proses pelaksanaan seleksi secara terbuka dan kompetetif sesuai dengan tahapan pelaksanaannya.

Kemudian sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014, Pasal 162 Ayat 3 menyebutkan, gubernur, bupati atau walikota, dilarang melakukan penggantian pejabat di lingkungan pemda provinsi atau kabupaten dan kota dalam jangka waktu enam bulan sejak pelantikan.

“Dengan demikian, berdasarkan ketentuan tersebut, Pemda Kabupaten Malinau telah mengacu pada ketentuan dan mekanisme yang berlaku, sehingga pada hari ini kita bisa melaksanakan pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama, yaitu Sekda Kabupaten Malinau,” kata Bupati Yansen TP saat menyampaikan sambutan dan arahan pada acara pelantikan Sekda Kabupaten Malinau.

Lebih lanjut dikatan, pelantikan dimaksud untuk menghindari potensi stagnan dan kesenjangan operasionalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan. Pelantikan dan mutasi pejabat pada setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta merupakan bagian dari pola pembinaan karir pegawai, juga sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja. Oleh sebab itu, bupati menegaskan pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

“Pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum,” terangnya. (ags).

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers