MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 03 Oktober 2016 21:15
Jadikan Semangat dan Motivasi

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

PIMPIN UPACARA: Wali Kota Tarakan Sofian Raga mempimpin upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila ke-51 tahun di halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Sabtu (1/10). AHMAD SYARIF HIDAYAT/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Dalam memaknai hari Kesaktian pancasila pada 1 Oktober, Pemerintah Kota Tarakan melaksanakan apel bersama  dengan tema "Kerja Nyata Untuk Kemajuan Bangsa Sebagai Wujud Pengamalan Pancasila" di halaman parkir Pemkot Tarakan, Sabtu (1/10).

Wali Kota Tarakan, Ir Sofian Raga mengatakan, sehari sebelumnya pemerintah juga telah melaksanakan penaikan bendera setengah tiang untuk mengenang tragedi G 30S PKI pada tahun 1965. “Dan pada hari ini, kita semua melaksanakan kenaikan bendera satu tiang penuh untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” ungkapnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut dapat memberikan semangat baru bagi seluruh rakyat Indonesia. Juga peringatan pancasila sebagai ideologi bangsa, pancasila sebagai dasar negara, dan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. “Semua harus paham, mengerti, serta menjalankannya di dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Peringatan tersebut lebih memberikan semangat dan motivasi baru, juga mengingatkan kembali bahwa rakyat Indonesia juga telah merdeka selama 71 tahun lamanya, dengan Pancasila sebagai dasar negaranya. “Oleh karena itu, peringatan hari pancasila ini harus kita peringati setiap tahunnya,” ujarnya.

Mengenai aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, Lanjut Sofian, semua unsur masyarakat harus bersama-sama untuk menjalankannya di dalam kehidupan sesuai dengan dasar negara pancasila. “Menjadi apapun kita, aparatur misalnya, jadilah aparatur yang pancasilais. Jika sebagai seorang pengusaha, jadilah pengusaha yang pancasilais, dan berbagai profesi lainnya harus mengadopsi pancasila di dalamnya. Jadi, terdapat cinta tanah air, bela negara, juga rasa nasionalisme yang tinggi, serta tanggung jawab kepada negaranya,” tuturnya. 

Sebanyak 257 juta jiwa masyarakat Indonesia yang mengaku sebagai masyarakat Indonesia, harus tahu dan mengamalkan pancasila di dalam kehidupannya nyata. “Peringatan ini ada di media, juga ada baliho dimana-mana. Itu semua merupakan sarana untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya hari kesaktian pancasila ini. Tinggal bagaimana kita melaksanakannya di dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(*/asf/aan) 


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers