MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 01 Oktober 2016 19:57
34 Hektare Permukiman di Tarakan Masih Kumuh

Ditargetkan 2019 Tak Ada Lagi Permukiman Kumuh

PAPARAN: Tampak Pemred Radar Tarakan Anthon Joy (kiri), menjadi salah satu narasumber saat memaparkan strategi komunikasi program kota tanpa kumuh, Provinsi Kaltara, Kamis (29/9). HENDI SURYA/RADARTARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN-Kawasan permukiman kumuh menjadi salah satu permasalahan yang masih terjadi di Indonesia. Di Kota Tarakan sendiri masih terdapat sekitar 34 hektare wilayah permukiman kumuh.

Sesuai Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 2011 tentang penanganan permukiman kumuh, maka persoalan besar ini wajib dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan atau setiap orang.

Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman (Satker PKP) Provinsi Kaltara, Ir. M. Arifin, MM.MH menjelaskan, pada tahun 2019 pemerintah menargetkan tidak ada lagi kawasan permukiman kumuh di provinsi ini.

“Salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka percepatan penanganan kawasan kumuh adalah gerakan 100-0-100 yang merupakan strategi pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Gerakan 100-0-100 dilaksanakan dalam rangka mewujudkan permukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

“Gerakan 100-0-100 tersebut artinya dapat memfasilitasi penyediaan air minum masyarakat yang dapat dinikmati 100 persen. Kemudian mengatasi permukiman kumuh sehingga menjadi 0 hektare, dan dapat terpenuhinya sanitasi lingkungan 100 persen,” jelasnya.

Program penanganan kawasan kumuh di Kaltara terdapat di empat kota/kabupaten, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Malinau.

“Penanganannya terdapat di beberapa sektor, yakni sarana dan prasarana seperti jalan raya, sanitasi maupun persampahan, penataan bangunan, penyediaan air bersih, dan perumahan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, sekitar 107 hektare di Kaltara merupakan wilayah kawasan kumuh. Jumlah tersebut diperoleh dari jumlah keseluruhan wilayah yang terdapat di kaltara.

“Dan untuk di Kota Tarakan sendiri, terdapat sekitar 34 hektare wilayah yang masih terkategori kawasan kumuh,” kata Arifin.

---------- SPLIT TEXT ----------

Dengan dilakukannya program 100-0-100 ini diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

“Saya berharap masyarakat bisa ikut mendukung pemerintah dalam penanganan kawasan kumuh ini,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya DPUTR Kota Tarakan, Pandariyansyah mengatakan, penanganan kawasan kumuh ini dilaksanakan di tingkat kota, provinsi, maupun di pusat.

“Latar belakang dikeluarkannya kebijakan ini adalah sesuai amanat UUD 1945 pada pasal 28H ayat 1, yakni setiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Kemudian juga terdapat di UU nomor 1 tahun 2011, tentang penanganan permukiman kumuh yang wajib dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan atau setiap orang.

“Dan pada RPJMN tahun 2015-2019, yaitu tercapainya pengentasan permukiman kumuh perkotaan menjadi 0 persen,” pungkasnya.(*/asf/ddq)

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:43

HOROR..!! Speed ini Bocor Setelah Tabrak Kayu, Bagaimana Nasib Puluhan Penumpangnya...??

TARAKAN - Speedboat Malinau Express IX yang membawa 35 penumpang…

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

INNALILLAHI...!! Terbakar..!! Pasar Tertua di Tarakan Rata dengan Tanah

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Pajak di Tarakan Diklaim Masih Lebih Murah

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers