MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 26 September 2016 19:03
Waspada Gula Merah Berisi Batu dan Pasir, Peringatan Nih Bagi Ibu-Ibu yang Hobi Masak Kue Klepon
IRONIS : Ini penampakan batu dan pasir yang dipisah dari gula merah yang terlebih dahulu dicairkan dan dilakukan penyaringan oleh Dede, Senin (26/9). Foto: Rury Jamianto/ Radar Tarakan

TARAKAN – Bagi kalangan ibu-ibu, pengalaman Dede, seorang ibu rumah tangga ini patut dijadikan pelajaran. 

Senin (26/9) Ia tak sengaja menemukan batu dan pasir dalam gula merah, salah satu bahan-bahan campuran adonan kue buatannya

Gula merah tersebut Ia dapatkan dari salah seorang penjual gula merah langganannya yang dihargai Rp 24 ribu per kilonya. 

“ Sebelum-sebelumnya tak curiga. Awalnya biasa saja, karena tampilan luar bersih mulus dan karena sudah memang langganan, jadi tidak curiga apa-apa,” ungkap Dede kepada Radar Tarakan. 

Tapi, saat kue onde-onde tersebut dicicipi sang suami, suaminya sedikit mengeluhkan seperti ada kandungan batu dan pasir dalam gula di kue yang dikunyahnya. 

“Udah sempat saya masak dan buat isian klepon buat sarapan, waktu suami nyicipi, beliau bilang, kok ada rasa kayak pasirnya bun,”jelas Dede. 

Karena merasa tak percaya, Dede pun akhirnya penasaran dan kembali memasak gula merah yang ia telah beli.

“Jadi saya masak ulang dan di tambah sedikit air sampai mendidih kemudian saya saring pakai kain putih, alhasil, astagfirullah, ada endapan pasir dan batu, di situ saya kaget,”bebernya.

Akhirnya, onde-onde atau klepon yang Ia buat tak jadi dimakan dan karena sayang dibuang makadiberikan kepada ayam peliharaan miliknya. 

“Tidak dibuang. Tapi dikasih makan ayam, ini kan makanan jadi tidak boleh di buang,”katanya.

Ia belum berani menyimpulkan apakah penjual tersebut sengaja melakukan kecurangan. Namun, dengan  kejadiaan Ini, dirinya sangat berharap kepada seluruh masyarakat Tarakan agar lebih waspada dan lebih berhati-hati lagi, teliti sebelum membeli karena berbahaya  jika dikonsumsi anak-anak (*/eru)


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers