MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 26 September 2016 11:43
Rapper Berhijab, Why Not?
INDAH NEVER TARI FOTO: ASRIADI/RADAR TARAKAN

Seringkali stigma masyarakat mengenai negatif dunia music terlebih music bergendre rocker. Terlebih jika si penyanyi secara visual sehari-harinya tampil berhijab. Indah tak menampik akan persepsi masyrakat yang kian beragam tersebut. Ia menerima dengan terbuka. Menanggapinya, Indah punya jawaban sendiri.

Untuk mematahkan segala persepsi masyarakat, kembali lagi ke diri sendiri. Selagi mampu menyanyi dengan baik, dan tetap pada koridor tak melanggar aturan agama, maka tak menjadi masalah. Meski berhijab, jangan menjadikan hambatan atau batasan  kita untuk terus berkarir dan berkarya.

“Poinnya adalah sebagai muslim wajib berjilbab. Menutup aurat, walaupun belum sempurna. Lalu, untuk masalah persepsi negatif mungkin dilihat dari cara membawakan lagu atau lirik dengan teknik nge-rap  saya kira sah-sah saja,” ucapnya.

Karena pada dasarnya tujuan untuk menyanyi adalah menghibur masyarakat. Tentu saja dengan filter. Semisal, lirik yang dianggap vulgar, oleh Indah akan digubah. 

“ Tapi tidak semua diganti liriknya, sekiranya yang mengandung bahasa vulgar saya ganti. Kalau semua diganti, penyanyi aslinya bisa marah,” urainya lagi terkekeh.

Sebagai penyanyi, tentu memiliki idola juga. Demikian pula dengan perempuan yang baru meluluskan pendidikan S1nya April 2015 lalu.  Cristina Aguilera, Eminem masuk dalam daftar penyanyi luar negeri yang diidolakan olehnya. Untuk lokal, Ia lebih menyenangi Agnes Monica.

 “Kalau kak Agnes, kerja keras dan gigihnya serta pandai mengatur emosional saat  perform. Untuk luar negeri, tiru skillnya bukan gayanya. Tiru teknik bernyanyinya. Ini yang tetap harus difilter,” urainya lagi.

Lagi pula, lanjutnya, masyarakat saat ini sudah melek teknologi. Lebih peka, lebih pandai memilah dan menilai.  Yang terpenting bernyanyi dengan baik, ulanginya lagi. Dan juga saat ini banyak juga artis-artis lainnya yang menggeluti dunia musik tapi tetap berhijab.

“ Misalnya di Rising Star, kompetisinya beda, karena untuk menjadi juara, votenya langsung.  Pakai aplikasi di Handphone. Tentunya apresiasi mereka begitu tinggi. Yang terpenting berpenampilan tetap sopan,” ungkapnya lagi.

Kembali bercerita mengenai penyanyi rapper, pada dasarnya Ia mengakui tak seperti rapper professional lainnya. Hanya spontan, sebab basicnya ada di genre R&B dan reggae.

Hanya saja, masyarakat lebih mengenalnya sebagai Indah si penyanyi sekaligus rapper.

 “Karena memang R&B dan reggae temponya cepat, dan spontan aja nge rapp. Temponya mau sama persis.Kalau di luar negeri itu penyanyi rapper sendiri,  Reggae sendiri. Hanya saya juga masih perlu belajar lagi.  Karena gak gampang loh,” ucapnya.

Untuk menjadi rapper, harus bisa membuat lirik sendiri, dan harus menyesuaikan dengan intonasi, temponya juga. Awal mencoba mengolaborasikan rap juga dari proses belajar.  Dasarnya juga Ia menyenangi lagu yang menantang dan memiliki tingkat kesulitan.

 “ Saya harus coba, kalau bisa ikuti, saya pelajari terus. Kalau dianggap mudah, dinyanyikanlah. Ikuti rapper nya dulu. Habis itu ciptakan lirik sendiri, semua pasti berproseslah,” lanjutnya. (zia)


BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers