MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Agustus 2016 11:47
Gara-Gara Ini, Calon Haji Asal Kaltim Terancam Batal ke Tanah Suci
MANASIK TERAKHIR : Jamaah calon haji asal Tarakan saat mengikuti manasik haji terakhir kemarin (15/8), sebelum berangkat menuju tanah suci pada 22 Agustus mendatang. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Tahun ini jumlah peserta calon haji (calhaj) asal Tarakan ditetapkan sebanyak 117 orang. 70 orang di antaranya dari kalangan pria dan 47 orang dari kelompok perempuan.

Kepala Seksi Penyelenggara Urusan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag) Tarakan Qomariatun Hidayah mengungkapkan, hingga saat ini sudah 99 persen calhaj Tarakan siap menjalankan ibadah haji di tanah suci, Makkah. “Saat ini tinggal pemantapan koordinasi antara ketua regu, ketua rombongan, dan petugas yang mendampingi jamaah haji saja,” ungkap Qomariatun Hidayat, yang ditemui di sela-sela kegiatan manasik haji terakhir, di gedung Serbaguna Pemkot Tarakan kemarin (15/8).

Namun begitu, salah satu calhaj atas nama Mukram, kata Qomariatun, bisa batal ikut berhaji tahun ini dikarenakan kondisi kesehatannya belum membaik, dan saat ini masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Surabaya. “Pak Mukram merupakan satu-satunya jamaah haji yang bisa batal mengikuti ibadah haji tahun ini, karena kondisi kesehatannya belum membaik. Beliau juga belum bisa divaksin meningitis karena penyakit yang dideritanya, salah satunya stroke,” jelasnya.

Jika nantinya Mukram tidak jadi berhaji tahun ini, Qomariatun mengatakan akan diprioritaskan untuk diberangkatkan di tahun depan. “Ketentuannya sudah begitu,” tuturnya.

Rencananya Jamaah Calon Haji (JCH) Tarakan akan bertolak ke Balikpapan pada 21 Agustus, dan keesokan harinya berangkat ke Madinah, Arab Saudi, pada pukul 06.15 Wita. “Jamaah haji Tarakan masuk dalam kloter 9 embarkasi Balikpapan, dan merupakan kloter terakhir dari gelombang pertama yang berangkat,” tuturnya.

Sementara itu, pada kegiatan manasik haji kemarin, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kota Tarakan dr Khairul memberikan pesan kepada JCH agar dapat mewaspadai virus-virus ataupun kondisi cuaca yang bisa menyebabkan sakit saat berada di Arab Saudi. “Persiapan fisik dan mental harus dilakukan, agar bisa kembali lagi ke tanah air dalam kondisi sehat dan selamat,” kata Khairul yang juga menduduki jabatan Sekretaris Daerah Pemkot Tarakan ini.

Menurutnya, meningitis, sengatan panas (heat stroke) karena kondisi cuaca panas, dan flu atau influenza, adalah hal-hal yang harus dihindari ketika melaksanakan ibadah haji tahun ini. Khusus meningitis, kata Khairul, sudah dilakukan antisipasi oleh panitia penyelenggara haji, dengan memberikan vaksin pada setiap calhaj. “Cuaca yang panas dapat menyebabkan heat stroke, sehingga saya selalu mengimbau kepada para jamaah untuk selalu meminum air putih,” tuturnya.

---------- SPLIT TEXT ----------

Sementara untuk penyakit flu, Khairul berharap para calhaj selalu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terjangkiti virus influenza. “Influenza merupakan penyakit yang cukup mematikan karena dapat menyebabkan radang paru-paru. Oleh karenanya jamaah haji selalu menjaga kondisi tubuh dengan tidur 6 hingga 8 jam dalam sehari. Selain itu pola makan yang teratur dan sehat juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkapnya.

Setiap kloter haji terdapat petugas kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat, yang selama 24 jam mengawasi kondisi jamaah haji. Bila jamaah haji butuh penanganan lebih, maka akan dirujuk ke tingkat sektor. “Namun bila butuh penanganan ektra, pemerintah sudah menyiapkan Balai Pengobatan Haji Indonesia yang posisinya berada di Makkah dan Madinah. Selain itu pemerintah Arab Saudi juga menyiapkan dua rumah sakit rujukan, yakni Rumah Sakit King Faisal dan Rumah Sakit King Abdul Aziz,” tuturnya.

Khairul pun mengingatkan kepada seluruh jamaah haji Tarakan, agar jika merasa tidak sehat, segera menghubungi dokter dan perawat yang mendampinginya. “Jangan pura-pura tidak merasa sakit. Kami berharap 117 jamaah haji asal Tarakan ini bisa kembali ke Tarakan dengan selamat,” imbuhnya. (jnr/ash)


BACA JUGA

Senin, 27 September 2021 15:38

Agrobisnis, Majukan Pertanian Daerah

HINGGA saat ini, agrobisnis atau usaha niaga tani masih menjadi…

Senin, 27 September 2021 15:00

Ditinggal Berbelanja, Dapur Kafe Terbakar

TARAKAN - Minggu (26/9) Kafe Galileo yang berada di Jalan…

Sabtu, 25 September 2021 20:15

Wartawan Radar Tarakan Sabet Nilai Tertinggi UKW LSPR

Yedida Pakondo,  tidak pernah menyangka jika dirinya mendapat nilai tertinggi…

Sabtu, 25 September 2021 10:20

Sabah Ingin Merasakan Dampak IKN

TARAKAN - Perpindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur…

Jumat, 24 September 2021 11:43

PMI Mulai Pengambilan Darah Plasma Konvalensen

TARAKAN – Sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan darah plasma konvalensen…

Jumat, 24 September 2021 11:32

Diprediksi Hujan hingga Tiga Hari ke Depan

TARAKAN - Masyarakat Tarakan harus bersiap dengan kondisi hujan yang…

Jumat, 24 September 2021 11:30

Versi DPUTR, Banjir Dipicu Air Pasang

TARAKAN - Hujan deras yang mengguyur Tarakan sejak Kamis (23/9)…

Jumat, 24 September 2021 11:29

Limbah Medis Dibuang Tak Sesuai Prosedur

TARAKAN - Dari  hasil survei kepatuhan, pencegahan maladministrasi yang dilakukan…

Kamis, 23 September 2021 18:04

Pengambilan Darah Plasma Konvalensen Dilakukan Secara Konvensional

TARAKAN – Sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan darah plasma konvalensen…

Kamis, 23 September 2021 18:02

Ombudsman Temukan Limbah Medis Dibuang Tak Sesuai Prosedur

TARAKAN – Dari  hasil survei kepatuhan, pencegahan maladministrasi yang dilakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers