MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 30 September 2015 12:18
Kabut Asap, Speedboat Dimintai Kurangi Kecepatan
BERPENGARUH : Kabut asap yang mendera wilayah Nunukan mengganggu pelayaran. Motoris kapal cepat diminta mengurangi kecepatan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan mengimbau kepada motoris speedboat untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan memacu speedboat. Ini dikarenakan jarak pandang di laut hanya sekitar 500 meter akibat kabut asap yang mendera Kaltara.

“Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kecelakaan di laut,” kata Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Nunukan, Sumardi S. IP. Sebelumnya, kabut asap juga menganggu jalur penerbangan di Bandara Nunukan. Bahkan penerbangan dari dan ke Nunukan kerap dibatalkan karena jarak pandang kurang dari batas normal akibat pekatnya kabut asap.

Sumardi mengatakan pihaknya belum memberikan pernyataan resmi terkait berbahayanya kabut asap pada pelayaran di Nunukan. Namun pihaknya mengimbau agar motoris kapal cepat alias speedboat mengurangi kecepatan. Baik rute Nunukan-Tarakan maupun Nunukan-Tawau, Malaysia. Dan tidak ada pelayaran dilakukan pada malam hari.

Meski demikian, diakuinya waktu tempuh menjadi lebih lama dibandingkan waktu tempuh normal. Jika dengan kecepatan penuh, speedboat dengan rute ke Tarakan dapat menempuh waktu sekira 120 menit. Namun, karena kecepatan harus dikurangi, maka waktu tempuh dapat mencapai 150 menit atau 2,5 jam. “Khususnya yang ke Tarakan, biasanya kan kalau normal bisa cepat dalam waktu 2 jam. Karena yang ke Tawau sudah tidak terlalu cepat. Tapi, saat ini yang ke Tarakan bisa 2 jam lebih karena jarak pandang yang berkurang akibat kabut asap,” tuturnya lagi.

Masih dikatakan Sumardi, kecepatan dikurangi dari 5 hingga 10 knot. Umumnya, kapal cepat yang beroperasi di Nunukan memiliki kecepatan sekira 35 knot. Dengan pengurangan kecepatan itu, kapal cepat hanya bisa berlayar sekira 15-20 knot sesuai instruksi. (eza/oya/kpnn)

 


BACA JUGA

Minggu, 09 Mei 2021 22:03

Warga Desak-desakan Demi Dapatkan LPG 3 Kg

NUNUKAN - Kelangkaan LPG yang berdampak terjadinya antrean berdesak-desakan di…

Minggu, 09 Mei 2021 14:08

Viral, Warga Pertanyakan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

NUNUKAN – Persoalan tabung LPG masih terus berpolemik di Nunukan.…

Sabtu, 08 Mei 2021 09:53

Raih WTP, Aset Tak Bersertifikat dan Dana BOS Jadi Catatan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menerima opini wajar tanpa pengecualian…

Jumat, 07 Mei 2021 09:27

4 Nelayan Hilang Kontak di Tanjung Ahus

NUNUKAN - Empat orang diduga nelayan Nunukan dilaporkan hilang kontak,…

Rabu, 05 Mei 2021 15:06

Masih Banyak Catatan Strategis Dewan Terhadap LKPj Bupati

NUNUKAN – Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Nunukan Tahun…

Rabu, 05 Mei 2021 14:47

DERITA BETUL EH..!! Sudah Terlantar, Empat WNI Ini Juga Positif Covid-19

\NUNUKAN - Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan swab PCR yang dikirim…

Senin, 03 Mei 2021 14:57

KRI Sudah Pulangkan 1.092 WNI dari Malaysia

NUNUKAN - KRI Tawau kembali memfasilitasi pemulangan atau repatriasi mandiri…

Jumat, 30 April 2021 10:51

Tak Ingin Diamuk, Penabrak Buang Jasad Korban

NUNUKAN - Enggan membawa jasad korban Balandina Ulfa ke puskesmas…

Kamis, 29 April 2021 10:23

Rawan Terjadi di Dalam Keluarga

 KEPALA Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan…

Selasa, 27 April 2021 19:20

Kepedulian PT SPP kepada Masyarakat Sekitar

NUNUKAN - Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Pasar Lama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers