MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 29 September 2015 14:40
PLN Tarakan Tak Keberatan Digabung Lagi dengan PLN Pusat
Muyoto Sekretaris PLN Tarakan. foto : dok.radar tarakan

PROKAL.CO,

 TARAKAN – Beberapa komentar pedas yang dilayangkan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan terkait munculnya kembali usulan agar manajemen PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Tarakan kembali ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, ditanggapi serius pihak PLN Tarakan.

Melalui Sekretarisnya, Muyoto, menegaskan jika wacana yang diumbar DPRD Tarakan ini disetujui pemerintah kota, pihaknya tentu siap mengikuti instruksi tersebut. “Kalau pemerintah minta kembali ke persero, monggo, kami akan mengikutinya. Kami tidak bisa menahan dan juga tidak bisa meminta. Kami mengikuti pemerintah saja,” kata Muyoto kepada Radar Tarakan, Senin (28/9).

Dalam pemberitaan Radar Tarakan edisi Sabtu (26/9), ketua Fraksi Demokrat, Herman Hamid, mengusulkan PLN Tarakan sebaiknya dikembalikan ke pusat jika tak lagi mampu memanajemen pelayanan listrik di kota ini. Terbukti selama ini ada-ada saja keluhan yang disampaikan masyarakat, melalui forum tidak formal seperti lewat media sosial yang  mempertanyakan tentang kemampuan PLN dalam mengelola. Termasuk terjadinya byarpet yang mengganggu aktivitas warga. Bahkan disebutkan Herman Hamid, byarpet terjadi bisa sampai berkali-kali dalam sepekan. Padahal pasca Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) 59 persen sejak berlaku 1 September tahun lalu, PLN menjanjikan tidak ada lagi byarpet.

Menjawab pertanyaan yang dilontarkan Fraksi Demokrat ini, Muyoto meluruskan tentang keluhan DPRD ini. Dijelaskannya, kasus byarpet yang terjadi beberapa pekan terakhir pada dasarnya bukan karena kesengajaan. Salah satu faktornya karena murni dari alam. “Kami akui beberapa hari lalu terjadi pemadaman karena ada beberapa perbaikan. Salah satunya di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, ada pohon yang mengganggu jaringan kabel sehingga ada pemadaman untuk perbaikan,” jelas Muyoto.

Pemadaman tersebut tentunya berdampak kepada pelanggan PLN. Apalagi kondisi cuaca saat ini cukup tak menentu dan kerap hujan. Sehingga rawan terjadinya pohon tumbang. Jadi, Kata Muyoto, wajar saja jika terjadi pemadaman listrik. “Tapi kan sekarang sudah normal lagi, alhamdulillah. Dan sering kami jelaskan, faktor dari alam bisa saja menjadi penyebab,” ungkapnya.

Sebelumnya, Herman Hamid juga menyinggung terkait aktivitas pencurian listrik yang cukup merugikan PLN. Menurut Herman Hamid, bisa saja pihak PLN berdalih dengan alasan klise, semisal alasan ini menurutnya bisa diatasi.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers