MANAGED BY:
RABU
04 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 31 Mei 2023 13:54
Mei 2023, Penyerapan Belanja APBN di Tarakan Capai Rp 918,9 Miliar

Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN), realisasi belanja APBN sampai dengan 29 Mei 2023 di wilayah pembayaran KPPN Tarakan mencapai Rp 918,9 miliar atau 34,9 persen persen dari total pagu sebesar Rp 2,63 triliun.

Kepala KPPN Tarakan, Joko Santoso, menjelaskan bahwa bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022, realisasinya mengalami kenaikan persentase sebesar 4,0 persen. Realisasi di periode yang sama di tahun 2022 sebesar Rp 289,8 miliar atau 30,09 persen dari total pagu sebesar Rp 937,8 miliar. ‘Kenaikan ini menandakan bahwa ada peningkatan aktifitas satuan kerja (satker) dan pemerintah daerah (pemda) dalam memanfaatkan belanja pemerintah ini,” ungkap Joko Santoso kepada Radar Tarakan, Senin (29/5).
Joko Santoso, menambahkan bahwa realisasi APBN tersebut, merupakan realisasi dari pagu anggaran belanja pemerintah ousat (BPP) untuk satker di wilayah kerja KPPN Tarakan dan pagu anggaran untuk belanja pemda di wilayah pembayaran KPPN Tarakan yaitu Pemerintah Kota Tarakan dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui transfer ke daerah (TKD).

‘Realisasi anggaran BPP untuk satuan kerja di wilayah KPPN Tarakan mencapai 35,7 persen atau sebesar Rp 289,8 miliar dari pagu sebesar Rp 937,8 miliar. Sedangkan TKD mencapai 34,5 persen atau sebesar Rp 636,7 miliar dari pagu sebesar Rp 1,8 triliun,” tambahnya.

Anggaran TKD ini terdiri dari dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, hibah, dana insentif daerah dan dana desa yang disalurkan kepada Pemerintah Kota Tarakan dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.
Kepala Seksi Pencairan Dana KPPN Tarakan, Eko Siyam Budiyanto, merincikan lebih detail realisasi BPP tersebut yang terdiri dari empat jenis belanja. Pertama, realisasi jenis belanja pegawai telah mencapai 41,1 persen atau Rp 128,8 miliar dari pagu sebesar Rp 313,7 miliar. Kedua, realisasi jenis belanja barang mencapai 35,2 persen atau sebesar Rp 148,2 miliar dari pagu sebesar Rp 421,6 miliar. Ketiga, realisasi jenis belanja modal baru mencapai 9,4 persen atau sebesar Rp 5,1 miliar dari pagu Rp 54,9 miliar.
“Berdasarkan realisasi per jenis belanja tersebut, yang perlu mendapat perhatian adalah belanja modal, masih terbilang rendah penyerapannya yaitu masih dibawah 30 persen,” ujar Eko Siyam.

Eko Siyam melanjutkan, adapun realisasi dana TKD tersebut, pertama adalah realisasi DBH sebesar 36,9 persen atau Rp 277,4 miliar dari pagu sebesar Rp 752,1 miliar. Kedua, realisasi DAU sebesar 34,3 persen atau Rp 396,0 milliar dari pagu sebesar Rp 862,0 miliar, Ketiga untuk anggaran DAK Fisik dengan pagu sebesar Rp 62,2 miliar, sampai dengan saat ini belum ada realisasi.

Keempat DAK nonfisik sebesar 38,2 persen atau sebesar Rp 45,2 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 118,1 miliar, kelima dana hibah dan dana insentif daerah dengan pagu sebesar masing masing Rp 3 miliar dan Rp 17,7 miliar, sampai dengan saat ini belum ada realisasi.

Terakhir dana desa, realisasi telah mencapai 63,2 persen atau Rp 18,1 miliar dari pagu sebesar Rp 28,7 miliar.
Berdasarkan realisasi TKD tersebut, yang perlu mendapat perhatian adalah penyerapan anggaran DAK fisik yang belum ada realisasinya.

”Pemerintah Kota Tarakan dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung perlu mempercepat proses penyerapan anggaran tersebut sehingga dapat mendorong proses pembangunan di kedua wilayah tersebut,” ujar Eko Siyam.
Ditambahkan oleh Joko Santoso bahwa penyerapan anggaran DAK fisik yang masih rendah disebabkan adanya proses pemenuhan dokumen yang masih berjalan di Pemerintah Kota Tarakan dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.
“Semoga dengan realisasi belanja APBN dapat memberi manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bagi pemda khususnya di Tarakan dan Tana Tidung,” tutup Joko Santoso. (lim)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers