MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 18 Januari 2023 11:16
Pria Gangguan Jiwa "Teror" Mapolres Tarakan, Ternyata Isi Kopernya Cempedak
STERILISASI AREA: Kepolisian melakukan sterilisasi dan penanganan terhadap koper dan kardus AS yang dicurigai terdapat barang barbahaya di depan Mapolres Tarakan, Selasa (17/1). FOTO: IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

Keberadaan sepeda motor berikut koper seorang pria berinisial AS di depan Mako Polres Tarakan, memantik kecurigaan kepolisian, sekira pukul 11.30 WITA, Selasa (17/1). Namun kemudian tidak  didapati barang berbahaya atau bahan peledak seperti kecurigaan petugas.

Koper dan kardus hanya berisi pakaian dan buah cempedak. Setelah diamankan dan dilakukan penyelidikan, ternyata AS menderita gangguan kejiwaan. Wakapolres Tarakan, Kompol Ariantony Utama Bangalino mengatakan, AS didapati masuk ke Mako Polres Tarakan dengan menggunakan motor Honda Blade, dengan nopol KT 4119 FY. Saat itu pelaku membawa koper dan kardus berwarna coklat. “Dari pelaku sempat berteriak dan memaki petugas. Bahkan sempat meneriakkan kata jihad dan meminta untuk ditembak, serta akan meledakkan Polres Tarakan,” katanya.

Pelaku lantas melarikan diri usai berteriak dan meninggalkan motornya di dekat pintu gerbang Mako Polres Tarakan. Pelaku yang tidak terkejar oleh petugas saat itu, ternyata melarikan diri ke rumahnya yang berada di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah. Diakui Ariantony, saat itu pihaknya langsung melakukan sterilisasi wilayah Polres Tarakan serta menutup akses lalu lintas di Jalan Yos Sudarso.

Pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan Satbrimob Polda Kaltara, untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan AS, yang berada di atas motor saat itu. “Setelah dilakukan beberapa proses, dari pihak Gegana Satbrimob Polda Kaltara melakukan disposal (penanganan), untuk membuka akses terhadap isi paket yang diduga bom. Setelah dibuka ternyata barang yang didapati, yaitu pakaian dan 2 buah cempedak,” sebut Wakapolres.

Keluarga AS menunjukkan surat berobat tanggal 9 Novemer 2021. Saat itu AS diagnosa paranoid schizophrenia atau gangguan ingatan. AS pun dianjurkan melakukan pengobatan lagi pada 2 Februari 2022. Namun itu pelaku tidak melakukan pengecekan lagi ke dokter. “Untuk tindakan hukum yang kami laksanakan, terhadap pelaku masih kami lakukan interogasi lebih lanjut. Kemudian terhadap pelaku akan kami lakukan observasi ke dokter gangguan kejiwaan, untuk mengetahui lebih dalam apalah yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan,” imbuh pria berpangkat melati satu.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami apakah AS terhubung dengan jaringan teroris yang ada di Indonesia. Bahkan pihaknya juga akan mendalami mengapa pelaku melakukan aksi teror di kantor polisi. Namun hingga kemarin usai diamankan, pihak kepolisian masih mendapati pelaku belum dapat berkomunikasi dengan baik. “Ngomongnya masih ngawur. Jadi kami belum bisa mendapatkan keterangan dari pelaku. Nanti kami akan dibantu oleh dokter spesialis kejiwaan dalam melakukan pemeriksaan,” tuturnya. (radartarakan)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers