MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 03 Desember 2022 13:19
Dua Tahun Menghilang, Remaja Asal Tarakan Ternyata Dibunuh Sepupunya Sendiri
Dokument Resmob Polres Tarakan . Lokasi Ditemukannya Tulang Belulang AG, Remaja Berusia 19 Tahun yang dikubur oleh sepupunya sendiri di di kebun nanas yang ada di Jalan Perumahan PNS Belakang Blok D RT. 01 Kelurahan Juara Permai

Sempat dilaporkan hilang pada April 2021 lalu, AG remaja berusia 19 tahun di Tarakan ternyata menjadi korban pembunuhan yang dilakukan tak lain oleh sepupunya sendiri. Tragisnya, pembunuhan berencana ini dilakukan atas dasar ekonomi.

Kapolres Tarakan, AkBP Taufik Nurmandia menjelaskan berdasarkan laporan polisi terkait adanya tindakan kriminal yang terjadi pada bulan April 2021 lalu di Jalan Perumahan PNS, Belakang Blok D RT.01 Kelurahan Juat Permai. Ia menjelaskan, Adapun kronologis kejadian berawal dari hilangnya anak dari pelapor  yang diinformasikan meninggalkan rumah lebih dari satu minggu dan belum pulang.

Kemudian pada tanggal 27 November 2022, pelapor membuat laporan ke kantor kepolisian bahwa anaknya telah dibunuh berdasarkan informasi dari teman pelapor.

Akhirnya, pada tanggal 30 November setelah melakukan penyidikan, pihak kepolisian mendapatkan bahwa anak pelapor ditemukan telah meninggal dunia.

Dari kasus pembunuhan ini didapatkan tiga tersangka yang berinisial EG, A dan M. Pelaku EG dan A memiliki hubungan sebagai suami istri, sedangkan EG dan M merupakan teman korban AG yang merupakan siswa yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK dan masih berusia 19 tahun di Tarakan.

Adapun motif pembunuhan yakni karena tersangkut kebutuhan ekonomi akibat kecanduan judi online , sehingga berencana untuk menculik korban dan meminta tebusan kepada keluarganya yang merupakan sepupu pelaku juga. Namun, karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh korban AG, maka pelaku membunuh korban dengan mencekik korban dengan menggunakan tali dan menusuk dada korban dengan senjata tajam.

Akibat perbuatannya ini, ketiga pelaku diancam dengan pembunuhan berencana pasal 340 jo pasal 338, dengan ancaman pidana hukuman mati atau seumur hidup.  (radartarakan)

 

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers