MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 02 Desember 2022 11:58
BPJN Kaltara Terus ‘Kejar’ Dana Penanganan Jalan
AKSES: Jembatan Melasuk Besar merupakan salah satu fasilitas penghubung yang dibangun di wilayah perbatasan Kaltara.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara (Kaltara) terus ‘mengejar’ kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk penanganan Jalan nasional yang ada di Kaltara ini.

 Hal itu disampaikan Kepala BPJN Kaltara, Zamzami kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor pada Rabu (30/11). Ini karena akses transportasi di Kaltara, baik itu yang di perkotaan, pedesaan, maupun di perbatasan masih sangat membutuhkan penanganan. 

Khusus di wilayah perbatasan, penanganan secara intensif masih terus dilakukan, khususnya yang akses dari Malinau ke Krayan, Nunukan. Saat ini jalan tersebut sudah tembus, hanya saja masih diupayakan terus untuk menuju fungsional.  

“Seperti pembangunan jembatan, misalnya. Untuk di wilayah perbatasan itu ada banyak yang dibangun dengan konstruksi semi permanen, salah satunya di Melasuk Besar,” ujarnya kepada Radar Kaltara. 

Menurutnya, dengan adanya jembatan ini, maka akses untuk ke Melasuk yang selama ini sulit, jadinya sedikit mudah dengan adanya Jembatan Melasuk Bear ini. Artinya, mobilisasi barang di daerah itu sedikit mudah dibandingkan sebelumnya.

“Inikan untuk mobilisasi kebutuhan kita sendiri. Karena ada beberapa paket kegiatan itu dikerjakan ke arah Semamu. Jadi dengan berfungsinya Jembatan Melasuk Besar yang sudah lama diharapkan ini, alhamdulillah sekarang sudah lumayan,” tuturnya.

 Dalam hal ini, lanjut Zamzami, tinggal jalannya lagi yang saat ini sedang disikapi pembangunannya supaya dari Melasuk ke Semamu itu dapat lebih mudah untuk dilalui untuk mobilisasi.

 “Memang alokasi dananya untuk perbaikan itu belum ada. Makanya itu yang kita usahakan supaya dari Semamu ke Melasuk yang sekitar 40 kilometer lagi belum ada alokasinya, itu bisa disikapi,” katanya. 

Oleh karena itu, saat ini pihaknya masing menggunakan jalan eksisting untuk melakukan aktivitaa. Padahal diketahui bersama bahwa jalan eksisting itu belum memenuhi standar-standar untuk dilalui sebagai sebuah jalan.

 “Terutama masih ada beberapa lokasi itu kondisinya masih di atas dari yang dipersyaratkan. Jadi itu yang sedang kita usahakan. Saat ini desainnya sedang kita buat, mudah-mudahan bisa kita ajukan untuk dianggarkan,” pungkasnya. (iwk/har)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers