MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 21 November 2022 14:16
Skincare Ilegal dari Negeri Jiran Diamankan
KANDUNGAN BERBAHAYA: Paparan 149 skincare ilegal oleh BPOM Tarakan setelah diamankan tim gabungan beberapa waktu lalu.

Sebanyak 149 paket skincare ilegal diamankan tim Polairud, Lantamal dan Bea Cukai. Meski belum ada yang ditetapkan tersangka, namun pasca ditelusuri BPOM Tarakan, tercatat skincare ilegal ini memiliki kandungan hidrokuinion dan jenis merkuri yang dilarang.

“Hidrokuinion, tretinon dilarang karena bisa merusak kulit,” ungkap Kepala BPOM Tarakan, Harianto Baan pada Minggu (20/11). Lebih lanjut dikatakan Harianto, skincare yang didapatkan oleh tim gabungan ini masih terus ditelusuri. Namun sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan siapa yang pemasok barang tersebut. “Setelah kami telusuri, nama yang ada dilist pengirim tersebut atas nama fiktif,” ungkap Harianto.

Berdasarkan informasi yang ada, diduga gudang penyimpanan produk tersebut tidak ada. Sehingga pihaknya menduga, bahwa yang memasok skincare ilegal tersebut ialah oknum berasal dari seberang, berkedudukan di Tawau dan menjual skincare secara online. “Jadi ada yang pesan secara online lewat aplikasi belanja online. Kalau sudah ada orang pesan, baru mereka kirim. Mau melalui Sebatik dan di Sebatik diduga dia punya orang,” kata Harianto.

Terkait produk tersebut sudah diserahkan kepada pihaknya. Sehingga kemungkinan akan dilakukan pemusnahan yang bekerja sama dengan pihak terkait. “Karena statusnya sampai saat ini belum kita dapatkan tersangka. Kami yakin dan percaya suatu saat nanti akan kami dapat bagaimanapun modus operandi mereka, karena kami sudah bekerja sama di pusat untuk menelusuri,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan kembali melakukan rilis pemusnahan. Karena produk tersebut cukup banyak. Tapi ini tidak menghalangi kami terus mengembangkan kasus ini dengan meminta keterangan dan penelusuran. “Setidaknya ada data sehingga bisa dikembangkan. Terkait produk, kita bisa cegah supaya tidak beredar,” pungkasnya. (shy/eza)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers