MANAGED BY:
JUMAT
02 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 29 September 2022 11:18
Harga Kebutuhan Naik, Hasil Pertanian Warga Krayan Tak Terjual
Krayan

NUNUKAN - Jalur perlintasan antar Long Midang, Krayan-Ba'kelalan, Serawak saat ini masih tertutup. Alhasil, hasil pertanian masyarakat Krayan tak terjual.

Kondisi ini disampaikan Camat Krayan Ronny Firdaus ketika dikonfirmasi Redaksi Radar Tarakan. Ia menceritakan umumnya masyarakat Krayan bekerja sebagai petani. Dimana, hasil pertanian masyarakat seperti beras adan, nanas dipasarkan di wilayah Serawak, Malaysia.

Sementara, kondisi yang terjadi jalur perlintasan orang dan barang saat ini masih tertutup. Sebab, pemerintah setempat melakukan kebijakan lockdown sejak 13 September lalu. “Kondisinya saat ini dengan tertutup pintu masuk sangat terasa. Sebab, mayoritas masyarakat petani. Dan hasil pertanian juga saat ini tidak bisa dijual. Apalagi, pasar untuk hasil pertanian kita ke Serawak, Malaysia,” jelasnya, Rabu (28/9).

Karena kondisi ini, baginya membuat masyarakat kesulitan. Bagaimana tidak, dengan tidak terjual ya hasil pertanian masyarakat membuat masyarakat tidak memiliki penghasilan. Belum lagi saat ini kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) naik. “Masyarakat umumnya petani. Jika hasil pertanian tidak terjual artinya masyarakat tidak punya penghasilan. Dan barang-barang juga naik,” jelasnya.

Baginya, jika hasil pertanian dipasarkan di wilayah Nunukan secara khusus dan umumnya di Kalimantan Utara (Kaltara) sangat sulit. Sebab, barang harus dikirim keluar Krayan menggunakan pesawat. “Kalau harus naik pesawat dulu harga akan tinggi jika dijual. Jadi sangat menyulitkan masyarakat. Dan kita juga tidak bisa berbuat banyak karena ini kebijakan pemerintah Malaysia,” bebernya.

Kepala Imigrasi Kelas II Nunukan, Washington Saut Dompak menambahkan saat ini jalur perlintasan di Krayan-Long Midang belum terbuka. Dan penutupan yang terjadi hanya di wilayah Krayan-Ba'kelalan. “Belum dibuka. Pihak terkait terus berupaya berkomunikasi dengan KJRI Serawak. Saat ini kita masih menunggu informasi dari sana,” pungkasnya. (akz/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers