MANAGED BY:
KAMIS
29 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 19 September 2022 11:47
Isu Mafia soal Harga Udang di Kaltara, Pengamat Bilang Begini

Merosotnya harga udang di Kaltara menuai polemik di masyarakat. Pasalnya persoalan itu dianggap sangat memukul perekonomian petani tambak di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sehingga tidak sedikit masyarakat yang menganggap hal tersebut merupakan permainan kelompok dalam mendapatkan keuntungan maksimal. 

Pengamat sekaligus Akademisi Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr Margiyono S.E, M.Si menilai sejauh ini dugaan tidak selayaknya langsung dikaitkan dengan adanya mafia atau kejahatan dalam bisnis. Menurutnya, dalam melihat hal ini, dirinya lebih memandang melalui perspektif teori ekonomi. 

“Kalau saya melihat lebih kepada pendekatan hukum ekonomi dalam melihat persoalan ini.
Jadi memang faktor kenaikan dan penurunan harga komoditas ekspor cukup banyak, tetapi kalau kita berbicara perspektif nasional, hal itu bisa saja dipengaruhi faktor yang lain. Misalnya daging sapi, kepiting atau udang. Faktor ini bisa jadi karena faktor musiman. Yang memengaruhi harga bisa disebabkan komoditas yang melimpah atau langka,”ujarnya, Minggu (18/9).

“Setiap kali mendengar persoalan harga udang, saya selalu mendengar opininya bahwa ketidakstabilan harga ini disebabkan antara adanya monopoli dan mafia. Menurut saya sejauh ini masih sebatas opini karena belum ada bukti konkret yang menunjukan dugaan itu,” sambungnya.

Menurutnya, ketidakstabilan harga dipengaruhi dua faktor, permintaan yang berkurang atau penawaran yang berlebih. Sehingga menurutnya, perkembangan peradaban dapat menimbulkan fenomena baru dalam bisnis. Kata dia, bisa saja sebuah komoditas tidak lagi eksklusif yang hanya bisa diproduksi dan bergantung oleh satu negara tertentu.

“Saya belum melihat kondisinya di lapangan seperti apa, saya hanya menganalisis pada sudut pandang umum dalam bisnis. Bisa jadi dalam beberapa tahun terjadi peningkatan produksi di berbagai negara sehingga menyebabkan adanya persaingan dagang antar negara. Persaingan itu menyebabkan banyaknya penawaran ke negara buyer sehingga negara pengimpor memiliki banyak pilihan mendapat mendapat komoditas yang harganya lebih terjangkau,” tukasnya. (*).

 
 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 29 September 2022 11:11

SALAH SASARAN..!! Kejar Penjahat, Peluru Oknum Polisi Malah Kena Warga

Salah seorang warga Perumahan PNS, RT 21, Kelurahan Juata Permai, Tarakan…

Kamis, 29 September 2022 11:07

Soal Komisi Udang, Petambak-Pengepul Ngaku Merugi

Meski harga udang telah disepakati naik, namun hingga saat ini…

Kamis, 29 September 2022 11:05

Menyoal Komisi Harga Udang di Kaltara, Petambak, Suplier dan Pabrik Berbeda Versi

Meski harga udang telah disepakati naik, namun hingga saat ini…

Kamis, 29 September 2022 10:59

Laura Ditanya Netizen Soal Pencalonan Gubernur Kaltara, “Doakan Saja”

Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid hadir dalam program Podstar…

Kamis, 29 September 2022 10:57

Nekat Melaut di Cuaca Buruk, Satu Nelayan di Tarakan Hilang

Satu orang nelayan yang bernama Adhie (30) dikabarkan menghilang saat…

Kamis, 29 September 2022 10:56

Sengketa Lahan di Pantai Amal, Warga Beda Versi dengan TNI AL

Sebagai upaya mempertahankan lahan yang diklaim, masyarakat Pantai Amal pada…

Rabu, 28 September 2022 10:05

Hujan Deras, Satu Keluarga Nyaris Tertimbun Longsor

Satu unit rumah yang berada di Jalan Anggrek, Gang Bintang…

Rabu, 28 September 2022 10:02

Begini Kondisi Pencari Kerja di Tarakan

Jumlah pencari kerja di Tarakan terbilang menurun dari tahun sebelumnya.…

Selasa, 27 September 2022 12:36

Sengketa Lahan Warga-TNI AL, Warga Pilih Berkemah

TARAKAN - Sengketa lahan antara TNI AL dan warga Pantai…

Selasa, 27 September 2022 12:35

Beberapa Hari Kedepan, Waspada Cuaca Buruk Melanda Kaltara

TARAKAN - Hujan dengan intensitas tinggi diprediksi akan menguyur beberapa…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers