MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 15 Agustus 2022 10:54
Gubernur Kaltara Minta Perluas Tanaman Mangrove
Zainal A Paliwang

TANJUNG SELOR - Kawasan hutan Kalimantan Utara (Kaltara) masih cukup luas. Berdasarkan data terakhir yang dihimpun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), luasan hutan Kaltara masih sekitar 70 persen. 

Hal ini menjadi atensi khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk terus dijaga. Menurut Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, luasan hutan lindung di Kaltara saat ini lebih dari 1 juta hektare. Sedangkan tutupan mangrove di Kaltara sekarang sudah di atas 80 ribu hektare. 

"Kita akan terus perluas penanaman mangrove. Sabtu besok (hari ini), kita akan lakukan lagi penanaman mangrove di Bebatu, KTT di sebelah lokasi mangrove yang ditanam oleh Presiden lalu," ujar Zainal kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Jumat (12/8). 

Mantan Wakapolda Kaltara ini menyebutkan, bibit mangrove yang akan ditanam hari ini sekitar 5 ribu pohon. Diupayakan tutupan mangrove di Kaltara ini sampai 2 ribu hektare. "Untuk (penanaman mangrove) yang kita rencanakan ini lebih kurang 20 hektare," sebutnya. 

Zainal mengatakan, terhadap pengawasan hutan yang ada saat ini, semua pihak harus bersinergi. Artinya semua potensi yang ada, termasuk hutan mangrove yang sudah ada saat ini jangan sampai ditebang lagi. "Sekarang kita menanam, jangan sampai itu (mangrove) ditebang lagi," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Syarifuddin mengatakan, untuk penanaman mangrove yang akan dilakukan hari ini sudah dipersiapkan. Termasuk bibit yang akan ditanam sudah standby semua di lokasi. "Bibit dan lahan sudah siap. Jadi tinggal penanaman saja besok (hari ini)," sebutnya. 

Ditegaskannya, luasan hutan Kaltara yang masih 70 persenan masih terbilang sangat bagus. Oleh karena itu, kondisi yang ada saat ini harus dijaga secara bersama-sama. Artinya ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat. 

"Saat ini setiap perusahaan kayu log itu harus menanam kembali. Kalau dari kita di pemerintah, terus menggalakkan penanaman mangrove," ungkapnya. 

Selain itu, soal potensi perambahan hutan, Syarifuddin menilai untuk di Kaltara masih sangat kecil. Yang perlu diperhatikan itu hanya saat pelaksanaan pembukaan lahan untuk tempat berladang oleh masyarakat lokal secara turun temurun. "Sistem ladang berpindah itu sudah turun temurun, itu tidak bisa kita larang juga. Tapi kita kontrol. Jadi mereka harus lapor supaya kita bisa awasi," bebernya. (iwk/eza)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers