MANAGED BY:
KAMIS
29 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 13 Agustus 2022 13:12
Banjir, Menjadi Ancaman Tertinggi Bencana di Kaltara
Sungai di Kaltara, yang jika meluap akan menyebabkan banjir besar.

TANJUNG SELOR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengeluarkan peta rawan bencana di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara (Kaltara) yang langsung disosialisasikan di Tanjung Selor, Kamis (11/8).

Berdasarkan data BNPB dari total wilayah Kaltara, ancaman banjir jadi yang tertinggi dengan tingkat potensi di atas 50 persen. Kemudian ancaman kebakaran hutan lebih dari 30 persen. Sedangkan tanah longsor berpotensi terjadi di beberapa wilayah yang kontur tanahnya berpasir.

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mengatakan, pada dasarnya tidak ada yang menginginkan terjadi bencana di daerahnya. Namun antisipasi terjadinya hal itu harus tetap dilakukan, karena ancaman bencana di Kaltara ini relatif tinggi. "Di sini pemangku kebijakan harus bisa mengambil sikap. Penanggulangan bencana ini merupakan tanggung jawab bersama, jadi semua pihak harus bersinergi untuk menolong para korban," ujar Zainal kepada Radar Kaltara, saat ditemui di Tanjung Selor, Kamis (11/8).

Secara umum, kata Zainal, potensi yang tertinggi di Kaltara itu ancaman bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor, banjir dan kebakaran. Bencana hidrometeorologi terbagi atas dua kategori, yakni basah dan kering. "Kalau yang basah itu seperti tahan longsor dan banjir. Sedangkan yang kering seperti kebakaran," jelas mantan Wakapolda Kaltara ini.

Pemetaan daerah rawan bencana sudah selesai dilakukan. Dari lima kabupaten/kota, ada semua potensinya. Seperti di Nunukan, utamanya daerah Pansiangan dan Sembakung, potensi banjir cukup tinggi. "Ini imbas dari kondisi di hulunya, yaitu Malaysia. Kalau di sana (Malaysia, Red) banjir, pasti kita (Kaltara, Red) kena dampaknya," sebut Zainal.

Kemudian untuk Tarakan berpotensi terjadi tanah longsor. Kondisi ini karena kultur tanahnya berupa bukit-bukit pasir. Sehingga begitu dilakukan pembangunan rumah dan pohonnya di tebang, maka potensi terjadi tanah longsor akan semakin tinggi.

Termasuk untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Zainal mengimbau kepada masyarakat untuk jangan membakar dan membuang puntung rokok sembarangan. Karena ini salah satu faktor terjadinya kebakaran. "Kita harus sama-sama menjaga dan kita harus terus mempersiapkan diri. Harus ada tindakan cepat dan tepat. Kalau dari kita saat ini terus melakukan sosialisasi dan membentuk desa-desa tangguh bencana," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hasil kajian risiko bencana ke Pemprov Kaltara. Data itu langsung diserahkan ke Gubernur Kaltara. "Dokumen ini bukan hanya menjadi milik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), melainkan menjadi regulasi yang dipergunakan menjadi acuan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) terkait," tuturnya.

Ia mengatakan, dari kajian risiko bencana ini, ada rencana penanggulangan bencana. Dalam prosesnya, bagaimana ini bisa masuk di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan juga masuk di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Kami siap mendukung secara asistensi dari substansi yang sudah disampaikan dari kajian bencana yang ada, sehingga menjadi perencanaan yang betul-betul tetap aman bagi Kaltara," bebernya.

Untuk antisipasi, tentu yang pertama harus dilihat itu adalah situasi. Artinya tidak bisa jika hanya melihat di titik lokasi kejadian, tapi harus melihat dari hulu sampai hilir. "Informasi yang kami dapatkan, untuk di Kaltara ini hulunya ada di Malaysia. Ini kalau di Malaysia banjir kita pasti akan terkena dampaknya. Jadi ini harus disikapi bersama, bukan hanya di kita," tuturnya. (iwk/ash)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 29 September 2022 11:03

Ditumbuhi Tanaman Air, Sungai Selor Buntu Parah

Kondisi Sungai Selor dan drainase dalam kota di Tanjung Selor,…

Kamis, 29 September 2022 11:01

Pemprov Kaltara Bakal Buka 400 Formasi untuk PPPK

 Tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) diberikan 400-an…

Rabu, 28 September 2022 10:04

Pendataan Non-ASN Tak Ada Kaitan dengan PPPK

 Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan bahwa pendataan…

Selasa, 27 September 2022 12:32

BPN Bulungan Target 9.443 Bidang Tanah Daftar di PSTL

TANJUNG SELOR - Badan Pertanahanan Nasional (BPN) Bulungan menargetkan 9.443…

Selasa, 27 September 2022 12:30

Stok Tersedia dan Terjangkau, Pemkab Bulungan Klaim Inflasi Bisa Dikendalikan

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan mengklaim angka inflasi di Bumi…

Selasa, 27 September 2022 12:30

Parpol di Kaltara Mulai Susun Strategi

TANJUNG SELOR - Sejumlah partai politik (parpol) sudah mempersiapkan diri…

Selasa, 27 September 2022 12:29

Lantik 39 Pejabat, Ini Pesan Gubernur Kaltara

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal…

Selasa, 27 September 2022 12:28

Gubernur Kaltara Dukung Instruksi Penggunaan Kendaraan Listrik

TANJUNG SELOR - Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden dan…

Selasa, 27 September 2022 11:35

Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov Kaltara, Ditreskrimsus Kejar Bukti Transaksional

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) mengaku…

Senin, 26 September 2022 15:14

Untuk Transportasi Air di Kaltara, Kebutuhan BBM 72 Ton per Hari

Bahan bakar minyak (BBM) menjadi hal wajib yang harus terpenuhi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers