MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 05 Agustus 2022 11:43
Pemberantasan Narkoba di Perbatasan, Jalur Tikus Jadi Tantangan

NUNUKAN - Polres Nunukan musnahkan barang bukti narkotika golongan satu jenis sabu dengan total berat 48,055 kilogram (kg), Rabu (3/8). Sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air, kemudian airnya di buang ke toilet. Sejumlah tersangka dihadirkan menyaksikan langsung pemusnahan sabu tersebut. Seorang di antaranya diikutsertakan melakukan pemusnahan.

Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadianto mengatakan, seluruh barang barang bukti yang dimusnahkan, berasal dari pengungkapan sejumlah kasus yang diungkap selama 4 bulan, atau dari April hingga Juli. “Ya, barang bukti yang kita musnahkan, berasal dari 17 kasus pengungkapan sabu selama 4 bulan terakhir,” ungkap Ricky kepada sejumlah awak media, Rabu (3/8).

Dari 17 kasus yang terungkap, setidaknya ada sebanyak 25 pelaku penyalahgunaan narkoba yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari 25 orang tersangka, terdapat satu orang perempuan.

Ricky menjelaskan, sebagian besar kasus yang diungkap, merupakan jaringan internasional. Karena, seluruh barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan sabu tersebut, asalnya dari Malaysia.

Tujuannya, juga sebagian besar ke Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan. Dengan masih banyaknya celah di perbatasan, modus yang digunakan pun berubah-ubah. Namun, dirinya memastikan, modus apapun yang digunakan pelaku penyelundupan, personel tetap akan bisa mengungkapnya.

Sementara dari keseluruhan barang bukti yang ada, jika diuangkan, diperkirakan mencapai Rp 47 miliar. “Kita akui banyak kendala, karena masih banyaknya jalur tikus. Jadi, kami menghimbau, seluruh jajaran TNI-Polri bahkan masyarakat, harus sama-sama membantu memberantas peredaran narkoba,” harap Ricky.

Para tersangka pun, terancam Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 sub Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka juga terancam hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal hukuman mati. (raw/lim)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers