MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 30 Juli 2022 11:25
GIMANA NIH..!! Satu dari 4 Anak di Tarakan Menderita Stunting
Ketua Satgas Penurunan Stunting Tarakan, Effendhi Djuprianto. FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

 Stunting menjadi persoalan serius di Indonesia. Setiap daerah terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan, tidak terkecuali Kota Tarakan. Wakil Wali Kota Tarakan sekaligus Ketua Satgas Penurunan Stunting Tarakan, Effendhi Djuprianto mengungkapkan, saat ini kasus stunting di Kota Tarakan sebesar 25,9 persen. 

Ini berarti 1 dari 4 anak di Tarakan menderita stunting. “Dampak dari stunting tentu sangat besar dalam generasi pertumbuhan bangsa. Dalam hal ini, teori stunting yang dimaksud ialah kekurangan gizi jangka panjang pada anak. Penyebabnya kekurangan kalori dan proteinnya, kemudian ada takaran mineral tertentu,” terang Effendhi, Jumat (29/7).

Menurutnya, kasus tersebut tidak dapat dipisahkan dengan angka kemiskinan di suatu daerah. Meski diakuinya kemiskinan di Tarakan mengalami penurunan. 

“Bicara persoalan gizi yang cukup tentu hal itu berhubungan dengan kemampuan masyarakat.Ketidaktahuan masyarakat dalam memilih protein untuk tumbuh kembang anak juga selalu tidak diperhatikan. Misalnya saja mengonsumsi makanan instan dengan rasa yang bermacam-macam,” terangnya.

Kendati begitu, menurutnya makan enak belum tentu terdapat gizi, vitamin, protein maupun zat besi yang dibutuhkan tubuh. Sehingga diperlukan pemahaman untuk mengetahui besar kandungan manfaat makanan yang dikonsumsi. Dari data yang ada, pihaknya meminta kepada dinas terkait untuk melakukan tracing case by case.

“Anak-anak sebenarnya sudah makan, memang kenyang, tapi secara komposisi gizinya itu mungkin belum cukup. Apalagi jika anak-anak mengalami cacingan juga dapat menjadi pemicu stunting. Karena, protein dan mineral selalu diambil oleh cacing sebagai parasit,” tukasnya. 

Selain itu, nantinya pihaknya akan melibatkan posyandu yang akan memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk tambahan gizi anak.

“Kami akan bergerak dengan sigap dalam menyikapi kasus stunting ini seperti, penataan kawasan kumuh. Namun, penataan ini dinilai lambat karena masih partisipasi dan kepeduliam dari stakeholder dan masyarakat masih kurang,” ujarnya.

“Kami juga akan sinergi dengan Polri tentang perda berbasis lingkungan, ini juga nanti dilatih pendampingnya termasuk masyarakat juga kita libatkan. Dalam hal ini kami sedang merancang dan mengusulkan hal tersebut ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara,” pungkasnya. (*/zac/lim)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 13 Agustus 2022 13:11

Wings Air Kembali Terbangi Rute Tarakan-Malinau

TARAKAN - Perkembangan dunia penerbangan di Kalimantan Utara (Kaltara) kembali…

Sabtu, 13 Agustus 2022 12:40

Antrean Mengular, Pertamina Malah Bilang Stok BBM di Tarakan Aman

TARAKAN - Pemandangan antrean mobil dan truk di sejumlah SPBU…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:53

Stress Lampu Mati Terus...!! Mahasiswa Minta Pertanggung Jawaban Pemadaman Listrik dan Geruduk Kantor PLN

Puluhan mahasiswa mendatangi kantor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:47

Gara-gara Ini, Dua ASN Pemkot Tarakan Dihukum Demosi 12 Bulan

Dua oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan terjerat hukuman…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:46

Jumlah Pencari Kerja di Tarakan Tahun Ini Meningkat

 Dibanding tahun lalu, jumlah pencari kerja di tahun ini diprediksi…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:17

Antrean Solar Mengular di Tarakan, Pertamina Klaim Stok Aman

Pemandangan antrean mobil dan truk di beberapa SPBU Tarakan belakangan…

Rabu, 10 Agustus 2022 12:15

Program Magang ke Jepang Minim Pendaftar Karena Ini

Pelaksanaan program magang ke Jepang oleh Kementerian Ketenagakerjaan ditindaklanjuti oleh…

Jumat, 05 Agustus 2022 12:53

Kosmetik Berbahaya Beredar di Kaltara, 1.740 Item Barang Disita BPOM

TARAKAN - Sebanyak 307 jenis kosmetik diamankan Balai Pengawas Obat…

Kamis, 04 Agustus 2022 12:40

Ini yang Ditunggu Pemkot Sebelum Wisata Pantai Amal Dibuka

Pembukaan wisata Pantai Amal hingga kini belum juga dilakukan. Pasalnya…

Rabu, 03 Agustus 2022 14:06

Dekat Bandara Juwata, Jadi Kendala Pemasangan PJU

Rencana pemasangan oenerang jalan umum (PJU) di kawasan titik landasan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers