MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Juni 2022 13:20
Ini Kebijakan Pemerintah bagi Pelanggar Hukum agar Lapas Tidak Penuh
KEBIJAKAN HUKUM: Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Direktorat Jendral Permasyarakatan Republik Indonesia, Pujo Harinto saat ditemui awak media, Senin (20/6).(Yedidah Pakondo/Radar Tarakan)

Kapasitas lapas yang penuh, membuat pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Dalam hal ini, hukuman penjara bagi kasus kecelakaan dinilai tidak optimal, sehingga hanya masyarakat dengan kasus-kasus berat yang seharusnya berada di dalam bui.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat, bahwa setiap pelanggaran hukum ending-nya itu tidak harus di lapas,” ungkap Pujo Harinto, Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Direktorat Jendral Permasyarakatan Republik Indonesia.

Dalam hal ini, lanjut Pujo, pihaknya memiliki upaya untuk melakukan rehabilitasi. Hal ini berlaku untuk kasus-kasus kejahatan tanpa korban maupun kerugian yang berada di bawah UMR, misalkan seperti kasus kecelakaan lalu lintas yang membuat penumpang jatuh ke jurang sedang supir jatuh di tempat. 

“Apakah supirnya harus dihukum? Kan supirnya juga pengen selamat? Ada pula anak-anak yang berkelahi. Intinya hal-hal ringan yang tidak harus masuk penjara, ini bisa dinilai oleh penegak hukum,” katanya.

Hal ini menurut Pujo sangat efektif untuk mengurangi jumlah orang yang masuk ke lapas. Sebab menurutnya, oknum masyarakat yang dapat masuk ke lapas merupakan oknum yang memiliki tingkat kejahatan kualitas berat.

“Bukan berarti semua kejahatan harus ke lapas. Ini yang membuat lapas penuh. Ada hal-hal yang bisa dikesampingkan. Tentunya pihak korban harus dimediasi dengan pelaku,” tegasnya. (*)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 30 Juni 2022 13:43

Capaian Sambungan PDAM Tarakan Sudah 150 Persen, Tapi Stok Air Baku Kurang

 Meski telah mencapai target 150 persen pemasangan pipa PDAM gratis…

Rabu, 29 Juni 2022 13:44

Merasa Tidak Pernah Meresahkan Warga, Ini Pembelaan Terduga Lesbian

 Adanya fenomena kehadiran kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT)…

Selasa, 28 Juni 2022 10:49

Produk yang Tersertifikasi Halal di Tarakan Masih di Bawah 10 Persen

 Meski telah memiliki berbagai hasil produk pangan, namun jaminan produk…

Selasa, 28 Juni 2022 10:44
Warga Beber Fakta Keberadaan LGBT di Tarakan, Desak Pemerintah Bersikap Tegas

Lesbian Goda Istri Warga, Terang-Terangan Tunjukkan Perilaku

 Keberadaan kelompok diduga lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di…

Selasa, 28 Juni 2022 10:42

Pemkot Tarakan Siapkan Rp 800 Juta untuk Perbaikan 400 PJU

Sebanyak Rp 800 juta anggaran telah disiapkan Pemerintah Kota Tarakan…

Senin, 27 Juni 2022 10:11

Pedagang Es Krim Ini Tepergok Cabuli Bocah 8 Tahun

at Reskrim Polres Tarakan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak…

Sabtu, 25 Juni 2022 11:08
Ada yang Goda Istri dan Anak Warga

Habis Kesabaran..!! Perilaku LGBT Kian Meresahkan, Warga Demo

Adanya dugaan fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), di…

Sabtu, 25 Juni 2022 11:05

Di Momen Ini, Penerbitan Paspor Naik Signifikan

Pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan kian…

Kamis, 23 Juni 2022 12:56

Potensi Menjanjikan, PT JCM Seriusi Tambang Emas di Kaltara

Potensi sumber daya alam (SDA) pertambangan Kalimantan yang menjanjikan menjadi…

Kamis, 23 Juni 2022 12:49

Kemarau, Ini Kebijakan PDAM untuk Pelanggan di Tarakan

Embung Binalatung di Kelurahan Kampung Satu Tarakan mengalami kekeringan. Meski…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers