MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 19 Mei 2022 12:06
WADUH..!! Diduga Buntut Mutasi Tenaga Kependidikan, Kepala Sekolah di Nunukan Dikeroyok
Korban saat dirawat

Gunawardi (38) yang merupakan kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) 02 Sei Menggaris menjadi korban penganiayaan. Karena kejadian itu, ia mengalami luka memar di wajah dan tubuhnya. Kapolres Nunukan, AKBP Ricky Hadiyanto melalui Kapolsek Nunukan, AKP Ridwan Supangat menceritakan kejadian itu bermula ketika terduga pelaku TA menyambangi korban di kediamannya pada Senin (16/5) sekira pukul 09.40 WITA.

Maksud TA mendatangi korban untuk menanyakan mutasinya. "Jadi terduga pelaku ini menanyakan kenapa ia dimutasi. Karena sebelumnya jabatan yang diduduki korban merupakan jabatan TA sebelumnya. Terduga pelaku dimutasi ke SMPN 3 Sei Menggaris,” kisah AKP Ridwan Supangat kepada Radar Tarakan, Senin (16/5).

Kemudian, korban tidak mengindahkan pertanyaan dari TA. Karena itu, cekcok terjadi antara keduanya. Lalu, TA tersulut emosi dan langsung memukul korban sebanyak dua kali. Pukulan pertama mendarat di pelipis, selanjutnya di rahang korban.

Tak berhenti di situ, korban terus mendapat pukulan dari sejumlah rekan terduga pelaku. Total ada tiga orang rekan dari TA yakni RA, FR dan LE juga datang menganiaya korban. Saat itu korban dianiaya dengan pukulan yang mendarat di perut dan pinggang korban.

Melihat situasi itu istri korban mencoba melerai untuk menghentikan para terduga pelaku. Bukannya berhenti menganiaya korban, istri korban juga turut dianiaya. “Jadi selain korban, istrinya juga kena pukulan karena mencoba melerai. Tidak terima kejadian ini korban memilih melaporkan para pelaku,” bebernya.

Dari laporan korban, personel Polsek Nunukan bergerak cepat. Hasilnya, empat orang terduga pelaku berhasil diamankan. Atas kejadian ini para pelaku bakal dikenakan Pasal 371 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. “Terduga pelaku sudah kami amankan. Sedang berlangsung pemeriksaan. Jika terbukti akan dikenakan tindak pidana penganiayaan,” pungkasnya. (akz/ana)

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Juni 2022 10:12

Rumput Laut Sudah Menghidupi Banyak Warga Nunukan

 Dari sektor budi daya rumput laut, lapangan kerja terbuka lebar.…

Senin, 27 Juni 2022 10:08

Jasad Korban yang Diterkam Buaya Utuh

Pencarian terhadap Johansyah (45) yang diduga diterkam buaya di perairan…

Senin, 27 Juni 2022 10:07

Setelah 3 Hari, Korban Diterkam Buaya di Tepian Ditemukan

ohansyah (45) warga Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang…

Sabtu, 25 Juni 2022 11:13

Lagi Menjala Ikan, Pria Ini Diterkam Buaya

 Seorang pria bernama Captu, warga Desa Tepian, Kecamatan Sembakung menjadi…

Selasa, 21 Juni 2022 13:20

Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Pemuda Ini Dibekuk Polisi

Seorang pria inisial SUP alias AS (22) dibekuk tim gabungan…

Kamis, 16 Juni 2022 12:59

Soal Kelangkaan BBM di Krayan, Ini Penjelasan Pertamina

 PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan akhirnya merespons kelangkaan BBM…

Rabu, 08 Juni 2022 23:33

Ini Kekhawatiran Dinas Pertanian Terkait Penyebaran PMK pada Hewan Ternak

Meski resiko Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) rendah terjadi…

Rabu, 08 Juni 2022 13:53

Ini Sikap Pemkab Nunukan Terkait Penghapusan Honorer

 Rencana penghapusan tenaga honorer pada November 2023, direspons Badan Kepegawaian…

Sabtu, 04 Juni 2022 13:05

Membahayakan, Dermaga Tradisional Jalan Lingkar Dipindahkan

 Keberadaan kapal-kapal pengangkut BBM dan LPG yang tambat di daerah…

Jumat, 03 Juni 2022 11:05

Buaya di Daerah Ini "Petantang Petenteng" Lagi, Warga Tak Berani ke Sungai

Penampakan buaya di Sungai Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers