MANAGED BY:
JUMAT
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Sabtu, 22 Januari 2022 10:01
13 Detik Meluncur, Brakkkkk

Flyover Muara Rapak Terganjal di Karang Paci

LAKA MAUT: Truk Nissan KT 8534 AJ buatan tahun 1997 meluncur di atas 60 kilometer per jam. Truk menyeruduk puluhan kendaraan di depannya yang sedang berhenti di lampu merah, Muara Rapak, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Jumat (21/1). FOTO: FUAD MUHAMMAD/KPG

SEKIRA 13 detik saat mulai melintas jalanan menurun, truk Nissan KT 8534 AJ buatan tahun 1997 itu meluncur kencang. Kecepatannya di atas 60 kilometer per jam. Lalu, brakkkk….!! Truk itu menyeruduk puluhan kendaraan di depannya yang sedang berhenti di lampu merah, Jumat (21/1), pukul 06.15 WITA.

Empat mobil terlempar hingga lebih 20 meter. Satu di antaranya Daihatsu Ayla merah bernomor polisi KT 1887 NT yang dikemudikan pasangan suami istri M Yamin-Marwiah, beserta anak mereka; Azka (4).

Kondisi pasangan tersebut hingga petang kemarin masih kritis di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman dan RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Sementara Azka kondisinya baik dan dalam pemantauan tim medis serta pihak keluarga.

Empat korban tewas diketahui Saerullah (warga Cilacap), Asmawati (warga Jalan Sulawesi, Karang Rejo Balikpapan). Keduanya meninggal dunia di RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Dua korban lainnya, John Efendi Harahap (warga Cilegon, Banten), serta Juni Deddy Ricardo (warga Banten) mengembuskan napas terakhir di RSUD Beriman.

Korban mengalami luka berat antara lain Suyono, Sri Suci Pakarti, M Yamin, dan Wiwik. Luka ringan, berdasarkan data sementara, atas nama Nelson, Desca Nanda Putra, Elly Marlia, Evi MP, Rahman, M Baihaki, Heri Kahar, dan Suhardi.

Informasi dihimpun, sekira pukul 05.50 WITA, truk yang dikemudikan Muhammad Ali (48) bertolak menuju Jalan Letjen Suprapto, Kampung Baru, Balikpapan Barat, dari Jalan Pulau Balang Kilometer 13 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Selama perjalanan kondisi kendaraan diklaim melaju normal dan rem berfungsi dengan baik. Arus kendaraan mulai ramai di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 1. Mobil bermuatan kontainer 20 feet itu berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton yang hendak diantar ke Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Sesampai di depan Rajawali Foto di Kilometer 0,5, menurut pengakuan sopir kepada penyidik Satlantas Polresta Balikpapan, sudah mulai mengurangi persneling dari 4 ke 3 dan sesampainya di depan Bank Mandiri ternyata remnya sudah tidak berfungsi. Dan truk tronton itu pun meluncur dengan kesepatan tinggi dan menabrak kendaraan di depannya.

Sopir mengaku berusaha menghindari mobil di depannya dengan membanting setir ke kiri. Kemudian setelah berhasil, kembali lagi jalur kanan dan menyeruduk puluhan kendaraan. Setelah menyeruduk, truk masih terus melaju. Baru terhenti setelah menabrak pembatas jalan yang berjarak sekitar 50 meter dari titik benturan.

SOPIR TERSANGKA

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Imam Sugianto bersama Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Kombes Pol Sonny Irawan memantau perkembangan para korban di rumah sakit. Termasuk kondisi Azka. Sopir truk yang merupakan warga Jalan Tanjungpura RT 022 Kelurahan Telaga Sari, itu resmi ditetapkan tersangka petang kemarin.

Imam mengatakan, sopir saat ini sudah ditahan di Mapolresta Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Polda Kaltim, lanjut dia, juga akan menggelar forum koordinasi lalu lintas daerah untuk menyikapi peristiwa kecelakaan yang merenggut empat nyawa tersebut.

Rencananya, pekan depan, forum tersebut bakal digelar. Akan dibahas langkah-langkah yang mungkin dilakukan, sebab kejadian seperti ini kerap terulang di turunan Muara Rapak. “Salah satunya opsi menyusun rekayasa jalan, jika itu memungkinkan,” urai kapolda.

Ke depan, Imam menyebut juga akan memperketat pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas. Pengendara dan perusahaan pemilik kendaraan yang terbukti melanggar, disebut Imam bakal mendapat sanksi tegas. Termasuk uji kelayakan kendaraan.

Dirlantas menambahkan, lalu lintas di persimpangan muara rapak pasca tabrakan beruntun yang berawal dari truk kontainer sudah kembali normal. “Alhamdulillah sekarang lalu lintas sudah normal kembali. Setelah instansi terkait melakukan evakuasi,” tuturnya kemarin.

Data yang dicatat Ditlantas Polda Kaltim, setidaknya 34 orang pengendara menjadi korban dalam insiden nahas itu. Rinciannya, empat orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, kemudian empat lagi luka berat, dan 26 luka ringan.

Dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Balikpapan Nomor 60 Tahun 2016, disebutkan bahwa kendaraan alat berat seperti peti kemas dan sejenisnya, dilarang beroperasi pada pukul 06.00 sampai 21.00 dengan muatan 40 feet. Sedangkan untuk yang bermuatan 20 feet, dilarang melintas pada pukul 06.30 sampai pukul 09.00 WITA dan pukul 15.00 WITA sampai 18.00 WITA.

 

TERGANJAL DAMPAK LINGKUNGAN

Jalan di Muara Rapak, Balikpapan, memakan korban lagi. Padahal, niatan membangun flyover di kawasan ini sudah diajukan Pemprov Kaltim untuk anggaran 2021. Tetapi sayangnya, tanda-tanda dibangun flyover itu belum ada.

Pada pembahasan di Karang Paci, kantor DPRD Kaltim, soal pembangunan flyover dengan skema multiyears contract (MYC) yang dimulai pada anggaran 2021, Fraksi PKB termasuk yang mendukung. “Dari awal Fraksi PKB di DPRD Kaltim mendukung pembangunan flyover di Muara Rapak Balikpapan menggunakan sistem multiyears contract,” kata politikus PKB yang juga legislator Dapil Balikpapan, Syafruddin, Jumat (21/1).

Dia menjelaskan, pada proses perjalanannya, ketika rapat pimpinan di DPRD Kaltim untuk ambil keputusan soal MYC ini, apakah mendukung atau menolak, PKB bersikukuh mendukung. Tetapi karena keputusan diambil secara voting, pilihan Fraksi PKB kalah.

Lelaki yang akrab disapa Udin ini mengatakan, alasan PKB mendukung pembangunan ini sebenarnya karena kondisinya dinilai sudah mendesak. Sebab, banyak kecelakaan terjadi di lokasi tersebut yang merenggut nyawa. “Ketika saya reses di Balikpapan, masyarakat juga minta dibangunkan flyover di Muara Rapak. Tapi, saya menghormati fraksi lain yang menolak. Karena menurut teman-teman, masih ada dokumen yang belum lengkap. Seperti analisis mengenai dampak lingkungan dan DED (detail engineering design). Juga status lahan belum jelas. Maka, DPRD minta menunda sampai dokumen lengkap. Saya sebagai Fraksi PKB menghormati. Jadi, DPRD secara kelembagaan meminta menunda ya, bukan menolak. Sambil meminta dilengkapi,” jelas Udin.

Gagal memulai bangun flyover pada 2021, pun begitu di 2022. Tidak ada anggaran dialokasikan untuk pembangunan flyover. Menurut Syafruddin, saat ini yang diperlukan adalah penanganan segera. Lintas instansi perlu duduk bersama untuk segera membenahi flyover. Mulai dari pusat, provinsi, dan kota, bisa bersama-sama membangun flyover dengan pembagian-pembagiannya.

Namun, Udin menekankan hal lain juga soal kecelakaan yang terjadi kemarin. Dia mengatakan, seharusnya kinerja Dinas Perhubungan, baik kota maupun provinsi, bisa lebih baik untuk mengecek kendaraan layak beroperasi atau tidak. Sebab, dari data saat ini, kendaraan yang menyebabkan kecelakaan itu, kata dia, terbilang tidak layak jalan.

Di sisi lain, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, M Sa'bani menjelaskan, usulan pembangunan flyover telah ditolak DPRD Kaltim saat itu. Sehingga, pembangunan tak bisa mereka lakukan. “Itu ditolak DPRD. Baik melalui surat resmi, maupun pada rekomendasi DPRD atas LKPj gubernur, yang meminta gubernur untuk tidak membiayai flyover Muara Rapak,” kata Sa'bani, Jumat (21/1).

Usulan Pemprov Kaltim untuk pembangunan flyover Muara Rapak dalam skema MYC pada akhir 2020 memunculkan polemik antara DPRD dan Pemprov. Mereka pun masing-masing, sampai meminta rekomendasi dari pusat terkait hal ini.

Saat itu, Pemprov Kaltim mengusulkan proyek MYC senilai Rp 495 miliar. Proyek ini memuat pembangunan flyover di Balikpapan senilai Rp 184 miliar dan pembangunan gedung perawatan Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan sarana pendukungnya senilai Rp 311 miliar.

Proyek ini diusulkan dilakukan dalam jangka waktu tiga tahun yaitu 2021 hingga 2023. Namun, DPRD memutuskan tak memuluskan usulan Pemprov Kaltim. Selain alasan waktu pengusulan yang saat itu dirasa mepet, hal lain yang jadi musabab penolakan DPRD adalah analisis mengenai dampak lingkungan yang belum siap. Termasuk soal status jalan yang disebut sebagai jalan nasional. (nyc/dwi/kpg/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 03 Februari 2022 14:29

Baru 46 Persen Angkatan Kerja di Kaltara Terlindungi BPJAMSOSTEK

Tarakan - Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tarakan, Rina Umar mengungkapkan…

Senin, 31 Januari 2022 12:46

Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Sri Mulyani Instruksikan jajarannya di Kementerian Keuangan Dukung Penguatan Ekspor

JAKARTA -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginstruksikan seluruh jajarannya…

Rabu, 26 Januari 2022 16:09

Tembus 126 Peserta Vaksinasi

  BANJARBARU — Capaian peserta vaksinasi di Radar Banjarmasin, Selasa…

Rabu, 26 Januari 2022 15:13

Bertabur Doa dan Keberkahan 

BANJARBARU - Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Radar Banjarmasin…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:01

13 Detik Meluncur, Brakkkkk

SEKIRA 13 detik saat mulai melintas jalanan menurun, truk Nissan…

Selasa, 18 Januari 2022 20:26

Agar Tidak Korupsi, Gaji Kepala Daerah Sebaiknya Tinggi

JAKARTA - Masih terus terjadinya penangkapan kepala daerah dengan tuduhan…

Kamis, 04 November 2021 18:50

Pilkades di Pangkep Diselenggarakan di 27 Desa

PEMILIHAN kepala desa (pilkades) 2021 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan…

Kamis, 07 Oktober 2021 11:00

PGN-Agung Sedayu Grup Kerja Sama Pemanfaatan Gas Bumi untuk Kawasan Rumah Tangga dan Komersial

Jakarta – Sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan…

Jumat, 01 Oktober 2021 10:24

Jaga Kinerja Positif, PGN Subholding Gas Pertamina Catatkan Laba USD 196,5 juta & Pertumbuhan Niaga Gas Semester I 2021

PT Perusahaan Gas Negara Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina terus…

Senin, 13 September 2021 19:30

Demokrat Waspadai Gugatan Moeldoko cs. di PTUN

KETUA Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) menegaskan masih…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers