MANAGED BY:
JUMAT
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 17 Januari 2022 08:45
Diduga Banyak Barang Terlarang, Satu Kamar Dirazia
RAZIA DADAKAN: Setelah melakukan razia di salah satu kamar, tak sedikit ditemukan barang mencurigakan seperti paku dan pinset. FOTO: DOKUMENTASI LAPAS NUNUKAN

NUNUKAN - Salah satu kamar narapidana di Lapas Kelas II-B Nunukan dirazia mendadak. Itu dilakukan karena diduga di kamar tersebut tersimpan barang yang tidak seharusnya ada di dalam kamar hunian narapidana.

Pasca razia, benar saja tidak sedikit barang mencurigakan ditemukan di kamar 09 Blok C tersebut. Barang yang ditemukan langsung disita dan diakan personel Lapas Kelas II-B Nunukan.

Kepala Lapas Kelas II-B Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, pihaknya sengaja melakukan kegiatan razia pada kamar hunian Lapas tepatnya di kamar 09 blok C, pada Sabtu (15/1). Razia yang dilakukan bertahap selama sejam tersebut, membuahkan hasil. “Sebenarnya, itu untuk meningkatkan kewaspadaan terkait deteksi dini keamanan dan ketertiban pada Lapas Kelas IIB Nunukan ini khususnya. Setelah kita cek kan benar, masih ada barang yang tidak seharusnya di dalam lapas,” ujar Wayan kepada Radar Tarakan, Minggu (16/1).

Tak hanya itu, kegiatan razia juga sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas II-B Nunukan. Selain itu, pelaksanaan razia, juga tidak terlepas sebagai bentuk penerapan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Plh KPLP Lapas Kelas II-B Nunukan, Arnado Abrinata yang memimpin langsung razia menerangkan, pasca razia pihaknya menemukan sejumlah barang seperti 10 buah paku, 2 buah gunting kuku, 1 buah pinset, 1 buah gantung besi, 3 Buah Korek, 4 buah botol kaca, 2 buah ikat pinggang, dan 3 buah tali. “Barang yang disita langsung kami bawa dan segera kami musnahkan,” tambah Arnado.

Menurut Arnado, cara menciptakan kebersamaan demi transparansi dan akuntabilitas yang merujuk pada penguatan tugas dan fungsi keamanan, adalah tujuan dilakukan penggeledahan di kamar narapidana. Dirinya menegaskan, pihaknya akan terus komitmen dalam hal kegiatan sidak atau razia pada kamar hunian yang sudah memang dilaksanakan secara rutin. (raw/lim)

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers