MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 06 Desember 2021 12:07
Ribuan Formasi PPPK Guru Belum Terisi
TAHAP DUA SELEKSI PPPK: Seleksi PPPK tahap dua di Kaltara akan berlangsung per 7–10 Desember ini. Tampak Kabid GTK Disdikbud Kaltara, H. Sudarsono saat mendampingi Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang dalam tinjauan ke lokasi seleksi PPPK di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Tanjung Selor pada tahap satu lalu.

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi tahap dua pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) akan digelar besok, 7-10 Desember. Tercatat, sebanyak 1.205 formasi bakal diperebutkan kembali oleh para peserta lantaran belum terisi pada seleksi tahap satu.

Diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Disdikbud Kaltara, H. Sudarsono, pada tahap satu seleksi PPPK sebelumnya sebanyak 338 peserta yang baru dinyatakan lulus. Sementara, di tahun ini tercatat sebanyak 1.543 formasi yang tersedia sesuai kuota di provinsi termuda di Indonesia ini.

“Ya, benar di tahap satu seleksi pelaksanaan PPPK hanya 338 peserta yang dinyatakan lulus. Tentu, di sini masih banyak peluang peserta lainnya yang mengikuti di tahap duanya,” ungkap H. Sudarsono dalam wawancaranya kepada Radar Kaltara, Minggu (5/12).

Dijelaskannya, seleksi tahap dua ini bakal digulirkan 7–10 Desember ini. Untuk persiapan dari panitia pada 6 Desember akan melakukan persiapan. “Insyaallah ini sudah tidak perubahan lagi,” ujarnya.

Pada tahap dua seleksi PPPK ini, ada suatu perbedaan dari tahap sebelumnya atau tahap satu yang patut diketahui dan menjadi perhatian oleh para peserta seleksi. Yaitu tidak ada lagi toleransi bagi peserta yang datang terlambat saat seleksi berlangsung. Artinya, jika di waktu pelaksanaan mereka terlambat tidak bisa mengganti pada waktu lainnya dan dianggap mengundurkan diri. “Jika di tahap satu lalu masih bisa. Kecuali, peserta seleksi tahap dua itu berdasarkan hasil pemeriksaan ternyata dinyatakan positif Covid-19, bisa saja mengulang pada tahap selanjutnya atau di tahap ketiga,” tuturnya.

Namun, dikatakannya juga, pihaknya berharap dari seluruh peserta seleksi dapat mengikuti segala aturan dan tata tertib dengan baik. Prosesnya sama seperti tahap satu atau tahap sebelumnya. Sedangkan, terkait standar passing grade atau nilai minimal yang harus dipenuhi masih sama seperti sebelumnya.

“Dari data yang ada di kami pada tahap dua seleksi PPPK ini akan diikuti sebanyak 1.376 peserta. Artinya jumlah formasi yang dibutuhkan dan yang terdaftar mendekati balance,” katanya. “Tapi, tetap semua harus lolos passing grade dahulu sebagai syarat utama peserta untuk memperoleh NIP sebagai PPPK di Kaltara ini,” timpalnya.

Ditanya mengenai cukup banyaknya peserta yang tak lulus di tahap satu, pihaknya mengatakan memang kembali dari para peserta sendiri yang mengikuti setiap tahap seleksi. Meski, ia berharap di tahap dua ini akan banyak peserta yang lulus. Sehingga dari formasi yang dibutuhkan dapat segera terpenuhi dengan sebagaimana mestinya. “Dari kami (Disdikbud Kaltara) sebenarnya sudah berupaya memberikan motivasi ke peserta seleksi. Termasuk, sampai mendatangkan guru PPPK yang lulus sebelumnya guna menceritakan pengalamannya selama mengikuti seleksi,” ujarnya.

Sebelumnya pun, di tahap awal pelaksanaan PPPK, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang berharap seluruh peserta yang mengikuti seleksi PPPK nantinya dapat diterima. Mengingat, mereka merupakan guru yang diketahui telah lama mengabdi di unit sekolahnya masing-masing.

“Ya, harapannya semoga semua bisa diterima. Atau diangkat menjadi PPPK. Apalagi mereka adalah guru yang sudah lama mengabdikan dirinya,” ujarnya.

Meski, semua keberhasilan seleksi tergantung dari setiap individu peserta. Dikarenakan seleksi PPPK dapat mereka lewati tatkala sebelumnya ada kesiapan dari mereka sendiri dengan baik. “Nanti dapat dilihat bagaimana hasilnya. Tapi, tetap melalui seleksi PPPK ini, kami memberikan perhatian terhadap guru yang sudah cukup lama mengabdi,” tuturnya. (dni/eza)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 22 Januari 2022 09:57

Efendy Disebut Meninggal Usai Divaksin

TANJUNG SELOR - Herman Efendy (28), seorang tenaga kontrak kebersihan pada…

Sabtu, 22 Januari 2022 09:55

Targetkan 5.000 Bidang Tanah Terdaftar

TANJUNG SELOR – Pemerintah terus menggenjot percepatan sertifikasi tanah di Bulungan…

Sabtu, 22 Januari 2022 09:51

Klinik Nyaris Ludes Dilahap si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Bangunan Klinik Apotek Tanjung Selor di Jalan…

Sabtu, 22 Januari 2022 09:50

Dua Ruas Jalan Ditangani Kemen-PUPR

TANJUNG SELOR – Penanganan ruas jalan Tanjung Selor-Peso dan Tanjung…

Sabtu, 22 Januari 2022 09:47

Tekankan ASN Dukung Pengembangan BUMD

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menekankan terhadap seluruh…

Kamis, 20 Januari 2022 15:36

18 Jabatan Tinggi Pemprov Dilelang

TANJUNG SELOR - Pendaftaran sebagai peserta seleksi terbuka (selter) pengisian…

Kamis, 20 Januari 2022 15:29

Perusahaan di KIPI Dicoret dari PSN

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan membentuk tim khusus (timsus) untuk…

Kamis, 20 Januari 2022 15:29

FFI Mulai Serius Kembangkan PLTA Sungai Kayan

TANJUNG SELOR - PT Fortescue Future Industries (FFI) semakin serius…

Kamis, 20 Januari 2022 15:26

Hasil Surveilans, 15 Pelajar Positif Covid-19

TANJUNG SELOR – Jumlah pelajar terpapar Covid-19 dari hasil surveilans…

Kamis, 20 Januari 2022 15:17

Diduga Gantung Diri, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

TANJUNG SELOR - Warga Tanjung Selor digegerkan dengan penemuan mayat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers