MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 29 November 2021 09:52
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Tambah Kasus Positif
PEMERIKSAAN: PMI yang baru tiba di Nunukan mengikuti tes RT-PCR yang dilakukan tenaga kesehatan. Rangkaian pemeriksaan ini merupakan SOP pelaku perjalanan luar negeri sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19. FOTO: ASRULLAH/RADAR TARAKAN

NUNUKAN - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Nunukan kembali bertambah. Jumlahnya dua kasus dari pelaku perjalanan luar negeri yang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan bersama 148 orang dari Sabah, Malaysia melalui Tawau-Nunukan.

Juru Bicara Pananganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono menyampaikan, tambahan kasus yang terjadi pada Sabtu (27/11) berdasarkan hasil tes RT-PCR. Dari 148 PMI yang merupakan pelaku perjalanan dua terkonfirmasi Covid-19. “Dua kasus tamabahan yakni L (42) dan IAH (41). Kasus konfirmasi ini merupakan pelaku perjalanan luar negeri berdasarkan hasil PCR positif,” ucap Aris Suyono.

Lanjutnya, terdapat juga pasien yang dinyatakan sembuh 1 orang. Sehingga, kasus aktif saat ini sebanyak 11 kasus berada di Kecamatan Nunukan, Nunukan Selatan dan Tulin Onsoi. Dengan rincian 4 kasus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan dan 5 pasien menjalani isolasi mandiri.

“Total kasus konfirmasi positif sebanyak 6.230 kasus, kesembuhan 6.082 orang, meninggal dunia 137 pasien,” sebutnya.

Dan hingga Minggu ke-47 di 2021 angka kesembuhan mencapai 97,62 persen dari total kasus konfirmasi tercatat ada 6.230 kasus dan 6.082 yang dinyatakan sembuh. Angka kematian (CFR) mencapai 2,2 persen atau 137 kasus.

Dari 21 kecamatan yang ada Kecamatan Nunukan tercatat kasus konfirmasi tertinggi 2.090 kasus, Nunukan Selatan 924 kasus, Sembakung 675 kasus, Sebuku 444 kasus, Sebatik Timur 410 kasus, Sebatik Utara 321 kasus, Sebatik Barat 262 kasus.

“Perkembangan angka positif rate Mingguan Nunukan terakhir pada Minggu ke-47 Jumat 26 November sebesar 0,36 persen,” katanya.

Untuk ketersediaan ruang isolasi dan karantina mulai dari ruang isolasi Covid-19 RSUD Nunukan terisi 6 persen. Ruang perawatan suspek, ruang ICU suspek, ruang ICU Covid-19, ruang pemulihan Binusan, Rusunawa tidak terisi. “Serta, berdasarkan peta zonasi Nunukan berada di zona kuning atau risiko rendah. Dengan 10 kecamatan risiko rendah dan 11 kecamatan tidak terdampak,” tutupnya. (akz/lim)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers