MANAGED BY:
SENIN
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 27 Oktober 2021 11:37
Malinau Terus Bergerak, Semua Elemen Berkontribusi
SINERGI: Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP, M.Si, bersama Bupati-Wakil Bupati Malinau, Wempi W. Mawa Jakaria dan unsur Forkopimda Malinau, usai paripurna HUT Ke-22 Malinau, Selasa (26/10).

MALINAU merupakan kabupaten yang dimekarkan dari Kabupaten Bulungan, sama seperti kabupaten/kota lainnya Kota Tarakan, Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan. 

Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, S.E, mengakui pada umur ke-22 Kabupaten Malinau pada Selasa 26 Oktober tahun ini pencapaian pembanguan belum luas.  "Kalau Kabupaten Malinau ini, masyarakatnya ingin terus membangun. Intinya membuat Kabupaten Malinau semakin lebih baik, itulah cita-cita masyarakatnya," kata Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa, S.E, Selasa (26/10).

Tiga hal penting yang sangat diharapkan masyarakat, infrastruktur yang lebih merata di setiap desa, pendidikan dengan fasilitas layak dan layanan kesehatan yang terjangkau.

Malinau dapat dikatakan sudah cukup dewasa. Dalam arti, bisa lebih mandiri membangun dan memajukan seluruh wilayah ke depannya. Wempi sebagai pemimpin memastikan akan membuat kabupatennya terus bergerak maju ke depan agar tercapai cita-cita Bumi Intimung ini.

"Usia 22 tahun ini, Malinau itu bisa dibilang sudah dewasa dan mempunyai pengalaman yang cukup. Maka dari itu, saat ini Malinau terus bergerak dan maju untuk lebih menyejahterakan masyarakat," tambah Wempi.

URAI KETERISOLIRAN

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Malinau, Kristian juga mengungkap hal serupa. Wilayah Kabupaten Malinau sangat luas dan terdapat 5 kecamatan yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Malaysia yakni Kecamatan Pujungan, Kecamatan Bahau Hulu, Kecamatan Kayan Hilir, Kecamatan Kayan Hulu dan Kecamatan Kayak Selatan. "5 Kecamatan ini merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Di lima kecamatan ini terdapat desa-desa kecil yang bisa kita bilang sangat terisolasi," kata Kristian.

Menurutnya, sepanjang akses transportasi darat belum dibuka, maka masyarakat yang berada di perbatasan Malinau mengalami kesulitan. Dikatakan Kristian, akibat belum adanya sarana transportasi ke pedalaman dan perbatasan, sehingga membuat harga kebutuhan sangat tinggi. 

Tingginya harga kebutuhan di perbatasan membuat Pemkab Malinau sulit melakukan pelayanan yang maksimal. Khususnya bagi masyarakat yang ada di antara desa-desa dari 5 kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut. Pelayanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang merata belum terpenuhi di daerah tersebut.

"Sebenarnya pemerintah itu wajib melakukan pelayanan dasar di sana. Pelayanan dasar itu seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Nah di desa-desa yang ada di 5 kecamatan tadi belum terpenuhi kesehatan, pendidikan dan infrastrukturnya," imbuhnya.

Kristian mengharapkan pemerintah pusat dapat memberikan bantuan dalam membuka jalan ke daerah-daerah terisolasi yang berbatasan langsung dengan perbatasan. Hal ini pastinya akan sangat membantu masyarakat pedalaman untuk lebih maju dan berkembang dengan sendirinya. "Yang paling utama itu membuka jalan untuk warga pedalaman agar tidak terisolasi. Selain itu perekonomian masyarakat di perbatasan juga bisa berkembang," tambahnya.

Kristian menambahkan dari 5 kecamatan yang tersebut mempunyai bentangan luas wilayah sekira 504 kilometer. "Kehidupan masyarakat di 5 kecamatan tersebut sangat sulit diakibatkan belum adanya sarana dan prasarana transportasi yang menunjang. Hal itulah yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya pedalaman dan perbatasan yakni membuka isolasi tempat mereka bermukim," tutupnya.

WAGUB: SEMUA ELEMEN BERKONTRIBUSI

Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP, M.Si, meminta semua elemen masyarakat untuk dapat membantu motivasi dalam pembangunan Kabupaten Malinau.

"Jika ada orang-orang yang berpikiran sempit, kerdil tolong diingatkan. Lantaran semua hidup di Kabupaten Malinau, baik pemerintah, masyarakat dan jurnalis itu sendiri," kata Yansen kepada Radar Tarakan usai mengikuti rapat paripurna HUT Ke-22 Kabupaten Malinau di Gedung DPRD Malinau, Selasa (26/10).

Ia menambahkan seluruh elemen masyarakat menyadari sepenuhnya bahwa apa pun kegiatan yang dilakukan pemerintah pastinya akan berimbas kembali ke masyarakat. Sehingga semua pihak harus berkontribusi dalam pembangunan. "Jangan acuh tak acuh, jangan berandai-andai, jadi harapan saya semua dapat berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Malinau," kata Yansen.

"Apa yang sudah dicapai, harus lebih kuat untuk dicapai lagi," cetusnya.

 

PESAN KETUA ADAT LUNDAYEH

Ketua Lembaga Adat Lundayeh Kabupaten Malinau, Paul Belapang berharap tak ada pembeda dalam pembangunan setiap daerah. Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Malinau harus menjadi prioritas saat ini.

Ia mengharapkan Bupati-Wakil Bupati lebih ke pembangunan seluruh daerah dan memajukan seluruh masyarakat. "Jangan bilang bahwa daerah ini saja yang dia punya. Janganlah seperti itu. Malinau ini milik semua dan dia adalah milik masyarakat Malinau. Jadi kita mengharapkan pembangunan itu merata. Jangan membuat masyarakat terkotak-kotak," kata Paul.

Ia mencontohkan jika daerah kota telah dibangun sesuatu yang baru, seharusnya di daerah lainnya juga dibangun demikian. Ia sangat berharap adanya pemerataan pembangunan.

Menurutnya salah satu persoalan yang sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Malinau ialah ada fasilitas infrastruktur jalan menjangkau ke seluruh wilayah. Dalam arti, infrastruktur jalan dapat menjangkau daerah pedalaman dan perbatasan. Ia bersyukur masyarakat pedalaman dan perbatasan Kabupaten Malinau tetap bertahan untuk tetap menjadi bagian Indonesia.

"Namun kita juga bersyukur, Malinau pembangunannya telah dapat dilihat seperti sekarang ini. Dari segi pembangunan infrastruktur dan pendidikan sumber daya manusia, Kabupaten Malinau udah mulai maju," tambah Paul.

Terkait 5 program inovatif saat ini, Paul mengatakan program tersebut sangat bagus. 5 program inovatif Wempi-Jakaria mewakili hampir seluruh aspirasi masyarakat Kabupaten Malinau. (*/hai/lim)

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 02 Desember 2021 15:11

Evaluasi PTM Terbatas di Malinau, Empat Pelajar Dinyatakan Positif Covid-19

MALINAU - Terjadi penambahan kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten…

Jumat, 19 November 2021 10:00

Dahulu Benci Sama Polantas, Sekarang Jadi Kasat Lantas

PEREMPUAN bernama lengkap Iptu Angel Cristy Happy Grace Pontoh, S.T.K,…

Senin, 15 November 2021 15:52

Operasi Zebra 2021 Dilakukan Lebih Ketat dan Tegas

MALINAU - Kepolisian Resor (Polres) Malinau akan kembali melakukan Operasi…

Sabtu, 13 November 2021 10:25

Empat Penjabat Tinggi Malinau Dirotasi

MALINAU - Sejumlah perwira di Kepolisian Resor (Polres) Malinau menjalani…

Sabtu, 13 November 2021 10:25

Di Malinau Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19

MALINAU - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB)…

Jumat, 12 November 2021 14:54

Prokes Jalani PTM Harus Ditingkatkan

MALINAU - Wakil Bupati Kabupaten Malinau, Jakaria meminta kepala seluruh…

Jumat, 12 November 2021 14:53

Forum Germas Integrasikan Program Kesehatan

MENINDAKLANJUTI Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat…

Minggu, 07 November 2021 11:48

Tak Kuat Menanjak, Mobil Masuk Ke Jurang di Desa Taras, Kecamatan Mentarang

MALINAU - Lantaran diduga tidak kuat menanjak, sebuah mobil berwarna…

Rabu, 03 November 2021 18:13

Dua Bangunan di Malinau Rata dengan Tanah Dilahap si Jago Merah

MALINAU - Kebakaran kembali terjadi di Bumi Intimung, kali ini…

Selasa, 02 November 2021 19:58

Diduga Sungai Tercemar Limbah Perusahaan, Warga Langap Unjuk Rasa ke DPRD Malinau

MALINAU - Puluhan warga Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers