MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Oktober 2021 16:32
Begini Dampak Kewajiban RT-PCR bagi Pelaku Perjalanan Udara di Kaltara
Dosen STIE Bulungan-Tarakan, dr. Ana Sriekaningsih. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Akademisi ekonomi Kaltara, dr. Ana Sriekaningsih menilai aturan menyangkut kewajiban hasil tes negatif RT-PCR pada pelaku perjalanan udara bagi daerah yang masih menerapkan PPKM level 3 dan 4 memiliki beberapa dampak. Dari kesehatan dan keamanan, tes RT-PCR  memberi keyakinan atau kenyamanan bagi penumpang lain. “Tes RT-PCR sangat memberi kepastian bahwa penumpang di sekitarnya aman, sehingga memberi kenyamanan pada penumpang dan yakin tidak ada penularan di sekitar itu,” ujar wanita yang juga dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bulungan-Tarakan ini, Kamis (21/10).

Lanjutnya, jika dikaitkan dengan pergerakan perekonomian, berpengarih pada biaya atau anggaran pelaku perjalanan. “Di luar tarif tiket, sehingga bisa saja akan membatalkan atau menunda keberangkatan. Terlebih lagi tes PCR juga tidak cepat didapat hasilnya. Hal ini juga memengaruhi perputaran ekonomi,” tambahnya.

Jika kebutuhan bepergian tidak mendesak atau sangat penting, orang akan lebih baik menunda keberangkatannya, kecuali urusan mendadak dan sangat perlu, ini jika dari kebutuhan pribadi. “Berbeda dengan pengusaha, bisa saja berangkat tapi akan memilih skala prioritas, urusan mana yg sangat diperlukan kemungkinan baru berangkat. Kalau masih bisa dikomunikasikan by phone, Zoom (aplikasi), atau sistem lainnya, saya rasa akan menunda keberangkatan juga. Begitu juga dengan kantor atau dinas milik BUMN, pemerintah, akan menugaskan pegawai atau karyawannya dengan skala prioritas. Dari hal tersebut, saya rasa sangat memengaruhi pergerakan ekonomi,” jelasnya.

Menurutnya, penundaan akan sangat berdampak pada maskapai, travel, transportasi lainnya, transaksi di tempat tujuan, mobilitas di tempat tujuan. “Ilustrasinya begini, saya atau anak saya jika dari Jogja ke Tarakan atau sebaliknya, baru dalam persiapan dari rumah, keluar rumah, perjalanan menuju bandara, menunggu di ruang tunggu bandara, di pesawat, sampai bandara tujuan, perjalanan menuju ke rumah, aktivitas selama beberapa hari di Tarakan atau di Jogja, itu semua telah terjadi pergerakan ekonomi, terjadi transaksi-transaksi yang berkesinambungan. Jika hal tersebut tidak terjadi atau tidak jadi berangkat ke Tarakan atau sebaliknya, maka perputaran ekonomi itu menjadi lebih lambat atau berkurang. Jika itu terjadi beberapa penumpang, pengaruhnya dari hilir ke hulu dan  akan meluas,” urainya.

“Aktivitas berkurang, penerimaan pajak, transaksi jual beli, jadwal penerbangan dan lain-lain,” tukasnya. (lim)

 

Baca berita lainnya di Radar Tarakan edisi Sabtu 23 Oktober 2021

 


BACA JUGA

Selasa, 07 Februari 2023 10:04

Ekonomi Kaltara Tumbuh 5,34 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sumber pertumbuhan…

Selasa, 07 Februari 2023 10:02

Kerusakan Situs Sejarah di Tarakan, Pemilik Lahan Diminta Bertanggung Jawab

Kerusakan sebuah loopghraf, situs sejarah di Kelurahan Pamusian, Tarakan Tengah dalam…

Senin, 06 Februari 2023 12:57

Pemkot Tarakan Akan Bayarkan Iuran BPJS untuk 500 UMKM

Sebanyak 500 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tarakan…

Senin, 06 Februari 2023 12:55

Suplai BBM bagi Nelayan Tarakan Belum Membaik

 Kesulitan masih dirasakan nelayan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kendati…

Senin, 06 Februari 2023 12:54

Pembebasan Lahan TPA Baru Kelar

Sesaknya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hake Babu…

Senin, 06 Februari 2023 12:50

Tegaskan Masyarakat Wajib Minta Karcis

Demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir, Perumda…

Jumat, 03 Februari 2023 12:21

Desember 2022, Ekspor Komoditi Kaltara Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor komoditi…

Jumat, 03 Februari 2023 12:12

Anggaran Rp180 Miliar untuk Pemilu di Kaltara Kurang?

Mendekati pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan…

Jumat, 03 Februari 2023 12:11

DLH Tarakan Ingatkan Sanksi Kurungan bagi Oknum Pembuang Sampah Sembarangan

Hingga saat ini kondisi sampah di Gunung Selatan telah berkurang…

Jumat, 03 Februari 2023 12:09

Ombudsman Kaltara Nilai Perumda Belum Transparan Terhadap Soal Suntikan Dana

Adanya usulan DPRD Kota Tarakan terhadap pembubaran Perumda yang dianggap…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers