MANAGED BY:
RABU
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 24 September 2021 11:44
Gagalkan Peredaran Narkotika Jaringan Internasional

Kapolres: 14.000 Jiwa Terselamatkan

MENUNJUKKAN BARANG BUKTI: Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P. Siregar (tengah) saat menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil diungkap dalam press release, Kamis (23/9)./RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR – Kepolisian Resor (Polres) Bulungan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,8 kilogram (kg) yang merupakan jaringan antar negara.

Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P. Siregar menyampaikan, dengan barang bukti sebanyak itu, setidaknya ada 14.000 jiwa telah terselamatkan dari penyalahgunaan narkotika jenis sabu itu.

“Kasus ini sebenarnya sudah terungkap sejak 18 September 2021. Lalu mengapa baru disampaikan saat ini? Karena anggota di lapangan berupaya melakukan pengembangan untuk memperjelas dan mendalami perkara yang ada,” katanya di dalam press release yang berlangsung di Mapolres Bulungan, Kamis (23/9).

Dari hasil pengembangan di lapangan didapati keterangan barang haram yang dibawa tersangka AD (37) yang diringkus di Gang Idaman, Kelurahan Tanjung Selor Hilir itu melibatkan jaringan peredaran gelap narkoba antar negara. Yaitu barang haram itu berasal dari Tawau, Malaysia.

“Jadi ada keterlibatan orang-orang di luar Indonesia dalam pendistribusian barang gelap berupa sabu-sabu ini,” ujarnya sembari menunjuk beberapa bungkus sabu.

Guna mengelabui petugas di lapangan, sabu-sabu yang awalnya ditemukan itu dikemas di dalam bungkusan warna kuning dengan merek salah satu permen dan dimasukkan ke dalam kardus. AD ini merupakan kurir yang beralamat di Kota Tarakan.

“Dari pengembangan kurir di sini ternyata tidak hanya AD. Melainkan, Ada AN (26) dan SA (37) yang bertindak sebagai kurir lainnya. Hanya, untuk AN dan SA ini berperan sebagai kurir yang secara langsung menjemput narkotika jenis sabu itu dari Malaysia,” jelasnya.

Kapolres menjelaskan bahwa nantinya sabu ini akan diedarkan di Samarinda, Kaltim. Namun, untuk pemesan barang haram itu sendiri merupakan tersangka LE (47). LE ini dari hasil pengembangan merupakan tersangka yang telah mendekam di Lapas Tarakan. “Tersangka LE ini sebagai pemesan barang dan mengendalikannya di dalam Lapas Tarakan. Ini tentu menjadi sebuah evaluasi lantaran aksinya ternyata bukan hanya kali ini,” terangnya.

“Yaitu sebelumnya dengan kasus yang sama dengan mengendalikan peredaran sabu sebanyak 1 kg dan 2 kg hingga ketiga kalinya,” timpalnya.

Sedangkan, untuk proses masuknya barang haram itu ke wilayah Bulungan, dijelaskannya barang haram itu diselundupkan di tambak di wilayah Bulungan. Tambak itu merupakan milik tersangka SA yang bersama AN yang menjemput narkotika jenis sabu itu dari Malysia.

“Diletakkan di tambak yang merupakan milik SA. Lalu, dijemput kurir AD untuk rencana diditribusikan dan dikontrol LE dari Lapas Tarakan. Namun atas kegigihan petugas dari Satresnarkoba Polres Bulungan sehingga upaya itu gagal,” jelasnya.

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat ini menegaskan, dari keempat tersangka yang salah satunya berinisial LE dan masih dalam penahanan Lapas Kelas IIB Tarakan, tersangka dijerat Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ya, untuk ancaman pidananya adalah seumur hidup. Hanya, untuk LE ini setelah selesai masa hukumannya akan berlanjut dengan kasus ini,” ujarnya.

Tegaskan DPO Akan Dikejar

Mengenai hasil pengembangan asal pemasok narkotika jenis sabu-sabu yang dipesan LE seorang narapidana di Lapas Tarakan. Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P. Siregar menegaskan bahwa akan tetap dikejar oleh jajaran Polres Bulungan. Khususnya, pada jaringan yang berada di Tawau, Malaysia saat ini pun dijadikan daftar pencarian orang (DPO).

“Untuk yang DPO kami tak bisa berandai-andai. Kami sebut dia masih Mister X. Artinya, belum diketahui identitasnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, dikatakan Mister X ini karena juga yang bertemu dengan penyuplai di Malaysia. Yaitu ada sebuah missing link dari hasil penyidikan. Di sini pun dengan perjanjian uang hasil penjualan akan dibayarkan setelah sabu tersebut terjual habis. “Tapi, titik-titik ke arah sana sudah didapatkan sehingga ditetapkan DPO,” sebutnya.

Untuk diketahui, Polres Bulungan telah menetapkan sebanyak 3 orang yang menjadi DPO. Meliputi, LE sebagai pencari kurir untuk mengambil sabu di perbatasan Indonesia-Malaysia. Lalu SA sebagai penerima sabu dari kurir di perbatasan dan PG yang bertugas sebagai mengantarkan sabu dari kurir milik LE.

Di tempat yang sama, Kasat Resnarkoba Polres Bulungan, AKP M. Hasan Setiabudi menambahkan, untuk perkembangan DPO ini, kepolisian akan bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Dengan harapan ini dapat segera mengungkap para DPO tersebut.

“Di sisi lain, harapan kami dengan bantuan masyarakat untuk menginformasikan kepada kami mengenai keberadaannya. Tapi, sebagaimana arahan Kapolres kami pun akan mengejar para DPO itu,” tegasnya. (dni/eza)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 27 Oktober 2021 16:39

Di Kaltara, 14 Desa Terpencil Teraliri Listrik

TANJUNG SELOR – Di momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN)…

Rabu, 27 Oktober 2021 13:08

Gubernur Zainal Lantik 26 Pejabat Eselon II Hasil Job Fit

  TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H.…

Rabu, 27 Oktober 2021 11:31

HADEHHH...!! Di Kaltara, Tarif RT-PCR Masih Rp 525 Ribu

PEMERINTAH menurunkan tarif tes real time polymerase chain reaction (RT-PCR)…

Selasa, 26 Oktober 2021 22:15

Binda Kaltara Vaksinasi Masyarakat dan Pelajar

TANJUNG SELOR – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kaltara menggelar…

Selasa, 26 Oktober 2021 13:37
Buntut Pemukulan Kapolres Nunukan kepada Anak Buahnya

Selain Kapolres Nunukan dan SL, Wakapolres Juga Akan Diperiksa Polda Kaltara

TANJUNG SELOR - Video viral tindak kekerasan yang diduga dilakukan…

Senin, 25 Oktober 2021 12:55

Kaltara Targetkan 2024 Buka Keterisoliran Wilayah

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) genap berusia sembilan…

Senin, 25 Oktober 2021 12:54

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

TANJUNG SELOR - Mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19 di Kaltara, masyarakat…

Senin, 25 Oktober 2021 12:47

Penghargaan bagi Pelaku Sejarah, Hari Jadi 25 Oktober

Terhitung mulai tahun 2021, Hari Jadi atau Hari Ulang Tahun…

Senin, 25 Oktober 2021 12:44

Kaltara untuk Indonesia

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuk sebagai daerah otonomi baru (DOB)…

Senin, 25 Oktober 2021 12:40

Selesaikan Misi, Ahim Digendong Gubernur

TANJUNG SELOR - Ibrarim Rusli sukses menyelesaikan misi lari dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers