MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Agustus 2021 14:36
Permohonan Sertifikasi Karantina Berkurang
KOMODITAS: Permohonan sertifikasi komoditas pertanian, seperti sayur, cabai, tomat dan lainnya selama pandemi Covid-19 turun./IFRANSYAH/RADAR KALTARA

TARAKAN – Adanya pembatasan pergerakan pelintas selama pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk sejumlah daerah di Indonesia, termasuk tiga daerah di Kaltara, berpengaruh pada lalu lintas media pembawa yang disertifikasi Karantina Pertanian.

Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP), Ahmad Alfaraby mengatakan, berpengaruhnya jumlah pada lalu lintas media pembawa yang disertifikasi Karantina Pertanian, tidak lepas dari dampak permohonan berkurang untuk barang bawaan penumpang di bandara karena berkurangnya jumlah penumpang. “Sebenarnya tidak berpengaruh secara signifikan, karena sekarang media pembawa bisa dilalulintaskan melalui ekspedisi,” tuturnya, Rabu (4/8).

Dirinya menjelaskan bawha pemasukan komoditas dari Parepare, Sulawesi Selatan tetap berjalan meski di masa PPKM. Di antaranya domestik masuk, berbagai sayuran seperti kol, cabai, tomat dan alpukat. Sedangkan untuk domestik keluar, kayu bajakah tetap lancar karena via ekspedisi. “BKP sejauh ini melayani permohonan sertifikasi untuk seluruh komoditas pertanian, hewan dan produk turunannya,” ucapnya.

Adapun pentingnya pengawasan dari BKP, tidak lain agar seluruh komoditas pertanian dan hewan yang keluar maupun masuk, di lintas dalam negeri maupun keluar negeri terhindar dari media pembawa hama dan penyakit hewan karantina. “Sama seperti ekspor kayu di Tarakan tetap jalan, memang kalau sesuai edaran memang ekspor tetap berjalan, agar perekonomian juga tidak ikut terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dalam membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama sayuran di masa pandemi Covid-19 dan PPKM yang sedang diterapkan saat ini, BKP sendiri sudah menjalankan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). “P2L dilaksanakan mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting. Maupun penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan,” tuturnya.

Adapun program P2L merupakan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif. Agar bisa dimanfaatkan sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Untuk program P2L ini, bisa dilaksanakan kelompok masyarakat, di mana nanti mereka bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan, diharapkan nantinya bisa meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan,” pungkasnya. (jnr/eza)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 September 2021 10:20

Sabah Ingin Merasakan Dampak IKN

TARAKAN - Perpindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur…

Jumat, 24 September 2021 11:43

PMI Mulai Pengambilan Darah Plasma Konvalensen

TARAKAN – Sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan darah plasma konvalensen…

Jumat, 24 September 2021 11:32

Diprediksi Hujan hingga Tiga Hari ke Depan

TARAKAN - Masyarakat Tarakan harus bersiap dengan kondisi hujan yang…

Jumat, 24 September 2021 11:30

Versi DPUTR, Banjir Dipicu Air Pasang

TARAKAN - Hujan deras yang mengguyur Tarakan sejak Kamis (23/9)…

Jumat, 24 September 2021 11:29

Limbah Medis Dibuang Tak Sesuai Prosedur

TARAKAN - Dari  hasil survei kepatuhan, pencegahan maladministrasi yang dilakukan…

Kamis, 23 September 2021 18:04

Pengambilan Darah Plasma Konvalensen Dilakukan Secara Konvensional

TARAKAN – Sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan darah plasma konvalensen…

Kamis, 23 September 2021 18:02

Ombudsman Temukan Limbah Medis Dibuang Tak Sesuai Prosedur

TARAKAN – Dari  hasil survei kepatuhan, pencegahan maladministrasi yang dilakukan…

Kamis, 23 September 2021 18:00

Tarakan Banjir Lagi, Air Laut Pasang Jadi Kambing Hitam

TARAKAN - Hujan lebat yang mengguyur Bumi Paguntaka selama beberapa…

Kamis, 23 September 2021 18:00

Tarakan Banjir Lagi, Air Laut Pasang Jadi Kambing Hitam

TARAKAN - Hujan lebat yang mengguyur Bumi Paguntaka selama beberapa…

Kamis, 23 September 2021 10:11

Dua Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar! Penyebabnya Belum Diketahui

arakan - Warga yang berada di Jl. Waru Bukit Cinta,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers