MANAGED BY:
RABU
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Agustus 2021 14:16
Tempat Penampungan Imigrasi Tawau Lockdown, Deportasi Ditunda
PENUNDAAN DEPORTASI: Agenda deportasi ratusan WNI strandeddi Tawau terpaksa ditunda karena tempat penampungan WNI, jadi klaster Covid-19./DOKUMENTASI KRI TAWAU

NUNUKAN – Rencana kepulangan Warga  Negara Indonesia (WNI) dari Tawau Malaysia ke Nunukan, terpaksa ditunda lantaran tempat penampungan WNI di Depo Imigresen Tawau, sebagian besar terkonfirmasi positif Covid-19.

Rabu (4/8) kemarin, memang telah direncanakan deportasi WNI stranded sebanyak 187 orang ke Nunukan. Menghindari penularan di kalangan WNI yang akan dideportasi, pemulangan terpaksa ditunda dahulu.

Itu diungkapkan Pejabat Fungsi Pensosbud pada KRI Tawau, Emir Faisal ketika dikonfirmasi pewarta harian ini. Emir mengungkapkan, pihaknya yang meminta penundaan deportasi para WNI yang rencananya di deportasi Rabu (4/8) kemarin. “Di Depo Imigresen lagi ada klaster Covid-19, mereka lagi lockdown, karena kita khawatir menularkan yang akan dideportasi, maka kami minta ke Depo untuk ditunda,” ungkap Emir kepada Radar Tarakan, Rabu (4/8) seraya menambahkan pertimbangan penundaan juga dilakukan karena Nunukan masih dalam keadaan PPKM level 4.

Setelah itu, Emir masih belum bisa memastikan, kapan para WNI tersebut bisa dideportasi.  Yang jelas, pihaknya tentu menunggu Depo Imigresen tersebut, sudah mencabut status lockdown dan menunggu masa karantina personel Imigresen yang sembuh dari Covid-19. “Mungkin bulan depan (September) mendatang, kita belum bisa pastikan kepulangan mereka, menunggu perkembangan Imigresen Tawau, nanti pasti akan kita informasikan lagi,” janji Emir.

Dijelaskan Emir, Sejauh ini, KRI Tawau telah memulangkan 1,140 orang WNI stranded atau PMI yang berstatus habis masa kontrak kerjanya di Malaysia. Pemulangan setidaknya telah melalui 9 tahap yang diawali pada Mei 2020 lalu. Di tahun 2020 KRI melakukan 5 tahap pemulangan, sementara di tahun 2021, sudah 3 tahap pemulangan dengan data terakhir Juli kemarin.

Sementara itu, Jumlah WNI di tahun 2021, totalnya ada sebanyak 172.167 WNI dengan rincian 99.622 laki-laki dan 72.167 perempuan yang tersebar di Tawau, Semporna, Kunak dan Lahad Datu. “70 persen WNI bekerja di ladang kelapa sawit dengan klasifikasi WNI/PMI secara prosedural,” beber Emir. (raw/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers