MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 Agustus 2021 15:27
PKKM Dinilai Belum Maksimal

Angka Penularan Masih Tinggi

TUNGGU REGULASI: Pemberlakuan PPKM level 4 belum maksimal menekan angka kasus Covid-19 di Bulungan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 berakhir Senin (2/8). Namun, perpanjangan kebijakan tersebut masih menunggu keputusan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Bulungan Syarwani mengaku belum menerima informasi secara resmi dari pemerintah pusat apakah PPKM diperpanjang atau tidak. "Hari ini (kemarin, Red) terakhir PPKM level 4 diterapkan di Bulungan," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (2/7).

Secara nasional, daerah akan mengikuti instruksi Presiden maupun Kemendagri terkait PPKM di Bumi Tenguyun. "Jadi, sekarang ini kita masih menunggu arahan, karena sampai saat ini belum arahan lebih lanjut terkait PPKM," bebernya.

Melihat perkembangan kasus aktif Covid-19 yang terus meningkat. Pihaknya berharap adanya evaluasi dari pelaksanaan PPKM, sehingga penerapannya bisa berjalan secara maksimal. "Kalau dikatakan belum maksimal saya mengakui itu. Sebab, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini masih cukup tinggi," bebernya.

Selain efektivitas PPKM, di sisi lain pihaknya juga mengakui bahwa sekarang sudah terjadi penularan melalui transmisi lokal. Bahkan, sudah masuk klaster keluarga. "Ini juga manjadi tantangan tersendiri," ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat. Khususnya masyarakat Bulungan yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) agar disiplin protokol kesehatan (prokes). "Iya, kalau memang ada kebutuhan di luar bisa menghubungi keluarga terdekat atau petugas Satgas yang ada di desa yang sudah dibentuk," bebernya.

Sehingga, tidak menimbulkan potensi penularan virus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV2). Apabila semua masyarakat disiplin orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini meyakini angka kasus aktif Covid-19 di Bulungan dapat ditekan. "Iya, kalau memang masih menjalani isolasi mandiri di rumah jangan beraktivitas di luar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, H. Imam Sujono mengatakan, sejak awal pasien isoman ini memang berisiko tinggi menularkan. Sebab, banyak yang tidak disiplin. "Memang lebih maksimal kalau terpusat di pos karantina (poskar). Kenapa? Karena diawasi petugas," singkatnya.

Sebelumnya, Plt Kalak BPBP Bulungan, Darmawan menegaskan bahwa patroli pengawasan PPKM level 4 masih rutin digelar setiap malam. Kegiatan ini lebih kepada upaya mendisiplinkan masyarakat menerapkan prokes. "Semua kita imbau menggunakan masker dan menjaga jarak," kata Darmawan.

Melalui imbauan itu, pihaknya menilai angka kasus di wilayah Tajung Selor dapat ditekan. "Sekarang ini kan angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bulungan sudah berkurang. Artinya, korelasinya sudah lumayan baik," ungkapnya.

Selain malam hari, sesuai arahan Bupati kegiatan patroli juga dilakukan pagi, siang dan sore hari di tempat yang banyak terjadi kerumunan. Salah satunya minimarket. "Kalau ada minimarket yang mau anggota BPBD stand by (bersiap) bisa kami siapkan," bebernya.

Apabila ditemukan ada pengunjung yang tidak menggunakan masker akan langsung disuruh keluar. Melihat perkembangan kasus Covid saat ini PPKM kemungkinan diperpanjang. Apalagi sekarang ini Bulungan masuk zona merah (risiko tinggi) Covid-19. “Tidak masalah juga kalau diperpanjang. Kita siap saja,” ujarnya.

Nantinya, akan ada strategi baru yang akan dilakukan. Khususnya untuk posko di tingkat desa akan diberikan edukasi secara langsung. Sebab, selama ini kendala di lapangan pemahamannya masih kurang, sehingga tidak bisa berjalan secara maksimal. “Sampai sekarang ini belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Bahkan, dalam penanganan pasien isoman banyak RT yang tidak tahu tugasnya seperti apa. Padahal sudah jelas masuk di dalam surat keputusan (SK). Sebenarnya, kalau pengawasan diperketat angka penyebaran juga bisa ditekan. “Kalau terkait protokol kesehatan sejauh ini masyarakat sudah mulai disiplin. Walaupun belum secara keseluruhan,” jelasnya. (*/jai/eza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 11:44

Gagalkan Peredaran Narkotika Jaringan Internasional

TANJUNG SELOR – Kepolisian Resor (Polres) Bulungan melalui Satuan Reserse…

Jumat, 24 September 2021 11:42

Kebocoran Pipa Sulit Terdeteksi Akibat Banjir

TANJUNG SELOR – Warga Tanjung Selor kembali mengeluhkan pelayanan pendistribusian…

Jumat, 24 September 2021 11:41

Data Pemilih Bulungan Bertambah 922 Orang

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan menggelar…

Jumat, 24 September 2021 11:41

Tiga Daerah di Kaltara Sudah Zona Kuning

TANJUNG SELOR - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara…

Jumat, 24 September 2021 11:40

Tegaskan Tak Ada Intervensi Kelulusan CASN

TANJUNG SELOR - Sudah menjadi rahasia umum saat dilakukannya seleksi…

Rabu, 22 September 2021 16:43

Masyarakat Pulau Terluar Divaksin

TANJUNG SELOR – Kodim 0903/Bulungan kembali menggelar vaksinasi Covid-19. Kali…

Senin, 20 September 2021 14:43

Diduga Ngantuk, Pelat Merah ‘Seruduk’ Vario

TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Tanjung Selor,…

Jumat, 17 September 2021 14:18

Jalan Diperbaiki Jelang Kedatangan Presiden

TANJUNG SELOR – Persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke…

Jumat, 17 September 2021 14:17

PPPK Susulan Dijadwalkan Besok

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 17 September 2021 14:17

KPU Evaluasi Tahapan Teknis Pemilu 2020

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers