MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 24 Juni 2021 09:36
‘Mandi’ Lumpur di Jalan Krayan

Krayan-Krayan Tengah Bisa Habis Rp 20 Juta

INFRASTRUKTUR: Kondisi jalan di wilayah Krayan yang saat ini perbaikannya belum tertangani maksimal./MARLI KAMIS UNTUK RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR – Kondisi infrastruktur jalan di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini masih sangat memprihatinkan. Bahkan, setiap kendaraan yang melintas di jalan tersebut dipastikan akan ‘mandi’ lumpur.

Menyikapi hal ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Marli Kamis menyebutkan, persoalan perbaikan jalan di Krayan yang menjadi kewenangan provinsi itu sudah disampaikan oleh pihaknya pada rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltara tahun 2020.

“Di situ kita minta agar tahun depan dapat dilanjutkan. Karena satu-satunya solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat Krayan yaitu perbaikan akses jalan itu,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Rabu (23/6).

Dijelaskannya, dengan kondisi yang ada sekarang ini, warga dari Krayan Induk ke Krayan Tengah harus membawa minimal dua hingga tiga unit mobil double garden (4WD). Karena kondisi jalan yang buruk sehingga harus saling tarik menarik. “Itu pun untuk PP (pulang pergi) kita harus menghabiskan biaya sekitar Rp 20 juta,” katanya.

Baru-baru ini ia bersama rombongan ke Krayan menggunakan dua mobil. Tapi, saat pulang satu mobil yang digunakan itu rusak di tengah hutan. Sehingga, satu mobil saja yang dapat dibawa pulang. Sedangkan satu lagi terpaksa ditinggal di tengah hutan. “Tidak tahu sekarang apakah mobil itu sudah mereka ambil untuk diperbaiki atau belum. Inilah risikonya di jalan Krayan saat ini,” tuturnya.

Disebutkannya, dari Long Bawan ke Krayan Selatan hingga ke Krayan Tengah yang merupakan ranah provinsi itu jaraknya sekitar 90 kilometer (km) lebih. Namun, saat ini yang layak digunakan karena sudah diaspal baru 2 km.

“Kita berharap dan akan terus mendesak agar ke depan itu menjadi prioritas. Kita tidak menghendaki aspal, cukup agregat saja minimal supaya mobilisasi masyarakat bisa lancar,” sebut Politisi Partai Demokrat ini.

Sebab, tahun ini baru dianggarkan untuk pemeliharaan di dua titik, yakni di Long Bawan ke Krayan Selatan yang dianggarkan Rp 5 miliar serta dari Krayan Selatan ke Binuang, Krayan Tengah juga Rp 5 miliar. “Kita harapkan ini bisa cepat prosesnya agar masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman provinsi termuda Indonesia ini bisa menikmati akses jalan yang baik di wilayahnya,” sebut Marli.

Terpisah, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr. Yansen TP mengatakan, sebenarnya jalan itu sudah dibangun sejak lama. Bahkan, sebelum Kaltara terbentuk jalan itu sudah dibangun oleh pemerintah kabupaten. “Sekarang itu sudah diserahkan ke provinsi, tapi tidak ditangani dalam lima tahun terakhir ini,” sebutnya.

Oleh karena itu, ia bersama Gubernur bertekad untuk melakukan penanganan secara perlahan. Meskipun anggaran terbatas, pihaknya akan tetap melakukan penanganan dengan memprioritaskan pada spot-spot tertentu.

Artinya, area-area tertentu yang mengalami kerusakan berat itu yang akan diutamakan. Tujuannya tak lain adalah supaya mobilisasi masyarakat dan barang ke wilayah Krayan itu bisa lancar dan aman. “Misalnya untuk tahun ini sudah dimulai secara bertahap. Mudah-mudahan ke depannya dapat segera selesai. Harapan kita semua wilayah yang jadi problem masyarakat, dapat kita tangani secepatnya,” tutur Yansen.

Disinggung soal kemampuan anggaran Pemprov Kaltara, Yansen menyebutkan jika itu dikerjakan sesuai standar proyek, tentu ke depannya ia pesimistis bisa diselesaikan dalam waktu cepat. Tapi, dengan tekad yang kuat, pihaknya tetap optimistis.

Sebab, target utama sekarang ini aktivitas masyarakat yang barang bisa lancar dulu. Jika berbicara soal kualitas, itu tetap menjadi perhatian juga. Semoga ke depan ada perbaikan ekonomi daerah dan pendapatan juga meningkat, supaya itu bisa disikapi.

“Kondisi keuangan ini tidak membuat kita menyerah. Persoalan ini tetap akan jadi prioritas. Kita harapkan kepada kabupaten/kota mari kita bersinergi bersama membangun daerah sesuai kewenangan kita masing-masing,” jelasnya. (iwk/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 11:44

Gagalkan Peredaran Narkotika Jaringan Internasional

TANJUNG SELOR – Kepolisian Resor (Polres) Bulungan melalui Satuan Reserse…

Jumat, 24 September 2021 11:42

Kebocoran Pipa Sulit Terdeteksi Akibat Banjir

TANJUNG SELOR – Warga Tanjung Selor kembali mengeluhkan pelayanan pendistribusian…

Jumat, 24 September 2021 11:41

Data Pemilih Bulungan Bertambah 922 Orang

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan menggelar…

Jumat, 24 September 2021 11:41

Tiga Daerah di Kaltara Sudah Zona Kuning

TANJUNG SELOR - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara…

Jumat, 24 September 2021 11:40

Tegaskan Tak Ada Intervensi Kelulusan CASN

TANJUNG SELOR - Sudah menjadi rahasia umum saat dilakukannya seleksi…

Rabu, 22 September 2021 16:43

Masyarakat Pulau Terluar Divaksin

TANJUNG SELOR – Kodim 0903/Bulungan kembali menggelar vaksinasi Covid-19. Kali…

Senin, 20 September 2021 14:43

Diduga Ngantuk, Pelat Merah ‘Seruduk’ Vario

TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Tanjung Selor,…

Jumat, 17 September 2021 14:18

Jalan Diperbaiki Jelang Kedatangan Presiden

TANJUNG SELOR – Persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke…

Jumat, 17 September 2021 14:17

PPPK Susulan Dijadwalkan Besok

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 17 September 2021 14:17

KPU Evaluasi Tahapan Teknis Pemilu 2020

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers