MANAGED BY:
KAMIS
05 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 21 Juni 2021 12:14
KNKT Rekomendasikan Mesin Tempel Wajib Diganti

UPP Sebut Perlu Kajian Mendalam

KESELAMATAN PELAYARAN: Kapal mesin tempel wajib diganti dengan mesih dalam sesuai rekomendasi KNKT, namun hal itu dinilai masih perlu kajian mendalam./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Meski tidak melakukan investigasi kecelakaan speedboat SB Ryan trayek Tarakan-Sembakung. Namun, ada beberapa rekomendasi yang diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, beberapa orang investigator (peneliti) terpapar Covid-19, sehingga penyelidikan tidak bisa dilakukan. “Kita enggak jadi turun ke sana (Kaltara). Karena teman-teman investigator ada yang kena Covid-19. Jadi, belum bisa melakukan investigasi,” kata Tjahjono kepada Radar Kaltara melalui sambungan telepon, Minggu (20/6).

Namun demikian, ada beberapa rekomendasi yang diberikan KNKT. Untuk speedboat berkapasitas lebih dari 12 orang, pihaknya merekomendasikan agar kapal yang masih menggunakan mesin tempel dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium wajib diganti dengan mesin diesel dengan BBM jenis solar. “Setiap speedboat juga harus memiliki pintu darurat,” ujarnya.

Dalam hal ini pihaknya juga menekankan kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk aktif melakukan pengawasan. Apalagi, speedboat nonreguler ini belum memiliki izin. “Insyaallah, Senin (hari ini, Red) rekomendasi akan kami sampaikan untuk dipublikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Kesyahbandaran Kelaiklautan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas II Tanjung Selor, Mulyono saat dikonfirmasi memastikan bahwa rekomendasi KNKT terkait pintu darurat telah ditindaklanjuti di daerah. Namun, untuk pengalihan mesin tempel ke mesin diesel belum bisa ditindaklanjuti. “Kategori kapal penumpang high speed craft (HSC) atau kapal berkecepatan tinggi memang harus bermesin dalam. Tidak ada yang menggunakan mesin tempel,” ujarnya.

Namun, kata dia, kondisi geografis di wilayah Bulungan ini hanya bisa dilintasi kapal bermesin gantung. “Di sini (Bulungan) kan dangkal. Jadi, perlu ada kajian dahulu sebelum mesin tempel itu diganti,” ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 04 Agustus 2021 15:45

Karhutla Marak, Peralatan Pemadam Minim

TANJUNG SELOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bulungan…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:45

Masih PPKM Level 4, Vaksin Jadi Kewajiban

TANJUNG SELOR – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:43

Sambut Bonus Demografi 2045

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:42

Penjual Akui Belum Berdampak, Imbas PPKM Diperpanjang

ADANYA Surat Edaran (SE) Gubernur Kaltara Nomor 100/2557/PEM.OTDA/Gub tentang partisipasi…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:41

21 Pelamar CASNDinyatakan TMS

TANJUNG SELOR – Tim seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:01

21 JPT Pratama Ikut Uji Kompetensi

TANJUNG SELOR –  Pemkab Bulungan menggelar uji kompetensi Jabatan Pimpinan…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:00

Untuk yang Isoman, Pemkab Bulungan Terima Bantuan 2 Ton Beras Lokal

TANJUNG SELOR – Sebanyak 2 ton beras akan disalurkan kepada…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:28

Wajib Konsumsi Pangan Lokal

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:27

PKKM Dinilai Belum Maksimal

TANJUNG SELOR - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:25

Kodim Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

TANJUNG SELOR – Meski sempat terunda, pemberian vaksin dosis kedua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers