MANAGED BY:
KAMIS
05 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 19 Juni 2021 10:52
Bentuk Satgas PMI Awasi Jalur Ilegal

WNI Disarankan Pulang Melalui Jalur Tikus

RAPAT KOORDINASI: Pemprov Kaltara akan membentuk tim Satgas PMI untuk mengawasi pekerja migran Indonesia yang masuk melalui jalur ilegal guna mencegah penyebaran Covid-19./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara akan bakal membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi keluar masuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke Indonesia maupun sebaliknya.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menargetkan pekan ini pembentukan satgas sudah harus selesai, sehingga bisa dilakukan sebagai antisipasi PMI dari Malaysia. Khususnya yang masuk wilayah Krayan dapat ditangani. “Satgas ini akan segara kita bentuk,” kata Zainal kepada Radar Kaltara usai menggelar rapat kerja forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), Jumat (18/6).

Sedangkan jalur masuk PMI melalui Sebatik, menurutnya sudah ditangani dengan baik. Sebagai langkah awal, dirinya mengaku telah meminta ke Pemkab Nunukan untuk memberdayakan dokter dan perawat jika ada PMI yang masuk melalui Krayan dan dilakukan tes Covid-19 setelah itu isolasi selama lima hari. “Iya, kita bisa manfaatkan Rumah Sakit (RS) Pratama disana (Krayan) untuk isolasi,” ujarnya.

Setelah isolasi, pemerintah akan mengupayakan memulangkan PMI ke kampung halamannya dengan berkoordinasi dengan Danlanud. “Insyaallah, ada solusi untuk mengangkut mereka (PMI),” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, mantan Waka Polda Kaltara ini mengaku akan bersurat ke Pangdam atau Panglima meminta bantuan satu unit pesawat untuk bersiap di Krayan. “Jumlah pasti PMI yang akan dipulangkan saya tidak tahu. Hampir 80 persen PMI berasal dari luar wilayah Kaltara dan kami juga sudah berkoordinasi ke kepala daerah di daerah asal PMI tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengatakan, sekarang ini Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Malaysia sudah tidak bekerja. Kemudian, dampak pandemi ini banyak yang diberhentikan. “Pekerja ini mau pulang ke Indonesia masih lockdown,” ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 04 Agustus 2021 15:45

Karhutla Marak, Peralatan Pemadam Minim

TANJUNG SELOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bulungan…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:45

Masih PPKM Level 4, Vaksin Jadi Kewajiban

TANJUNG SELOR – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:43

Sambut Bonus Demografi 2045

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:42

Penjual Akui Belum Berdampak, Imbas PPKM Diperpanjang

ADANYA Surat Edaran (SE) Gubernur Kaltara Nomor 100/2557/PEM.OTDA/Gub tentang partisipasi…

Rabu, 04 Agustus 2021 15:41

21 Pelamar CASNDinyatakan TMS

TANJUNG SELOR – Tim seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:01

21 JPT Pratama Ikut Uji Kompetensi

TANJUNG SELOR –  Pemkab Bulungan menggelar uji kompetensi Jabatan Pimpinan…

Rabu, 04 Agustus 2021 10:00

Untuk yang Isoman, Pemkab Bulungan Terima Bantuan 2 Ton Beras Lokal

TANJUNG SELOR – Sebanyak 2 ton beras akan disalurkan kepada…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:28

Wajib Konsumsi Pangan Lokal

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:27

PKKM Dinilai Belum Maksimal

TANJUNG SELOR - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4…

Selasa, 03 Agustus 2021 15:25

Kodim Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

TANJUNG SELOR – Meski sempat terunda, pemberian vaksin dosis kedua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers