MANAGED BY:
KAMIS
05 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Rabu, 16 Juni 2021 17:10
DP3AP2KB Gelar Rakor Mengatasi Pernikahan Dini
RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN RAPAT KOORDINASI: Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Amin yang di dampingi Kepala DP3AP2KB Nunukan Farida Ariyani, bersama stakeholder lainnya mengadakan rapat koordinasi dalam rangka mengatasi pernikahan dini.

PROKAL.CO,

NUNUKAN - Pernikahan dini sangat berbahaya khususnya terhadap anak perempuan di bawah umur. Untuk mengatasi hal tersebut Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Nunukan melakukan Rapat Koordinasi dengan stakeholder terkait.

Rapat yang digelar di ruang pertemuan lantai I Kantor Bupati Nunukan, Selasa (15/6) ini diPimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Amin. Dalam rangka upaya pemerintah mengatasi pencegahan agar pernikahan dini tidak terjadi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Nunukan Farida Ariyani, mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Nunukan di tahun 2018 usia kehamilan dibawah umur ada 607 dan jumlah ini terus meningkat di tahun 2019. Sementara di 2020 terjadi penurunan namun angka rekomendasi pernikahan dini terus meningkat.

Lanjutnya peningkatan angka pernikahan di bawah umur ini disebabkan oleh beberapa faktor, pertama atas keinginan orang tua, kemudian faktor lingkungan, ditambah lagi di masa pandemi ini aktivitas anak-anak kurang terawasi.

"Untuk mencegah hal itu, tidak bisa DP3AP2KB saja yang bergerak. Harus ada stakeholder, pemangku kepentingan juga ikut terlibat, seperti Dinas Pendidikan, Pengadilan Negeri, Kemenangan dan instansi lainnya," katanya kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Diakuinya, DP3AP2KB juga sudah sering melakukan sosialisasi terus menerus tentang risiko pernikahan atau perkawinan usia dini, dan pentingnya upaya-upaya untuk mencegah pernikahan usia dini terjadi, sehingga angka pernikahan usia dini di Kabupaten dapat teratasi. "Maunya dari kami, ini bagusnya dibentuk satgas dari instansi terkait untuk melakukan sosialisasi sekaligus pemahaman kepada orang tua maupun anak anaknya," terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers