MANAGED BY:
RABU
27 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 19 Mei 2021 14:30
Kelangkaan LPG 3 Kg Belum Ada Solusi
DIRAPATKAN: Persoalan kelangkaan tabung gas LPG dibahas dalam rapat bersama instansi di Nunukan, Selasa (18/5). FOTO: RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

NUNUKAN - Persoalan kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram, akhirnya dibahas dalam rapat bersama semua unsur terkait di Kantor Bupati Nunukan, Selasa (18/5). Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, memimpin rapat terkait kelangkaan tabung gas LPG di Nunukan.

Mulai dari penyalur PT Pertamina (Persero), pihak agen, pangkalan, lurah hingga sejumlah ketua rukun tetangga (RT) dihadirkan dalam rapat. Sayangnya, belum muncul solusi pada pembahasan itu, meski Pemkab Nunukan menindaklanjuti permasalahan yang ada.

Laura mempertanyakan kelangkaan tersebut. Padahal menurutnya Satgas LPG sudah terbentuk, dan dituangkan dalam surat keputusan. Hanya diakuinya tak berjalan efektif. Tentunya masih banyak kelemahan, misalnya Satgas membutuhkan anggaran, di satu sisi pemkab tak punya wewenang terhadap itu. Bahkan di Nunukan, tidak ada sumber daya manusia (SDM) untuk melakukan pengawasan itu.

“Sebenarnya banyak faktor yang melemahkan kita, karena di Satgas tak hanya dari unsur pemda saja, tapi melibatkan TNI-Polri, kemudian melibatkan instansi vertikal lainnya, tim butuh anggaran untuk pengawasan, sementara kami tidak punya wewenang terhadap itu,” ungkap Laura usai rapat kepada Radar Tarakan, Selasa (18/5).

Laura melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kaltara, dalam rapat menyampaikan, persoalan anggaran yang juga bukan kewenangannya. Meski begitu, Laura memastikan Pemkab Nunukan segera melakukan rapat internal lanjutan, dengan melibatkan beberapa teknis terkait untuk merampungkan standar prosedur operasional pendistribusian LPG hingga pendataan masyarakat yang memang berhak menerima.

“Nantinya setelah rampung kami bahas dalam rapat lanjutan, tentunya kami akan sosialisasikan, dan hasil-hasilnya nanti yang akan menjadi dasar untuk mengatur manajemen distribusi LPG di Nunukan,” tambahnya.

Ia menekankan pengawasan, apalagi pihak Kodim 0911 Nunukan juga menawarkan solusi adanya tindakan tegas, apalagi menyangkut kebutuhan masyarakat, Satgas haruslah menerapkan aturan-aturan yang berlaku.

“Pihak agen dan pangkalan menyampaikan mereka juga siap konsisten menjalankan aturan yang nantinya akan disepakati ke depannya seperti apa,” beber Laura. (raw/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers