MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 11 Mei 2021 12:55
Warga Evakuasi Sanca Sebesar Betis Orang Dewasa
AKAN DILEPAS: Ular Sanca yang diamankan Sukardi, sementara dimasukkan dalam kandang sebelum akan diserahkan ke pihak Dinas Damkar Nunukan untuk dilepas di hutan./RIKO ADITYA/RADAR TARAKAN

NUNUKAN - Ular sanca sepanjang 2 meter lebih dengan besar seukuran betis orang dewasa diamankan warga Jalan Pembangunan, Nunukan Barat sekira pukul 02.30 WITA, Senin (10/5).

Ribut teriakan ayam memicu penasaran warga dengan dugaan maling ayam. Tak disangka, ternyata ular sanca tersebut, asik melahap ayam kampung betina milik Sukardi.

Fian, anak dari Sukardi mengatakan, saat itu tengah asyik bermain gim di rumahnya, tiba-tiba dikagetkan dengan suara ribut ayam di bawah kolong rumahnya. Suara jeritan ayam membuat Fian penasaran, apa yang sebenarnya terjadi.

“Jadi saya suruh cek adik saya, dia senter ke bawah rumah dari jendela, tidak ada apa-apa. Kami takutnya itu maling malam, karena banyak pencuri ayam. Akhirnya saya yang cek ke bawah kolong rumah, ternyata ayam kami sudah dililit oleh ular sawah di bawah kandangnya,” ujar Fian saat diwawancarai, Senin (10/5).

Fian yang kaget melihat ular sedang membelit ayam pun, memanggil orang tuanya untuk dievakuasi. Sambil menunggu orang tua Fian datang karena tak berada di rumah, ular sawah tersebut pun terus mencoba menelan mentah-mental ayam yang dibelitnya.

Karena ukuran ayam lebih besar dari besar ular, ular pun tak sanggup menelan dan memuntahkan ayam tersebut. Sayangnya ayam kampung betina tersebut sudah terlanjur mati. Setelah Fian datang, pelan-pelan ular ditangkap menggunakan kayu dan dibawa ke pos RT 25 Nunukan Barat untuk dimasukkan dalam kandang. “Bapak saya gunakan alat seadanya seperti kayu, tahan kepalanya, tarik buntutnya dan dibawa ke tengah jalan, baru pelan-pelan ditangkap kepalanya. Ukuran kira-kira 2 meter lebih sebesar kaki orang dewasa,” beber Fian.

Sukardi tak berada di rumahnya saat itu atau sedang bekerja. Pewarta harian ini mewawancarai Ketua RT 25, Nunukan Barat, Awaluddin selaku RT dari Sukardi. Awal sapaan akrabnya memang mengaku sebelumnya juga pernah ada, kejadian ular masuk ke permukiman warga dan meresahkan. “Sebelum ini juga pernah dulu, tahun 2012 lalu, di daerah rumah Pak Sukardi ini juga ular muncul. Karena memang di belakang rumah Pak Sukardi itu sawah dan hutan,” ungkap Awal.

Ular sanca tersebut, Awal masukkan ke dalam kandang bergembok besi. Khawatir ular kabur, Awal sengaja menggemboknya di kandang. Rencananya, awal akan berkoordinasi dengan Dinas Damkar Nunukan untuk serahkan ular tersebut supaya bisa dilepaskan ke habitatnya. “Ya, kami minta personel Dinas Damkar saja nanti yang evakuasi di kandang, terus mereka lepas di habitatnya saja,” jelas Awal. (raw/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers