MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 08 Mei 2021 09:52
Peluang Usaha Mikro, UMi Bisa Rp 20 Juta
“Sampai dengan saat ini, program UMi telah menyentuh pelaku usaha ultra mikro sebanyak 3.553.375 debitur yang tersebar di 34 provinsi dan 491 kabupaten/kota di Indonesia.”/Indra Soeparjanto./Kepala Kanwil DJPb Kalimantan Utara

PROKAL.CO,

TARAKAN - Sejak tahun 2017, tepatnya pada  Agustus pemerintah memperkenalkan program pembiayaan ultra mikro (UMi). Program ini diperuntukkan bagi para pelaku usaha yang berada pada lapisan terbawah pada kategori usaha mikro atau disebut dengan usaha ultra mikro untuk mendapatkan pembiayaan di bawah Rp 20 juta.

Tujuan utamanya ialah untuk menyediakan fasilitas pembiayaan yang mudah dan cepat bagi usaha ultra mikro, menambah jumlah wirausaha yang difasilitasi oleh pemerintah, serta menjadi jembatan bagi pelaku usaha ultra mikro penerima bantuan sosial untuk naik kelas dan dapat mengakses pembiayaan formal. “Sampai dengan saat ini, program UMi telah menyentuh pelaku usaha ultra mikro sebanyak 3.553.375 debitur yang tersebar di 34 provinsi dan 491 kabupaten/kota di Indonesia,” terang Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Utara (Kaltara), Indra Soeparjanto, Jumat (8/5).

Program pembiayaan UMi dilaksanakan oleh Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (PIP) selaku institusi yang berada di bawah naungan Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan untuk menghimpun dan menyalurkan dana yang bersumber dari APBN, hibah, pendapatan dari pembiayaan, dan sumber lain yang sah.

Hingga saat ini, PIP telah bekerja sama dengan 3 (tiga) lembaga keuangan bukan bank (LKBB) yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN) untuk menyalurkan pembiayaan UMi, yaitu PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Bahana Artha Ventura (BAV).

Melalui kerja sama yang dijalin dengan PIP, LKBB tersebut telah menyalurkan pembiayaan UMi melalui skema yang dikenal dengan program Kreasi UMi pada PT Pegadaian dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) pada PT PNM. Adapun penyaluran UMi melalui PT BAV dilakukan melalui skema tidak langsung, yakni bekerja sama dengan lembaga linkage, antara lain koperasi dan lembaga keuangan mikro (LKM).

“Seiiring dengan terbitnya PMK 193/PMK.05/2020 yang mengakodomodir beberapa perubahan tata kelola penyaluran pembiayaan UMi, terbuka peluang untuk menambah jumlah penyalur pembiayaan UMi khususnya koperasi/LKM yang memiliki pengalaman dalam pembiayaan UMKM serta tidak berafiliasi dengan pemerintah/pemda,” tambahnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers