MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 30 April 2021 17:26
Ganti Nama dan Logo, RSUD Tarakan Rencanakan Buka Sayembara

PROKAL.CO,

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan bersiap menyegarkan layanan dengan melakukan pergantian nama serta logo dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan langsung Direktur RSUD Tarakan dr. Franky Sientoro Sp.A.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan panitia untuk melakukan sayembara menentukan nama dan logo baru RSUD Tarakan. Panitia sayembara juga melibatkan pejabat Pemprov Kaltara dalam menilai setiap usulan.

"Kami berencana mengganti nama RSUD dengan nama baru. Ini baru tahap persiapan pembentukan panitia sayembara. Rencananya panitia akan melibatkan tingkatan pejabat Pemprov Kaltara seperti Asisten 1, kepala dinas terkait. Kami juga merencanaan melakukan  pertemuan dulu mencari seperti apa konsep sayembaranya," ujarnya.

Saat ini pihaknya belum dapat menerangkan secara detail terhadap mekanisme sayembara. Kendati begitu, ia memastikan jika sayembara dibuka untuk umum dan menilai 2 usulan kategori.

"Rencananya nama dan logo RSUD. Kami belum menerima pendaftaran yang jelas nanti setelah dibuka pendaftarannya untuk umum, siapa saja bisa memberi usulan beserta makna dan nilai historis dari nama atau logo yang diusulkan," tuturnya.

"Kami belum menentukan hadiah bagi pemenang sayembara. Yang jelas pemenangnya ada dus, untuk usulan nama dan logo. Semua peserta bebas mau mengusulkan nama saja atau nama sekaligus logo, boleh-boleh saja,"sambungnya. (*/zac/eza)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers