MANAGED BY:
KAMIS
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 30 April 2021 11:06
Kerahkan Cyber Ungkap Penjualan Pil Koplo
PERTAMA: Kepala Loka POM Kota Tarakan, Musthofa Anwari menjelaskan pengungkapan pil double L dengan jumlah besar di Bulungan merupakan kejadian kali pertama./ASRULLAH/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Tim gabungan terus mendalami hasil pengungkapan peredaran pil koplo jenis double L di Bulungan. Sebab, jual beli pil Double L atau Triheksifenidil HCL melalui marketplace di salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia.

Kepala Loka POM Kota Tarakan, Musthofa Anwari menyampaikan seharusnya pil double L ini masuk ke dalam kategori obat keras yang hanya bisa didapat dengan resep dokter. Pil ini berbahaya jika dikonsumsi terus menerus dan dapat membuat orang yang mengonsumsinya berhalusinasi, candu, dan merusak syaraf otak.

Dengan proses jual beli melalui marketplace pihaknya akan menggandeng Cyber Polri untuk menelusuri marketplace tersebut. Aksi penjual terbilang piawai, ia menggunakan marketplace untuk memasarkan pakaian seperti baju dan celana. “Kita akan melakukan penelusuran. Untuk itu kita meminta bantuan Cyber untuk dilakukan take down akun tersebut,” ucap Musthofa Anwari.

Lanjutnya, marketplace yang digunakan sebagai kedok berjualan baju tentunya memiliki Memorandum of Understanding (MoU) dengan e-commerce tersebut. Dengan modus jualan pakaian, pelaku dan pembeli dengan melakukan transaksi.

Dengan baju untuk ukuran mulai dari extra large (XL) dan jumbo ternyata kode untuk pemesanan pil double L. Kode yang digunakan hanya diketahui sesama pemakai yang sudah terbiasa membeli dan menjual pil tersebut. “Jadi kedok jual beli di marketplace. Mereka memiliki kode sendiri, untuk pemain pasti mengetahui (kode). Seperti ukuran baju XL lainnya dengan harga murah. Tidak ada harga Rp 15 ribu. Jika sudah pernah bertransaksi mereka akan tahu. Mereka penuh kehatian-hatian,” jelasnya.

Baginya, penjualan pil double L yang dilakukan MS di Bulungan terbilang laris. Sebab, saat penggerebekan di Jalan Manggis, Tanjung Selor Hilir ada beberapa orang yang datang untuk membeli. Kemudian saat sore hari pantauan di lokasi penggerebakan begitu banyak orang yang datang untuk mendapatkan pil dengan harga Rp 10 ribu perbiji tersebut.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Juni 2021 09:35

Destructive Fishing Jadi Atensi Wagub Kaltara

TANJUNG SELOR – Upaya mewujudkan provinsi termuda di Indonesia ini,…

Kamis, 24 Juni 2021 09:34

Ini Jeritan Nelayan di Tengah Maraknya Destructive Fishing

Menjadi salah seorang perwakilan nelayan di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 24 Juni 2021 09:32

Hutan Kota di Ibu Kota Kaltara Ini Adalah Penyelamat, Jadi Pengendali Banjir

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor…

Rabu, 23 Juni 2021 09:34

Kaltara Usul Tambahan APL 7,5 Persen

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini memiliki Area…

Rabu, 23 Juni 2021 09:33

Bulog di Kaltara Akan Gunakan Beras Petani Lokal

TANJUNG SELOR – Pemasaran hasil pertanian masih menjadi permasalahan di…

Rabu, 23 Juni 2021 09:33

Didukung, Deklarasi Destructive Fishing Dihadiri KKP

TANJUNG SELOR – Aksi penolakan alat penangkapan ikan yang merusak…

Rabu, 23 Juni 2021 09:32

Peningkatan Kemampuan Menembak Jadi Perhatian

KEMAMPUAN menembakpersonel anggota Polri di Polres Bulungan menjadi perhatian. Karena…

Rabu, 23 Juni 2021 09:30

Silpa APBD 2020 Turun 20,64 Persen

TANJUNG SELOR - Sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) 2020 sebesar…

Rabu, 23 Juni 2021 09:29

Jalan Rusak di Bulungan Masih Menjadi ‘PR’

TANJUNG SELOR – Infrastruktur jalan yang rusak masih menjadi salah…

Rabu, 23 Juni 2021 08:58

Ibu Kota Pindah, Tanjung Palas Disiapkan, Usulkan Infrastruktur Dasar

TANJUNG SELOR – Percepatan pembangunankawasan khusus ibu kota Kaltara, Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers