MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

ADV

Rabu, 21 April 2021 21:32
BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tarakan

Serahkan Santunan Beasiswa Pendidikan kepada ahli waris

PROKAL.CO,

Tarakan- Rabu (21/4), Walikota Tarakan, dr.Khairul, M.Kes menyerahkan secara simbolis Manfaat Beasiswa Pendidikan anak Peserta Program JKK dan JKM Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada tiga orang anak di Ruang Rapat Kantor BPJS Ketenagakerjan Cabang Tarakan. Didampingi oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tarakan, Deni Syamsu Rakhmanto momentum tersebut juga disaksikn oleh beberapa pihak yang hadir diantaranya Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Kalimantan, Perwakilan Disnakertrans Provinsi Kaltara serta keluarga ahli waris.

Kepada Radar Tarakan, Deni menjelaskan bahwa program beasiswa merupakan manfaat baru dari program BPJS Ketenagakerjaan implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua pada 1 April 2021. Tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) No.82/2019 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm). Yang mana aturan yang diundangkan pada 2 Desember 2019 itu memberikan peningkatan manfaat yang cukup signifikan, diantaranya memberikan penggantian biaya tranportasi, santunan sementara tidak mampu bekerja, biaya penunjang diagnostik, santunan berkala, dan biaya pemakaman. Selain itu, terdapat pula bantuan beasiswa bagi anak dari pekerja yang terkena risiko.

PP No.82/2019 mengatur beasiswa bagi anak dari peserta yang meninggal dunia atau cacat total tetap akibat kecelakaan kerja, dari tingkat taman kanak-kanak (TK) sampai perguruan tinggi, maksimal untuk 2 anak. Mereka berhak mendapatkan beasiswa mulai Rp1,5 juta per tahun saat TK dan SD, hingga Rp12 juta per tahun di tingkat perguruan tinggi.

"Sebelumnya beasiswa hanya diberikan sekali saja sebesar 12 juta, kini beasiswa diberikan untuk dua orang anak secara bertahap setiap tahunnya maksimal 174 juta tiap anak terhitung dari SD sampai dengan lulus kuliah atau maksimal 23 tahun. Ini adalah upaya pemerintah untuk memberikan kepastian pendidikan bagi ahliwaris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal akibat resiko kerja maupun meninggal tidak karena akibat resiko kerja", terang Deni.  

Untuk di Tarakan sendiri jumlah anak yang menerima beasiswa tahun ini sebanyak 62 anak dari 43 kasus klaim yang diajukan ke BPJS Ketenagakerjaan. Dan 3 orang anak yang mewakili pada prosesi penyerahan secara simbolis diantaranya Firdat ahliwaris Pamma menerima Santunan Beasiswa JKK SD s.d perguruan tinggi

Rp 63.000.000 tingkat, Fikri Ibnu Athaillah ahliwaris Sofyan Al Husni

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers