MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 21 April 2021 12:42
Pendapatan Menurun, Pedagang Pasar Keluhkan Sepi Pembeli
PENJUALAN LESU: Para pedagang di Pasar Induk Imbayud Taka mengeluh sepinya pembeli akibat pedagang yang berjualan di luar pasar./RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO,

TANA TIDUNG - Ketatnya persaingan di antara penjual, membuat pedagang ikan di Pasar Induk Imbayud Taka mengeluh penjualan ikan menurun akibat banyaknya pedagang ikan di luar pasar. Alhasil penjualan ikan yang biasanya mendatangkan ikan sampai 130 kilogram dan habis dalam 3 hari, justru saat ini mengalami penurunan drastis.

Salah satu penjual ikan, Rini (33) mengatakan, biasanya dalam tiga hari dirinya bisa menjual 120-130 kg ikan. Jumlah tersebut habis dalam waktu tiga hari. Saat ini pembeli sepi, dalam sehari hanya bisa menghabiskan 40-60 kg ikan sehari.

"Sepi betul pembeli, terpaksa ikan masih banyak sisa. Kalau sudah terlalu lama ikan-ikan ini sudah tidak segar lagi, kami juga para penjual harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli es batu," ujar Rini kepada Radar Tarakan.

Menurutnya, sepinya pembeli dikarenakan banyaknya penjual ikan di luaran serta penjual ikan yang menggunakan sepeda motor dan banyak berkeliling ke rumah-rumah warga sehingga membuat warga terkadang enggan datang ke pasar lagi. "Itu salah satu faktor sepinya pembeli ikan di pasar. Selain itu wabah Covid-19 juga membuat penjualan menurun selama ini. Semua kena dampak dari Covid-19 ini," ungkapnya.

Ia mengaku, jika sebelumnya dalam sehari bisa mendapatkan Rp 2-3 juta per hari, saat ini menurun drastis. "Kalau sebelumnya dapat saja segitu tapi kalau sekarang paling Rp 1 juta saja. Kalau begini terus terpaksa kami harus membatasi pengamblilan ikan, karena belum lagi ongkos speed-nya berapa sudah pengeluaran kalau pemasukan kurang," keluhnya.

Bukan hanya pedagang ikan yang mengeluhkan sepinya pembeli. Jumiati (45) pedagang sayur di Pasar Induk Imbayud Taka pun mengeluhkan sepinya pembeli. Pembeli tidak seperti hari biasa, pendapatan sehari hari pun berkurang. Biasa dalam sehari bisa meraup Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta, sekarang menurun. "Itulah mas, kurang sudah pembeli sekarang banyaknya yang berjualan di luar pasar dan pedagang sepeda motor sehingga membuat pembeli malas datang ke pasar lagi," keluhnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers