MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 21 April 2021 12:27
Di Kabupaten Ini, ASN Wajib Konsumsi Beras Lokal

Kawasan Food Estate Dipangkas

MEMBANTU PETANI: ASN di lingkungan Pemkab Bulungan diwajibkan untuk mengonsumsi beras dari pertani lokal./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bulungan diwajibkanmengonsumsi beras petani lokal. Ini dilakukan untuk membantu petani menjual hasil produksi pertaniannya.

Bupati Bulungan, Syarwani berharap agar ASN bisa menjadi pelaku utama dalam penyerapan beras petani lokal di Bulungan. “Kalaupun belum bisa secara keseluruhan PNS yang ada di 10 kecamatan. Minimal PNS yang ada di wilayah Tanjung Selor dahulu yang mengonsumsi beras petani lokal,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, (19/4).

Hal ini sangat dimungkinkan menjadi kebijakan daerah dalam bentuk keputusan bupati. Apalagi persoalan yang ada di pertani sekarang ini bagaimana menjual produksi pertanian yang melimpah. Nah, salah satu pangsa pasar yang pasti. Yakni, konsumsi beras lokal dari PNS. “Saya saja, untuk membantu saudara kita yang membutuhkan bantuan mengambil beras dari petani lokal,” sebutnya.

Dari sisi kualitas, beras lokal memang tidak sama dengan beras luar daerah karena lebih putih. Tetapi, semua itu hanya persoalan teknologi saja. Kalau dari sisi kualitas alami beras maupun bibitnya tidak kalah dengan beras dari luar. “Saya pastikan, beras lokal kita tanpa pengawet,” ujarnya.

Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) beras kemasan 5 kg maupun 10 kg mampu bertahan hingga tiga bulan tanpa pengawet. “Plastik kemasannya juga bagus. Bukan plastik tipis, bahkan kedap udara. Saya pastikan beras lokal kita tanpa pengawet dan tanpa pemutih” ungkapnya.

Menyoal apakah dengan adanya pengurangan luasan lahan di kawasan food estate dari 51 ribu hektare (ha) menjadi 41 ha akan memengaruhi produksi pertanian. Syarwani mengatakan, dengan 10 satuan pemukiman (SP) yang ada di Bulungan sekarang ini pastinya akan terdampak. Namun, bukan berarti semua itu tidak satu kesatuan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 08 Mei 2021 10:13

Penataan dan Infrastruktur Pasar Masih Jadi PR Pemkab Bulungan

TANJUNG SELOR – Sejumlah persoalan ditemui Bupati Bulungan Syarwani dan…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:12

Penumpang Sepi di Pelabuhan Kayan, Satu Trayek Tak Beroperasi

TANJUNG SELOR – Sehari setelah tanggal pelarangan mudik pada 6…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:10

Stok dan Harga Pangan di Bulungan Diklaim Aman

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memantau harga dan…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:10

BP2RD Layangkan Surat Teguran ke Pengusaha Nakal

TANJUNG SELOR – Meski penerapan alat perekam transaksi atau tapping…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:08

Larangan Mudik Masih Dikecualikan

TANJUNG SELOR – Selain masyarakat, larangan mudik Lebaran pada 6-17…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:07

Bencana Terkadang Tak Dapat Dihindari

Pendidikan mitigasi bencana bagi anak didik dianggap menjadi suatu hal…

Sabtu, 08 Mei 2021 10:06

Konsumsi Menurun, BBM Ditambah

TANJUNG SELOR – Menjelang Idulfitri 1442 Hijriah, Pertamina Marketing Operation…

Sabtu, 08 Mei 2021 08:08

Gempa Bumi Guncang Tanjung Selor, Tak Ada Potensi Tsunami

TANJUNG SELOR - Gempa bumi tektonik kembali terjadi di Kaltara…

Kamis, 06 Mei 2021 21:17

Yansen TP Apresiasi Pemerintah dan Penegak Hukum

TANJUNG SELOR - Menanggapi gugurnya dua gugatan Moeldoko dan kawan-kawan…

Rabu, 05 Mei 2021 15:07

Komitmen Presiden, Progres PLTA Sungai Kayan Dipercepat

TANJUNG SELOR – Progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers