MANAGED BY:
MINGGU
09 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 21 April 2021 12:21
Mudik Bisa di Daerah Aglomerasi

PROKAL.CO,

TARAKAN - Peniadaan mudik pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 sesuai surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 masih menggantung bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Larangan mudik ini diperuntukkan bagi luar daerah, namun bagaimana dengan perjalanan seputaran Kalimantan Utara (Kaltara)?

Kepada Radar Tarakan, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan bahwa edaran larangan mudik ini berasal dari pemerintah pusat. Nah, jika sebuah daerah masuk ke dalam daerah aglomerasi, yakni daerah yang dianggap satu kesatuan, maka larangan ini tidak berlaku. Sebagai contoh Jabodetabek yang dianggap satu kesatuan dengan pergerakan antarkabupaten/kota.

“Persoalannya, kita sangat tergantung dari KSOP (Kantor Syahbandar dan Otorita Pelabuhan). Apakah nanti penetapan jadi suatu wilayah aglomerasi. Kalau dianggap aglomerasi berarti tidak masalah, tapi kalau tidak dianggap aglomerasi, maka berlakulah aturan itu. Jadi tidak boleh ada pergerakan se-Kaltara,” jelas Khairul, Selasa (20/4).

Namun, informasi lanjutan masih ditunggu pihaknya. Sebab dalam hal ini diatur oleh pemerintah pusat. Bahkan sampai kepada aturan pergerakan speedboat menjadi ranah KSOP sebagai perpanjangan tangan Ditjen Perhubungan Laut pada Kementerian Perhubungan.

“Itu yang kami belum dapat kepastian, karena dulu yang dianggap daerah aglomerasi itu hanya Tarakan dan Bunyu. Selebihnya enggak dianggap aglomerasi, sehingga tetap ada pembatasan dan aturan rapid test berlaku antarkabupaten/kota. Tapi dengan adanya perkembangan aturan mudik ini apakah di Kaltara ini dianggap sebagai daerah aglomerasi, atau tidak,” kata Khairul.

Kendati demikian, hal ini akan didiskusikan pihaknya bersama KSOP Tarakan. Sebab dalam hal ini izin berlayar berada di tangan KSOP. Namun pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat, akan tetapi kepastian larangan mudik diperuntukkan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan di luar Kaltara.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers