MANAGED BY:
RABU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 27 Februari 2021 22:11
Pasca Pendongkelan AHY, Demokrat Semakin Kokoh dan Harmonis
PEMIMPIN MUDA: Dengan semangat muda, AHY memimpin Partai Demokrat menuju partai modern. IST

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Aksi pendongkelan posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat oleh beberapa oknum kader dan mantan kader serta orang di luar partai melalui rencana pelaksanaan Konfrensi Luar Biasa (KLB) gagal dilakukan.

Justru pasca KLB gagal tersebut, kader Demokrat semakin kokoh, harmonis dan produktif membesarkan partai berlambang mercy itu. “Yang jelas memang sebuah partai itu selalu lah berhadapan dengan berbagai macam tantangan. Yang namanya organisasi politik ya pasti berhadapan dengan berbagai macam situasi politik juga,” ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Dr. Yansen TP, M.Si melalui sambungan telepon, Sabtu (27/2).

Menurutnya segala sesuatu yang berkaitan dengan situasi politik itu kadang-kadang juga bermanfaat untuk partai apabila disikapi dengan bijak. Sekarang, pasca setelah adanya upaya-upaya dari beberapa orang yang dirinya anggap tidak tahu bersyukur terhadap apa yang mereka dapat, di mana menyatakan ketidakpuasan dan sebagainya terhadap kepemimpinan AHY, justru itu semakin memperlihatkan warna Demokrat yang sesungguhnya.

“Artinya justru dengan upaya-upaya yang mereka lakukan untuk menggiring isu KLB ini, justru semakin memperkuat persatuan kader Demokrat di seluruh Indonesia,” ungkap pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini.

Dengan mencuat gagalnya aksi KLB tersebut, semakin disadari bahwa Demokrat semakin bertumbuh berkembang sebagai sebuah partai politik. Walaupun membawa isu politik, tetapi ada hal yang sangat mendasar dan menonjol di bawah kepemimpinan AHY yang merupkan sosok millennial. Seperti dalam keorganisasian di mana AHY melakukan pembenahan organisasi dengan konsep partai yang modern.

Jadi, lanjutnya, bagi mereka yamg termasuk senior partai harus memahami dan sadar kondisi sekarang ini warna semangat anak muda atau masanya kaum millenial dan wajar saja memang sangat menonjol dan terlihat. Mungkin ada orang yang beranggapan bahwa pola partai modern itu dipaksakan, menurutnya sebagai generasi yang lebih tua itu tidak dipaksakan, karena memang sudah zaman dan kondisi sekarang seperti itu.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers