MANAGED BY:
MINGGU
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 22 Februari 2021 10:40
GeNose Lebih Cepat dan Murah, Berharap Segera Ada di Kaltara

Melihat lebih cepat dan lebih murahnya penggunaan GeNose, tentunya penggunaan Rapid Antigen saat ini untuk screening di bandara dan pelabuhan kedepan bisa digantikan dengan GeNose.  “Untuk Rapid Antigen sendiri pemeriksaannya menggunakan swab atau usap hidung untuk mencari bagian dari tubuh atau lebih spesifik protein kuman atau virus termasuk Covid-19,” ujarnya. 

Adapun Rapid Antigen untuk hasilnya belum akurat, sehingga ketika usai tes hasil yang keluar positif, disarankan untuk melakukan swab PCR lagi untuk memastikan hasilnya.  “Untuk Rapid Antigen ini hasilnya biasanya butuh waktu 15 menit baru ke luar tentu bila digunakan di bandara atau di pelabuhan tidak efektif karena jumlah orangnya yang banyak, sementara untuk harganya sendiri antara Rp 250 ribu di Pulau Jawa dan Rp 275 ribu di luar Pulau Jawa,” ungkapnya. 

Meski GeNose dan Rapid Antigen bisa menjadi pilihan dalam pemeriksaan awal di bandara, pelabuhan dan stasiun kereta api, dalam penentuan seseorang terkena Covid-19 atau tidak tetap swab PCR menjadi pilihan. “Mengapa swab PCR yang jadi penentu, karena tingkat akurasinya yang tinggi dibandingkan GeNose, Rapid Antigen ataupun pemeriksaan awal lainnya,”ujarnya.

 Adapun untuk swab PCR, prosedunya menggunakan kapas lidi yang diusap pada rongga nasofaring (hidung) atau orofaring (tenggorokan) untuk mendapatkan lendir yang akan digunakan sebagai sampel.  

“Dari sampel yang ada tersebut, nantinya di masukan ke mesin PCR, adapun untuk mengetahui hasilnya ini tergantung jumlah sampelnya, karena kalau hanya diperiksa satu-satu tentu rugi, jadi kalau sudah kuota sampelnya terpenuhi baru mesin PCR tersebut digunakan, artinya untuk mengetahui hasilnya tergantung banyaknya sampel, bisa satu hingga 7 hari baru mengetahui hasilnya,” ungkapnya. 

Akurasi yang tinggi dari swab PCR, membuatnya menjadi pilihan pemeriksaan terakhir, untuk memastikan seseorang terkena Covid-19 atau tidak, Swab PCR merupakan tes yang paling direkomendasikan oleh WHO untuk mendiagnosis virus SARS-CoV-2. “Adapun untuk harganya dari pemerintah sudah menetapkan sekali tes Swab PCR Rp 900 ribu,” ujarnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 11:33

Lanjutan Sidang Sabu Cair, Saksi dari Avsec Dihadirkan

TARAKAN -Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi dari…

Sabtu, 27 Februari 2021 11:30

Residivis Curanmor Kembali Berulah

TARAKAN – Polisi dari Unit Reskrim Polsek Tarakan Barat berhasil…

Sabtu, 27 Februari 2021 11:21

Semua Wartawan Wajib Vaksin

TARAKAN - Wacana dari Presiden RI Joko Widodo yang akan…

Sabtu, 27 Februari 2021 10:37

Ingin Regenerasi, Percayakan Kaum Muda

TARAKAN - Minimnya regenerasi pada sebagian partai Politik (Parpol) menyebabkan…

Jumat, 26 Februari 2021 14:20

Antara Muncikari dan Korban Ternyata Ada Hubungan Keluarga

TARAKAN - Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih mendalami keterangan dua…

Jumat, 26 Februari 2021 14:19

Polisi Datang, Pelaku Judi Sabung Ayam Kabur

TARAKAN - Puluhan warga di Kelurahan Juata Laut seketika langsung…

Kamis, 25 Februari 2021 10:45

Ekspor Langsung, Hemat Biaya 40 Persen

TARAKAN – Dengan jarak yang lebih dekat dari negara tujuan,…

Kamis, 25 Februari 2021 10:44

Bebaskan Masyarakat Berbicara

KURANGNYA kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan jurnalis semakin tinggi di…

Kamis, 25 Februari 2021 10:40

Dua Muncikari Ditangkap di Jakarta

TARAKAN – Dua pelaku yang berperan sebagai muncikari berhasil ditangkap…

Kamis, 25 Februari 2021 10:39

Temukan Pungli di Imigrasi, Laporkan Saja !

TARAKAN – Masyarakat diminta jangan segan untuk melaporkan, bila menemukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers